Prabowo dan Trump Dijadwalkan Bertemu Akhir Januari 2026, Teken Perjanjian Dagang Tarif Resiprokal

- Penulis

Selasa, 23 Desember 2025 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo dan Trump Dijadwalkan Bertemu Akhir Januari 2026. Foto: Ist.

Prabowo dan Trump Dijadwalkan Bertemu Akhir Januari 2026. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan bertemu dan menandatangani perjanjian dagang penting pada akhir Januari 2026. Fokus utama dalam perjanjian ini adalah pengaturan tarif resiprokal atau tarif timbal balik yang diharapkan dapat meningkatkan volume perdagangan antara kedua negara.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa negosiasi berjalan sangat lancar dan kini hanya menyisakan tahap pembahasan final yang dijadwalkan pada pekan kedua Januari 2026.

“Dokumen yang ditargetkan selesai satu minggu setelah seluruh proses teknis diselesaikan. Sebelum akhir Januari akan disiapkan dokumen untuk ditandatangani resmi oleh Bapak Prabowo dan Presiden AS Donald Trump,” ujar Airlangga dalam pernyataan daring, Selasa (23/12/2025).

Kesepakatan ini merupakan bagian dari upaya intensif pemerintah Indonesia dalam melakukan diplomasi ekonomi dengan pemerintahan baru AS di bawah kepemimpinan Donald Trump. Airlangga menekankan bahwa koordinasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa kebijakan perdagangan ‘America First’ yang diusung Trump tidak merugikan kepentingan ekspor Indonesia, melainkan justru membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan (win-win solution) melalui kesepakatan tarif yang lebih kompetitif.

BACA JUGA:  May Day 2025, Prabowo Bentuk Dewan Kesejahteraan Buruh

Airlangga juga mengungkapkan bahwa pihak AS saat ini sedang mengatur jadwal yang tepat untuk pertemuan tingkat tinggi tersebut.

Duta Besar Indonesia untuk AS, Indroyono Soesilo, menegaskan bahwa pihaknya telah bersiap memfasilitasi seluruh kebutuhan tim teknis maupun kunjungan kenegaraan mendatang. KBRI Washington saat ini tinggal menunggu instruksi dari Jakarta untuk memfinalisasi detail kunjungan Presiden Prabowo ke Ibu Kota AS.

“Sejak satu minggu lalu kami sedang menunggu instruksi dari Jakarta terkait kunjungan Pak Presiden ke DC untuk acara tanda tangan Presiden Trump dan Presiden Prabowo berkaitan resiprokal tarif ini,” ucap Indroyono.

Indroyono menambahkan bahwa kesiapan infrastruktur diplomatik di Washington sudah mencapai tahap akhir. “KBRI Washington DC siap menyiapkan pertemuan akhir Januari tersebut,” tegasnya.

BACA JUGA:  Jual Beli Jabatan, Bupati Pati Jadi Tersangka KPK

Penyelesaian kesepakatan dagang ini dipandang sebagai langkah strategis Indonesia dalam mengamankan posisi ekonomi di pasar global, sekaligus memperkuat hubungan diplomatik dengan salah satu mitra dagang terbesar dunia di awal tahun 2026.

Kesepakatan tarif resiprokal ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi produk-produk Indonesia untuk bersaing di pasar AS, serta meningkatkan investasi dan kerja sama ekonomi antara kedua negara. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polemik Usulan Sipil Pimpin Polri: Sahroni Minta Pigai Fokus Urus Pelanggaran HAM
Proses Pemulangan Berjalan Lancar, 29.344 Jemaah Haji Indonesia Sudah Kembali ke Tanah Air
Kecelakaan Maut Tol Pekanbaru-Dumai: Sopir Hiace Diduga Tertidur Sesaat, 5 Orang Tewas
Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Kembali, Kolom Abu Setinggi 1.500 Meter Mengarah Barat
Polres Jakarta Utara Kejar Pemilik Utama, Peredaran Vape Etomidate di Alexa Suites Berlangsung 3 Bulan
Rumah Orang Tua Mantan Pj Bupati Kerinci Ludes Terbakar, Armada Damkar Lokal Rusak Hambat Penanganan
Posisi Wakil Menteri Imipas Belum Diisi, Silmy Karim Diduga Terima Rp 100 Juta Per Pekan dari Praktik Pemerasan
Strategi Fiskal-Moneter Dikerahkan BI: Upaya Kuat Kembalikan Kekuatan Rupiah yang Tembus Rp18.000
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:59 WIB

Polemik Usulan Sipil Pimpin Polri: Sahroni Minta Pigai Fokus Urus Pelanggaran HAM

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:17 WIB

Proses Pemulangan Berjalan Lancar, 29.344 Jemaah Haji Indonesia Sudah Kembali ke Tanah Air

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:37 WIB

Kecelakaan Maut Tol Pekanbaru-Dumai: Sopir Hiace Diduga Tertidur Sesaat, 5 Orang Tewas

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:17 WIB

Polres Jakarta Utara Kejar Pemilik Utama, Peredaran Vape Etomidate di Alexa Suites Berlangsung 3 Bulan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:29 WIB

Rumah Orang Tua Mantan Pj Bupati Kerinci Ludes Terbakar, Armada Damkar Lokal Rusak Hambat Penanganan

Berita Terbaru