Medan-Mediadelegasi: Komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam membenahi infrastruktur kembali ditunjukkan melalui langkah cepat Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang turun langsung meninjau kondisi Jalan Helvetia Pasar 7, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (30/7). Peninjauan tersebut didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBKCK) Sumut, Chandra Dalimunthe, sebagai bentuk respons nyata terhadap keluhan masyarakat mengenai akses utama dari Medan Marelan menuju Gerbang Tol Helvetia dan pusat Kota Medan.
Di lokasi, Bobby Nasution memastikan penanganan kerusakan jalan tidak berhenti pada tahap peninjauan. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah menetapkan pekerjaan fisik perbaikan akan mulai direalisasikan pada Agustus 2026 sebagai bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Kepala Dinas BMBKCK Sumut Chandra Dalimunthe menjelaskan, tingginya lalu lintas kendaraan bertonase besar menjadi pertimbangan utama dalam menentukan metode pembangunan. Karena itu, perbaikan akan menggunakan konstruksi beton (rigid pavement) yang dinilai lebih mampu menahan beban berat dibanding perkerasan biasa.
Selain mengganti struktur jalan, proyek tersebut juga akan memperlebar badan jalan hingga 14 meter guna meningkatkan kapasitas lalu lintas sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat. Pada tahap awal, pekerjaan diprioritaskan sepanjang sekitar 200 meter di titik yang mengalami kerusakan paling parah agar manfaatnya dapat segera dirasakan warga.
Tidak hanya berfokus pada badan jalan, Bobby Nasution bersama jajaran Dinas BMBKCK Sumut juga menyiapkan pembenahan infrastruktur pendukung melalui pembangunan dan perbaikan sistem drainase sepanjang 24 kilometer, masing-masing 12 kilometer di sisi kanan dan kiri jalan.
Langkah tersebut dinilai menjadi bagian penting dari strategi perbaikan jangka panjang. Selama ini, genangan air dan buruknya sistem drainase disebut sebagai salah satu faktor utama yang mempercepat kerusakan jalan di kawasan tersebut. Dengan pembenahan drainase, daya tahan jalan diharapkan meningkat sekaligus mengurangi potensi banjir yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Melalui peninjauan lapangan dan kepastian jadwal pelaksanaan proyek, Bobby Nasution menegaskan pendekatan pemerintah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penyelesaian akar persoalan infrastruktur secara menyeluruh. Sementara itu, Chandra Dalimunthe memastikan seluruh tahapan teknis disiapkan agar pekerjaan berjalan sesuai rencana dan menghasilkan kualitas jalan yang lebih baik.
Dinas BMBKCK Provinsi Sumatera Utara turut mengajak masyarakat, pemerintah desa, serta kecamatan setempat untuk mendukung kelancaran pelaksanaan proyek, termasuk menjaga kebersihan saluran drainase di sekitar lokasi sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara optimal dalam jangka panjang. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
Penulis : Alx
Editor : Alan






