Nadiem Makarim Hadapi Sidang Tuntutan Kasus Chromebook: Siap Mental, Tegaskan Tuduhan Tidak Benar

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim tiba di Pengadilan Tipikor, Jakarta. Foto: Ist.

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim tiba di Pengadilan Tipikor, Jakarta. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026). Ia hadir untuk mengikuti agenda sidang pembacaan tuntutan dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan laptop Chromebook dan layanan Chrome Device Management (CDM) yang menjeratnya sebagai terdakwa utama.

Kedatangannya ke gedung pengadilan menjadi sorotan publik dan awak media yang sudah menunggu sejak pagi. Nadiem terlihat mengenakan kemeja batik berwarna merah dan tampak tenang saat berjalan masuk ke ruang sidang didampingi oleh tim kuasa hukum yang telah bersiap mendampinginya selama proses persidangan berlangsung.

Sebagai terdakwa yang berstatus tahanan rumah, hal yang menarik perhatian adalah Nadiem masih terlihat mengenakan gelang detektor elektronik penanda lokasi yang terpasang di pergelangan kaki kirinya. Alat tersebut merupakan syarat pengawasan ketat yang diterapkan penyidik dan pengadilan selama ia menjalani masa penahanan di kediamannya sendiri.

Sesampainya di lokasi, Nadiem langsung disambut hangat oleh sejumlah pendukung yang hadir di lokasi. Sebagian besar pendukung yang terlihat berkumpul berasal dari kalangan pengemudi ojek online (ojol), kelompok yang selama ini dikenal memiliki kedekatan emosional dengan Nadiem karena latar belakangnya sebagai pendiri perusahaan transportasi daring.

BACA JUGA:  Terbukti Manipulasi Laporan & Pencucian Uang, CEO eFishery Gibran Divonis 9 Tahun Penjara

Tak hanya pendukung dari kalangan masyarakat umum, kerabat dekat dan keluarga besar Nadiem Makarim juga turut hadir memenuhi ruang sidang dan halaman pengadilan. Mereka tampak kompak mengenakan pakaian berwarna putih sebagai simbol dukungan moral dan doa agar proses hukum ini berjalan adil dan hasilnya terbaik bagi terdakwa.

Turut hadir mendampingi dan memberikan dukungan langsung adalah istri Nadiem, Franka Franklin Makarim. Kehadiran istri dan keluarga di samping Nadiem menjadi kekuatan tersendiri, di mana kelompok pendukung dan rekanan ojol juga memberikan dukungan tak kalah hangat kepada Franka yang setia mendampingi suaminya melewati proses hukum ini.

Sebelum masuk ke ruang persidangan, Nadiem sempat memberikan keterangan singkat kepada wartawan yang bertanya kesiapannya menghadapi pembacaan tuntutan hari ini. Ia mengaku siap menghadapi proses tersebut meskipun kondisi kesehatannya baru saja mendapatkan penanganan medis intensif sehari sebelumnya.

“Saya siap menghadapi sidang tuntutan hari ini walaupun malamnya saya langsung operasi di rumah sakit,” ungkap Nadiem dengan nada tegas namun tetap tenang, menunjukkan bahwa ia tetap berjuang dan hadir memenuhi panggilan pengadilan meski dalam kondisi yang kurang prima.

Ditanya mengenai persiapan apa saja yang dilakukan jelang sidang penentuan nasib hukumnya ini, Nadiem menyebut bahwa ia lebih banyak mempersiapkan kekuatan mental dan keyakinan hati. Ia tidak menyiapkan hal lain selain berpegang pada fakta dan bukti-bukti yang sudah terungkap selama rangkaian persidangan sebelumnya.

BACA JUGA:  Hotman Paris Tantang Presiden Prabowo, Buktikan Nadiem Makarim Tidak Bersalah dalam 10 Menit

Ia kembali menegaskan pendiriannya yang konsisten sejak awal kasus ini mencuat. Menurutnya, segala tuduhan dan dakwaan yang disampaikan kepadanya terkait penyimpangan dalam proyek pengadaan perangkat teknologi pendidikan tersebut sama sekali tidak benar dan tidak sesuai fakta di lapangan.

Nadiem meyakini sejumlah bukti dan keterangan saksi yang telah disampaikan di persidangan cukup jelas membuktikan ketidakbersalahannya. Oleh karena itu, harapan besarnya tertuju pada tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang akan membacakan surat tuntutan, agar keadilan hukum bisa ditegakkan lewat langkah yang tepat.

“Oleh karenanya, dia berharap agar jaksa penuntut umum (JPU) bisa membebaskannya dari segala tuntutan,” ucapnya menegaskan permohonannya. Sementara itu, publik dan pihak terkait kini menunggu pembacaan tuntutan untuk mengetahui berat ringannya ancaman hukuman yang dituntut jaksa sebelum majelis hakim menjatuhkan vonis akhir. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usulan Hentikan Latsarmil: Komisi I DPR Minta Materi Pelatihan Calon Manajer Kopdes Lebih Relevan
Kemhan Jelaskan Kronologi Meninggalnya Peserta SPPI saat Ikuti Latihan Dasar Militer
Konvensi ILO Kerja Layak Era Digital Jadi Acuan, Menaker Siap Perkuat Perlindungan Pekerja Platform
PKB PT KAI 2026–2028 Diteken, Wamenaker: Bukti Hubungan Industrial yang Sehat dan Berkeadilan
Buronan Paling Dicari Interpol China Ditangkap di Bandara Soetta, Diduga Pemain Besar Sindikat Scam
Ketua BEM FH UBK Terima Uang Rp20 Juta untuk Arahkan Demo: Perjuangan Mahasiswa Bisa Dibeli?
Kemnaker Umumkan Tiga Besar Calon Direktur Polteknaker Periode 2026–2030
Akhir Perjalanan Hukum Razman Arif Nasution: Dijebloskan ke Cipinang Usai Kalah di MA
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:16 WIB

Usulan Hentikan Latsarmil: Komisi I DPR Minta Materi Pelatihan Calon Manajer Kopdes Lebih Relevan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:28 WIB

Kemhan Jelaskan Kronologi Meninggalnya Peserta SPPI saat Ikuti Latihan Dasar Militer

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:23 WIB

Konvensi ILO Kerja Layak Era Digital Jadi Acuan, Menaker Siap Perkuat Perlindungan Pekerja Platform

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:56 WIB

PKB PT KAI 2026–2028 Diteken, Wamenaker: Bukti Hubungan Industrial yang Sehat dan Berkeadilan

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:28 WIB

Buronan Paling Dicari Interpol China Ditangkap di Bandara Soetta, Diduga Pemain Besar Sindikat Scam

Berita Terbaru