Menko PM Instruksikan Penggunaan Produk Lokal untuk Program Makan Bergizi Gratis, Dorong Ekonomi Masyarakat

Jumat, 7 November 2025 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Masyarakat, Muhaimin Iskandar. Foto: Ist.

Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Masyarakat, Muhaimin Iskandar. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar memberikan instruksi kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menyelenggarakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sepenuhnya menggunakan barang dan bahan lokal. Instruksi ini disampaikan usai kunjungan dan dialog di Pondok Pesantren Al-Ittifaq, Kabupaten Bandung, Kamis (6/11/2025).

“Sebagai pengawas BGN, saya minta BGN memastikan tidak ada satu barang pun yang impor, baik bahan pangan maupun peralatan dapur MBG. Semua harus mengandalkan produksi dalam negeri,” tegasnya dalam rilis yang diterima, Jumat (7/11/2025).

Cak Imin, sapaan akrabnya, menyatakan bahwa langkah ini selaras dengan keinginan Presiden agar MBG mampu mendorong laju perekonomian masyarakat, selain menjadi gerakan pemenuhan gizi nasional.

Penggunaan bahan dan alat hasil produksi dalam negeri, menurut Gus Imin, akan menciptakan ekosistem perekonomian yang memberdayakan masyarakat. “Jadi supaya ekosistem ekonomi tumbuh, tahap kedua nanti, kalau sudah mulai stabil, jangan lagi menggunakan barang-barang di luar UMKM dan koperasi. Ini harapan saya,” ujarnya.

BACA JUGA:  Keracunan Massal Makan Bergizi Gratis Kembali Terjadi di Bandung Barat, Status KLB Ditetapkan

Ia mencontohkan Koperasi di Pondok Pesantren (Kopontren) Al-Ittifaq yang telah mampu menjadi agregator petani dan UMKM produsen pangan lokal ke ekosistem MBG. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Al-Ittifaq juga menjadi bukti bahwa program MBG bisa membentuk ekosistem rantai pasok yang memperkuat ekonomi lokal.

Selain itu, Menko Muhaimin menilai Al-Ittifaq sebagai bukti transformasi pesantren yang tak hanya menjadi lembaga pendidikan tetapi turut menjadi pusat pemberdayaan masyarakat. “Menjadi pelajaran bahwa kalau ekosistemnya benar maka akan tumbuh pelaku-pelaku ekonomi yang baik. Karena itu saya sangat bahagia dan mendukung penuh. Makanya Al-Ittifaq saya tetapkan sebagai duta pemberdayaan masyarakat yang juga sebagai inspirator dan pusat pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.

Sepanjang setahun pelaksanaan MBG, tercatat 1,4 miliar porsi makanan telah dimasak dan dibagikan dari 12.508 SPPG untuk 36,7 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Program ini juga berhasil menciptakan 625,4 ribu lapangan kerja baru dari dapur SPPG.

Selain itu, 18.895 UMKM, koperasi, dan BUMDEs telah menjadi bagian dari ekosistem ekonomi MBG, menunjukkan dampak positif program ini terhadap perekonomian lokal.

BACA JUGA:  Kontroversi Pengangkatan Suhartoyo sebagai Ketua MK Berlanjut, Pakar Hukum Tata Negara Angkat Bicara

Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto menunjuk Menko Muhaimin sebagai Wakil Ketua II Tim Koordinasi MBG dengan salah satu tugas utama memastikan program tersebut berjalan lancar dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Instruksi Menko PM ini diharapkan dapat memperkuat implementasi program MBG dan memberikan dampak yang lebih signifikan bagi perekonomian masyarakat, khususnya UMKM dan koperasi.

Dengan penggunaan produk lokal, program MBG tidak hanya memberikan manfaat gizi bagi penerima, tetapi juga memberikan dukungan bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan daya saing produk dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada impor.

Pemerintah berharap program MBG dapat menjadi contoh bagi program-program lainnya dalam hal penggunaan produk lokal dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaksa Agung Rotasi 16 Pejabat Kejagung, Kajari Jakpus Jaksel Jakut Berganti
Tom Lembong Hadiri Sidang Nadiem: Hakim dan Jaksa Tertekan, Sistem Peradilan Belum Kondusif
KPK Geledah Kanwil BPN Jawa Timur, Temukan Uang di BPN Mojokerto, 8 Tersangka Suap HGB Bogor
Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 9 Tahun Penjara di Tingkat Banding Kasus Chromebook
Kanwil Ditjenpas Jawa Barat Dalami Dugaan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
Roy Suryo Ajukan Eksepsi, Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi Dinilai Cacat Hukum
KRI Sriwijaya-100 Resmi Jadi Kapal Induk Pertama Indonesia, Bergabung di TNI AL
Prabowo Pimpin Ratas Bahas Pendidikan Gratis SD hingga PTN, Para Menteri Merapat ke Istana
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 10:32 WIB

Jaksa Agung Rotasi 16 Pejabat Kejagung, Kajari Jakpus Jaksel Jakut Berganti

Kamis, 24 September 2026 - 17:26 WIB

Tom Lembong Hadiri Sidang Nadiem: Hakim dan Jaksa Tertekan, Sistem Peradilan Belum Kondusif

Kamis, 24 September 2026 - 16:58 WIB

KPK Geledah Kanwil BPN Jawa Timur, Temukan Uang di BPN Mojokerto, 8 Tersangka Suap HGB Bogor

Kamis, 24 September 2026 - 11:23 WIB

Kanwil Ditjenpas Jawa Barat Dalami Dugaan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 - 10:54 WIB

Roy Suryo Ajukan Eksepsi, Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi Dinilai Cacat Hukum

Berita Terbaru

Supanji Harahap bersama istrinya Satinem Siregar saat menggiring putrinya Lela Surya Fitri Harahap dalam prosesi nemu tradisi pengantin Jawa, Kamis (24/9), di Dusun Sinarjaya, Binangadua, Silangkitang, Labusel. Foto| maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Harmoni Budaya di Labusel: Saat Pengantin Jawa-Gunungtua Disatukan dalam Prosesi Makkobar

Jumat, 25 Sep 2026 - 10:00 WIB