Pemerintah Salurkan Santunan untuk Ahli Waris Korban Tewas Bencana Sumatra, Rp15 Juta per Orang

Rabu, 17 Desember 2025 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

emerintah mulai menyalurkan santunan untuk ahli waris korban tewas bencana Sumatra . Foto: Ist.

emerintah mulai menyalurkan santunan untuk ahli waris korban tewas bencana Sumatra . Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Pemerintah mulai menyalurkan santunan untuk ahli waris korban tewas bencana Sumatra. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyerahkan santunan secara simbolis kepada 31 ahli waris korban di kantor Dinas Sosial P3A, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Selasa (16/12/2025).

Para ahli waris korban meninggal mendapatkan santunan masing-masing sebanyak Rp15 juta. Selain itu, pemerintah juga akan memberikan santunan sebesar Rp5 juta untuk korban luka berat.

“Nantinya juga akan diberikan santunan Rp5 juta untuk korban luka berat,” ujar Gus Ipul. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah memberikan perhatian kepada semua korban bencana, baik yang meninggal maupun yang mengalami luka-luka.

Santunan pertama bagi korban meninggal diserahkan masing-masing untuk 2 ahli waris di Kabupaten Pidie dan selanjutnya 29 ahli waris korban di Kabupaten Pidie Jaya. Ke depan, santunan akan diberikan untuk seluruh ahli waris korban meninggal akibat bencana di Aceh, Sumbar, dan Sumut.

“Ini akan dilakukan setelah dilakukan asesmen dan diketahui ahli warisnya. Mudah-mudahan ini sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan orang-orang yang dicintai. Jangan dilihat nilainya tapi ini bentuk solidaritas, tali asih negara kepada bapak ibu sekalian,” katanya.

BACA JUGA:  Pemerintah Salurkan Bantuan Subsidi Upah Rp300.000, Ini Ketentuannya

Gus Ipul berharap santunan ini dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan dan menjadi wujud solidaritas serta perhatian negara kepada para korban bencana.

Adapun terkait operasional dapur umum, Gus Ipul menyatakan akan terus berjalan untuk menyuplai kebutuhan para pengungsi. Pemerintah akan terus memastikan bahwa para pengungsi mendapatkan makanan dan kebutuhan pokok yang cukup.

“Tentu Kementerian Sosial bekerja sama dengan TNI/Polri, BPBD, pemerintah daerah, dan semua untuk memberi dukungan di bidang logistik dan dapur umum. Kami beserta Pemda memang menyelenggarakan dapur umum di 3 provinsi, ada di 39 titik yang produksi setiap hari, tidak kurang dari 400.000 porsi tiap hari, salah satunya di Pidie Jaya,” kata Gus Ipul.

Dia menuturkan bahwa dapur umum ini dikelola oleh Tagana Kemensos, sumber daya pemerintah daerah, dan relawan. Mereka memproduksi makanan sebanyak 7.000 porsi tiap harinya.

BACA JUGA:  KMDT Ingatkan Pemerintah Soal Status Geopark Kaldera Toba

“Yang menurut Pak Bupati dirasa masih kurang, Insya Allah kami beserta tim akan menambah kekuatan supaya bisa menyediakan lebih banyak lagi porsi pada masyarakat. Tentu tidak hanya untuk pengungsi tapi juga petugasnya,” katanya.

Lebih lanjut, Gus Ipul mengatakan bahwa Presiden Prabowo telah memberi arahan agar bersinergi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten untuk memenuhi segala kebutuhan korban bencana. Pemerintah pusat akan terus bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memastikan bahwa semua korban bencana mendapatkan bantuan yang dibutuhkan.

Dengan adanya santunan dan dukungan logistik ini, diharapkan para korban bencana dapat segera bangkit dan membangun kembali kehidupan mereka. Pemerintah akan terus berupaya untuk memberikan yang terbaik bagi para korban bencana dan memastikan bahwa mereka tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah ini. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Ditetapkan Tersangka Pemerasan dan TPPU
Komisi XIII DPR Panggil Ombudsman dan Pengelola Lapas Cibinong soal Dugaan Klaster Mewah
Jaksa Agung Rotasi 16 Pejabat Kejagung, Kajari Jakpus Jaksel Jakut Berganti
Tom Lembong Hadiri Sidang Nadiem: Hakim dan Jaksa Tertekan, Sistem Peradilan Belum Kondusif
KPK Geledah Kanwil BPN Jawa Timur, Temukan Uang di BPN Mojokerto, 8 Tersangka Suap HGB Bogor
Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 9 Tahun Penjara di Tingkat Banding Kasus Chromebook
Kanwil Ditjenpas Jawa Barat Dalami Dugaan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
Roy Suryo Ajukan Eksepsi, Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi Dinilai Cacat Hukum
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 16:01 WIB

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Ditetapkan Tersangka Pemerasan dan TPPU

Jumat, 25 September 2026 - 14:50 WIB

Komisi XIII DPR Panggil Ombudsman dan Pengelola Lapas Cibinong soal Dugaan Klaster Mewah

Kamis, 24 September 2026 - 17:26 WIB

Tom Lembong Hadiri Sidang Nadiem: Hakim dan Jaksa Tertekan, Sistem Peradilan Belum Kondusif

Kamis, 24 September 2026 - 16:58 WIB

KPK Geledah Kanwil BPN Jawa Timur, Temukan Uang di BPN Mojokerto, 8 Tersangka Suap HGB Bogor

Kamis, 24 September 2026 - 13:48 WIB

Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 9 Tahun Penjara di Tingkat Banding Kasus Chromebook

Berita Terbaru