Penganiayaan Anak Saat Lebaran Picu Sorotan Pelayanan Polisi

Senin, 23 Maret 2026 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polsek Deli Tua. Foto: Ist.

Polsek Deli Tua. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Penganiayaan anak saat Lebaran menjadi peristiwa memilukan yang dialami keluarga seorang warga di Kabupaten Deli Serdang. Insiden tersebut menimpa Akbar, putra dari Bapak Ijol alias Ajo, yang diduga menjadi korban kekerasan oleh orang tidak dikenal di kawasan Desa Kedai Durian, Kecamatan Deli Tua.

Penganiayaan Anak Saat Lebaran Tuai Kekecewaan Publik

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu sore, 21 Maret 2026, sekitar pukul 16.00 WIB di Jalan Kasih, tepatnya di dekat SD Impres 101801. Lokasi kejadian yang berada di tengah permukiman warga membuat insiden tersebut menjadi perhatian masyarakat sekitar.

Menurut informasi yang dihimpun dari sejumlah saksi, korban diduga mengalami penganiayaan secara tiba-tiba oleh pelaku yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka dan trauma yang cukup serius.

Keluarga korban sangat terpukul atas kejadian ini, terlebih karena peristiwa terjadi di momen menjelang Hari Raya Idulfitri yang seharusnya dipenuhi suasana kebahagiaan. Mereka berharap pelaku segera ditangkap agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

BACA JUGA:  Bobby Tegur ASN Pemprov Sumut Absen di Hari Pertama Kerja

Upaya keluarga untuk mendapatkan keadilan kemudian dilakukan dengan mendatangi kantor polisi. Pada Minggu siang sekitar pukul 14.00 WIB, pihak keluarga bersama pendamping mendatangi Polsek Deli Tua untuk membuat laporan resmi.

Namun, upaya tersebut justru menimbulkan kekecewaan. Keluarga mengaku tidak mendapatkan respons yang semestinya dari petugas yang berada di lokasi, meskipun mereka telah datang langsung untuk melaporkan kejadian tersebut.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/perbedaan-lebaran-taat-bukan-berarti-serentak/

Menurut keterangan pendamping keluarga, situasi di ruang pelayanan terlihat ada petugas, tetapi tidak ada yang menindaklanjuti laporan yang ingin disampaikan. Hal ini membuat keluarga merasa diabaikan dalam mencari keadilan.

Kondisi tersebut memicu reaksi dari masyarakat sekitar yang turut prihatin terhadap kejadian yang dialami korban. Mereka menilai pelayanan terhadap masyarakat seharusnya menjadi prioritas utama aparat kepolisian.

Warga juga menegaskan bahwa kasus kekerasan terhadap anak merupakan persoalan serius yang harus segera ditangani dengan cepat dan tepat. Keterlambatan penanganan dikhawatirkan dapat berdampak pada keamanan lingkungan.

BACA JUGA:  5 Menu wajib Lebaran Sederhana tapi Mewah.

Selain itu, masyarakat mempertanyakan komitmen aparat dalam menjalankan tugas sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Mereka berharap kejadian ini menjadi perhatian serius bagi institusi kepolisian.

Hingga saat ini, keluarga korban masih menunggu langkah konkret dari pihak kepolisian untuk memproses laporan tersebut. Mereka berharap kasus ini tidak berlarut-larut dan dapat segera menemukan titik terang.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kehadiran aparat penegak hukum sangat dibutuhkan, terutama dalam situasi darurat yang melibatkan keselamatan warga. Respons cepat dan profesional menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Dengan adanya kejadian ini, diharapkan pihak berwenang dapat segera mengambil tindakan tegas, baik dalam mengusut pelaku penganiayaan maupun dalam memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat secara menyeluruh. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?
Dinas Perkimtan Deli Serdang Disorot: SiLPA Rp30,7 Miliar & Anggaran Langganan Media Dinilai Janggal
Kecelakaan Maut KA Putri Deli Tabrak Truk di Serdang Bedagai, Sopir Tewas & Kereta Anjlok
Diduga Bangunan BUMDes Mekar Sari Serobot Lahan Kelompok Tani
Kreatif! Mahasiswa UNIMED Olah Daun Kelor Jadi Donat
Rapat APBD Dinas Cikataru Deliserdang Alot: SILPA Rp45 Miliar & Penyertaan Modal Rp100 M Tanpa Perda Mengancam Opini BPK
Tabrakan Beruntun di Sibolangit, Polisi Bergerak Cepat Evakuasi Korban dan Pulihkan Arus Lalu Lintas
Tabrakan Beruntun Terjadi Di Sibolangit, Sejumlah Korban Diduga Terjepit, Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Dinas Perkimtan Deli Serdang Disorot: SiLPA Rp30,7 Miliar & Anggaran Langganan Media Dinilai Janggal

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Kecelakaan Maut KA Putri Deli Tabrak Truk di Serdang Bedagai, Sopir Tewas & Kereta Anjlok

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Diduga Bangunan BUMDes Mekar Sari Serobot Lahan Kelompok Tani

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:13 WIB

Kreatif! Mahasiswa UNIMED Olah Daun Kelor Jadi Donat

Berita Terbaru