Mantan Aktivis 98 Mau Bukukan Peristiwa Kudatuli

Kamis, 30 Juli 2020 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan-Mediadelegasi: Beberapa mantan Aktivis Kota Medan berkumpul dan berdiskusi saling berbagi pengalaman untuk mengingat kembali rentetan peristiwa chaos di akhir masa Orde Baru, dalam rangka Refleksi Peristiwa Sabtu Kelabu Kudeta Dua Tujuh Juli (Kudatuli), di Bengawan Cofee, Jalan Darusalam Medan, kemarin.

Acara yang diinsiasi oleh mantan aktivis 98 dan kini menjadi Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik Dr Aswan Jaya dihadiri juga oleh Wakil Ketua Bidang Buruh DPD PDI Perjuangan Sumut Sarma Hutajulu, Wakil Ketua Bidang Hukum Alamsyah Hamdani, Kepala BSPN Daerah Sumut Leonardo Marbun, Turunan Gulo, Agus Marwan, Wahyu, Harizal, Hasan, Khaidir, Barat dan beberapa aktivis Mahasiswa USU, UINSU dan UMSU.

Dalam keterangan pria yang akrab disapa Aswan itu mengatakan, bahwa kegiatan dimaksudkan untuk kembali menapak tilas gerakan pro demokrasi yang ada di Sumatera Utara khususnya Kota Medan dengan segala dinamikanya, mengingat pada masa itu teknologi informasi belum secanggih saat ini maka banyak catatan sejarah yang hilang dan terputus,

BACA JUGA:  Medan Tambah Kamera Tilang Elektronik

“Untuk itu kita kembali mengumpulkan para pelaku sejarahnya untuk mengumpulkan kembali puzle cerita yang banyak terputus terutama di periode 1996-1998,” ujar Aswan Jaya

Lebih lanjut, salah satu aktivis yang sempat menjadi salah satu komisioner KPUD Sumut Turunan Gulo menyatakan bahwa sesungguhnya gerakan demokrasi di Sumut khususnya Kota Medan memiliki api gerakan yang cukup besar dan menentukan gerakan secara nasional

“Ternyata api gerakan di Medan itu sangat besar dan mempengaruhi gerakan secara nasional, tapi karena catatan sejarah tidak terdokumentasi maka api gerakan itu jadi terlihat kecil ” ungkap Turunan Gulo

Dalam diskusi yang sangat santai tersebut akhirnya tercetus keinginan untuk menulis buku sejarah gerakan di Kota Medan, hal ini menurut Aswan Jaya untuk melengkapi literasi generasi aktifis masa kini terhadap catatan sejarah masalalu agar tidak hilang dimakan zaman, apalagi para pelaku sejarahnya itu sendiri semakin dimakan usia bahkan beberapa di antaranya sudah terlebih dahulu meninggal dunia.

BACA JUGA:  Ketua Umum KMDT Silaturahmi dengan Pj. Gubernur Sumut

“Intinya tadi muncul ide untuk menulis buku sejarah yang bersumber dari pelaku sejarah langsung dan beberapa catatan serta dokumentasi yang masih tertinggal” Jelas Aswan Jaya.

Senada dengan itu Mantan Aktivis Perempuan Sarma Hutajulu mendukung niat baik penulisan buku tersebut, menurutnya dinamika gerakan Kota Medan memiliki kekhasan terutama di masa-masa sulit, dan Medan menjadi sebuah Kota yang menjadi titik awal peristiwa Kudatuli dimana KLB PDI yang melahirkan PDI Suryadi dilaksanakan di Medan dan masa itu adalah masa mencekam dan masa paling sulit bagi Kader PDI Pro Mega.

“Sangat sedikit catatan maupun dokumentasi yang menceritakan heroisme gerakan di Medan, maka saya sangat mendukung jika ada insiatif menulis buku tersebut,” ujar Sarma (rel).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa ISTP Demo Tuntut Kampus Dibuka, Ahli Waris TD Pardede: Tanggung Jawab Yayasan Hana Nelsri Kaban dan LLDikti
Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas
Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:04 WIB

Mahasiswa ISTP Demo Tuntut Kampus Dibuka, Ahli Waris TD Pardede: Tanggung Jawab Yayasan Hana Nelsri Kaban dan LLDikti

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:08 WIB

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Berita Terbaru