Optimalkan Ekonomi Digital, Wamen BUMN Serukan Kolaborasi Bangun Ekosistem Tangguh

Sabtu, 13 September 2025 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menyampaikan sambutannya dalam Digital Resilience Summit 2025. (Foto:Ist)

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menyampaikan sambutannya dalam Digital Resilience Summit 2025. (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi : Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo menyerukan kepada seluruh pemangku kepentingan untuk bersatu dalam membangun ekosistem yang tangguh. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan potensi ekonomi digital Indonesia yang diproyeksikan mencapai angka fantastis, yaitu 109 miliar dolar AS atau setara dengan Rp1,08 kuadriliun pada tahun 2025.

Dengan potensi nilai ekonomi digital yang begitu besar, Indonesia memiliki posisi strategis sebagai salah satu komunitas digital terbesar di dunia. Namun, Wamen BUMN mengingatkan agar semua pihak tidak terlena dan tetap waspada terhadap berbagai risiko dan ancaman yang mungkin timbul, termasuk serangan siber yang semakin canggih dan menargetkan sektor-sektor strategis.

“Kita harus lebih siap menghadapi tantangan ini bersama-sama,” tegas Kartika Wirjoatmodjo dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta pada hari Sabtu.

Dalam kesempatan tersebut, Wamen BUMN juga memberikan apresiasi kepada Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum PERURI) atas inisiatifnya menyelenggarakan Digital Resilience Summit 2025. Acara ini menjadi wadah penting yang mempertemukan para pemimpin industri, regulator, akademisi, dan komunitas teknologi untuk membahas isu-isu krusial dalam membangun ketahanan digital di Indonesia.

BACA JUGA:  Infinix Rilis Enam Smartphone Baru: Kamera 108MP

Digital Resilience Summit 2025 mengusung tema “Integrating Cybersecurity, AI, Quantum & Privacy for Enterprise Resilience”. Penyelenggaraan acara ini merupakan hasil kolaborasi dengan PT Xynexis International, yang semakin menegaskan komitmen kolaborasi lintas sektor dalam upaya memperkuat ketahanan digital nasional.

Direktur Utama PERURI Dwina Septiani Wijaya menyatakan bahwa acara ini merupakan momentum dan wadah strategis bagi perseroan untuk memperkuat kontribusinya dalam membangun ekosistem teknologi dan keamanan digital di Indonesia.

“Di era disrupsi yang penuh risiko, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar kedaulatan digital Indonesia tetap terjaga,” ujarnya.

Direktur Digital Business PERURI Farah Fitria Rahmayanti menambahkan bahwa setiap pihak harus mampu memanfaatkan perubahan teknologi untuk menghadapi ancaman serangan siber dan deepfake yang semakin kompleks.

BACA JUGA:  Layanan Pengajuan Pendaftaran Keberadaan Pesantren Kembali Dibuka

Ia menyoroti pentingnya kemampuan untuk mengintegrasikan cyber security (keamanan siber), artificial intelligence (kecerdasan buatan), dan teknologi kuantum untuk menjaga data privacy (privasi data) yang dikelola oleh perseroan.

Farah juga menyampaikan pentingnya peran regulator dalam menetapkan standar tata kelola dan etika penggunaan teknologi. Ia mengingatkan bahwa teknologi selalu memiliki dua sisi, yaitu ancaman sekaligus peluang.

“Regulator perlu menetapkan standar-standar bagaimana governance (tata kelola) dan etika bisa dilaksanakan,” kata Farah.

Senada dengan narasumber lainnya, CEO PT Xynexis International Eva Noor menekankan bahwa semua pihak harus bersinergi dalam menyelesaikan isu-isu keamanan siber, kecerdasan buatan, teknologi kuantum, dan privasi data. “Forum ini menjadi ruang bersama bagi pemerintah, industri, dan akademisi untuk mencari solusi konkret agar Indonesia benar-benar siap menghadapi masa depan digital,” pungkasnya. D|Red.

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:53 WIB

Foto: Jilbab berlogo bordir “Asri” hasil pengadaan Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang sebanyak 15.000 lembar senilai Rp525 juta. Harga satuan yang ditetapkan Rp35.000 disorot JIPI karena dinilai jauh lebih tinggi dari harga pasar sejenis yang diperkirakan hanya sekitar Rp15.000 per lembar.

Kabupaten Deli Serdang

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:16 WIB