Penguatan Zakat di Asahan Diakui Nasional, Bupati Dianugerahi BAZNAS Awards 2025

Jumat, 29 Agustus 2025 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penguatan Zakat di Asahan Diakui Nasional, Bupati Dianugerahi BAZNAS Awards 2025

Penguatan Zakat di Asahan Diakui Nasional, Bupati Dianugerahi BAZNAS Awards 2025

Jakarta – Mediadelegasi: Gerakan penguatan Zakat, Infaq, dan Shadaqah (ZIS) di Kabupaten Asahan mendapatkan pengakuan nasional.

Dalam ajang BAZNAS Awards 2025, Kabupaten Asahan diapresiasi atas keberhasilannya membangun tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat.

Atas capaian tersebut, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., selaku Pembina BAZNAS Kabupaten Asahan, dianugerahi penghargaan pada Kategori Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia.

Penghargaan ini sekaligus menegaskan peran strategis BAZNAS sebagai lembaga resmi negara yang hadir dari umat, untuk umat, dan kembali kepada umat. BAZNAS tidak hanya mengelola zakat sebagai kewajiban syariah, tetapi juga menempatkannya sebagai instrumen pembangunan nasional.

Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ikut menjadi bagian dalam pengentasan kemiskinan, memperkuat kemandirian ekonomi bangsa, menyatukan keguyuban umat, serta bahkan ikut mewarnai perjuangan kemanusiaan dalam membantu masyarakat Gaza.

BACA JUGA:  KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat, DPR Beri Lampu Hijau

Keberhasilan Kabupaten Asahan tidak terlepas dari partisipasi masyarakat. Para muzakki yang konsisten menunaikan zakat, para amil yang bekerja penuh amanah, dan para mustahik yang memanfaatkannya secara produktif telah menjadikan ZIS sebagai gerakan kolektif.

Dukungan masyarakat inilah yang menjadikan zakat bukan sekadar kewajiban individual, tetapi sebuah kekuatan sosial yang nyata dalam memperkuat solidaritas, meningkatkan daya tahan ekonomi, dan menghadirkan keadilan sosial di tengah-tengah umat.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., dalam komentarnya menyampaikan rasa syukur sekaligus penegasan komitmen bahwa penghargaan ini adalah milik bersama.

“Penghargaan ini saya persembahkan untuk masyarakat Asahan. Zakat, infaq, dan shadaqah bukan hanya kewajiban ibadah, melainkan kekuatan nyata untuk mengangkat derajat umat, membantu yang lemah, serta membangun kemandirian.

Pemerintah Kabupaten Asahan akan terus mendukung BAZNAS agar manfaat zakat semakin luas, baik untuk masyarakat kita maupun sebagai wujud solidaritas untuk perjuangan umat di dunia, termasuk saudara-saudara kita di Gaza,” ujarnya.

BACA JUGA:  Jokowi Beri Dukungan Penuh untuk PSI, Kaesang: Peran Saya akan Jelas Usai Pembentukan DPP

Ketua BAZNAS Kabupaten Asahan yang turut hadir menambahkan bahwa penghargaan ini adalah hasil nyata sinergi pemerintah daerah, amil, dan masyarakat. “Dukungan penuh Bupati Asahan sebagai Pembina BAZNAS membuat gerakan zakat di Asahan semakin kokoh.

Zakat kita arahkan untuk memberdayakan masyarakat, mengurangi kemiskinan, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial lintas batas. Inilah wujud nyata zakat sebagai kekuatan umat,” ungkapnya.

Prestasi ini juga sejalan dengan Visi Kabupaten Asahan, yakni mewujudkan masyarakat Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan, serta mendukung Asta Cita Presiden Prabowo dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, memperkuat kemandirian ekonomi, dan menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat.D|Red

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru