Setelah melengkapi administrasi, penyidik kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan berbagai petunjuk yang dapat membantu mengungkap pelaku.
Dalam proses olah TKP tersebut, petugas juga membuat sketsa lokasi kejadian berdasarkan arah mata angin untuk memetakan posisi korban serta berbagai barang bukti yang ditemukan.
Polisi juga menemukan sisa cairan yang diduga merupakan zat berbahaya di permukaan jalan aspal serta cairan berwarna kemerahan yang menempel pada besi jembatan di sekitar lokasi.
Selain itu, posisi sepeda motor korban setelah kejadian serta lokasi korban membuka helm juga turut dicatat dalam sketsa penyelidikan.
Petugas juga mengamankan sejumlah rekaman kamera pengawas dari beberapa titik di sekitar lokasi kejadian, termasuk CCTV dari sebuah toko yang berada di dekat tempat kejadian.
Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman dengan memeriksa berbagai barang bukti serta keterangan saksi untuk mengungkap secara jelas pelaku dan motif di balik aksi penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS tersebut. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.









