Menko Pangan Angkat Bicara Soal Gula Rafinasi

- Penulis

Sabtu, 13 September 2025 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan. (Foto:Ist)

Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan. (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi :  Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan, memberikan pernyataan terkait isu kebocoran Gula Kristal Rafinasi (GKR) yang sempat meresahkan masyarakat. Zulhas, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa masalah ini telah ditangani dengan serius dan pemerintah berkomitmen untuk melindungi kepentingan petani gula lokal.

“Sudah kita selesaikan, yang penting petani jangan sampai dirugikan,” ungkap Menko Pangan saat ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta. Pernyataan ini sekaligus menjadi jawaban atas kekhawatiran berbagai pihak terkait dampak negatif kebocoran GKR terhadap kesejahteraan petani.
Zulhas menjelaskan bahwa gula rafinasi seharusnya hanya diperuntukkan bagi kebutuhan industri, bukan untuk konsumsi langsung oleh masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan mengambil langkah-langkah tegas untuk mencegah terjadinya kebocoran GKR di masa mendatang.
Salah satu langkah yang akan diambil adalah dengan mengurangi impor gula jika produksi gula dari petani lokal tidak terserap dengan baik. “Kalau (gula dari) petani tidak terserap, bila perlu impornya kita kurangi,” tegasnya.
Menko Pangan juga menekankan bahwa prioritas utama pemerintah adalah untuk melindungi petani gula Indonesia. Ia memastikan bahwa pemerintah akan terus berupaya untuk menciptakan iklim yang kondusif bagi perkembangan industri gula dalam negeri.
“Tapi (masalah kebocoran gula rafinasi) sudah selesai ya. Yang paling penting adalah petani gula Indonesia,” jelas Zulhas. Pernyataan ini memberikan keyakinan bahwa pemerintah akan terus berpihak pada petani dan mencari solusi terbaik untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi.
Pemerintah menyadari bahwa industri gula memiliki peran penting dalam perekonomian nasional. Oleh karena itu, pemerintah akan terus berupaya untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing petani gula Indonesia.
Dengan berbagai langkah yang telah dan akan diambil, pemerintah berharap agar industri gula dalam negeri dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
Facebook Comments Box
BACA JUGA:  Ternyata Besar Di Sumatera-Profil Febrie Adriansyah, Jampidsus Kejagung Dikuntit Densus 88!
Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda
Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng
Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir
Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026
Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H
Prabowo Jamin Stabilitas Pasar Modal Pasca-Mundurnya Petinggi OJK dan BEI
Pemkab Tapanuli Utara Paparkan Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat
Tapanuli Utara Raih Penghargaan UHC Awards Kategori Madya

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:54 WIB

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:34 WIB

Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng

Senin, 23 Februari 2026 - 11:18 WIB

Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:29 WIB

Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:07 WIB

Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H

Berita Terbaru