Medan, mediadelegasi.id – Pemkab Samosir terima hibah Aset Rp22,8 miliar dari kementerian PU. Hal itu untuk membangun pariwisata berdaya saing, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan terus diperkuat secara berkelanjutan, merupakan komitmen dari Pemkab Samosir. Dukungan dari pemerintah pusat turut memperkuat langkah pembangunan daerah yang berbasis kolaborasi tersebut.
Dilansir dari laman rri.co.id, pada Senin (21/06/2026), Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, menerima hibah aset senilai Rp22,8 miliar lebih dari Kementerian Pekerjaan Umum. Penyerahan dilakukan melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBK) Sumatera Utara.
Pemkab Samosir terima hibah Aset Rp22,8 miliar dari kementerian PU itu ditandai dengan serah terima aset dengan penandatanganan berita acara antara Bupati Samosir dan Kepala BPBPK Sumatera Utara Yenni Mulyadi. Kegiatan berlangsung di Kantor BPBPK Sumatera Utara, Jalan Sisingamangaraja Km 7 Nomor 99 Harjosari II, di Medan, Rabu 17 Juni 2026.
Aset yang diserahkan meliputi penataan kawasan Sibea-bea tahap II tahun anggaran 2024, serta instalasi pengolahan lumpur tinja Kabupaten Samosir. Kedua aset tersebut diharapkan memperkuat infrastruktur pariwisata dan lingkungan daerah.
Vandiko menyebut hibah ini sebagai bukti nyata sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam transformasi pembangunan. Ia menegaskan pembangunan Samosir terus diarahkan secara terintegrasi antara pariwisata, infrastruktur, dan lingkungan.
“Penataan kawasan Sibea-bea tahap kedua ini akan semakin memperkuat posisinya sebagai ikon pariwisata Samosir,” ujar Vandiko.
Ia menambahkan kawasan tersebut kini semakin lengkap dan menarik bagi wisatawan. Menurut Vandiko, pembangunan pariwisata harus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan lingkungan melalui keberadaan instalasi pengolahan lumpur tinja tersebut.
Kepala BPBPK Sumatera Utara Yenni Mulyadi, menyampaikan hibah ini menandai selesainya pembangunan dan resmi menjadi aset Pemkab Samosir. Ia berharap aset tersebut dikelola optimal untuk manfaat jangka panjang masyarakat.(D-Red)







