Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, Bahas Kesiapan Ekonomi dan Pangan Nasional

Selasa, 9 September 2025 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto hari ini memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke Istana Negara, Jakarta Selasa (9/9/2025). (Foto : Ist.)

Presiden Prabowo Subianto hari ini memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke Istana Negara, Jakarta Selasa (9/9/2025). (Foto : Ist.)

Medan-Mediadelegasi : Presiden Prabowo Subianto hari ini memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke Istana Negara, Jakarta Selasa (9/9/2025), dalam sebuah pertemuan penting yang mengindikasikan fokus pemerintah pada stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan nasional. Pertemuan tersebut dihadiri oleh beberapa figur kunci di bidang ekonomi dan sektor strategis lainnya, menyoroti urgensi pembahasan isu-isu krusial.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menjadi salah satu menteri yang hadir. Kedatangannya di Istana mengisyaratkan agenda pembahasan yang berkaitan erat dengan kondisi ekonomi makro dan proyeksi ke depan. Airlangga sendiri mengonfirmasi bahwa ia akan melaporkan perkembangan terbaru terkait situasi ekonomi kepada Presiden.

“Nanti kita dengar dulu di sana. Nanti kita lihat, ya biasalah kalau di tempat saya kan ekonomi, update,” ujar Airlangga kepada awak media sebelum memasuki Istana, memberikan gambaran bahwa diskusi akan berpusat pada pembaruan data dan analisis terkini mengenai perekonomian negara.

Selain Airlangga, turut hadir pula Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Kehadiran Menteri Keuangan tentu sangat krusial dalam membahas berbagai kebijakan fiskal, anggaran negara, serta strategi untuk menjaga stabilitas keuangan di tengah dinamika global dan domestik.

BACA JUGA:  Relawan Pas Gibran Banten Siap Menangkan Prabowo-Gibran

Sektor pangan juga menjadi perhatian utama dengan kehadiran Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan. Dalam konteks ketahanan nasional, isu pangan selalu menempati posisi strategis. Kehadiran Zulkifli Hasan kemungkinan besar untuk membahas pasokan, distribusi, harga komoditas pangan, serta langkah-langkah pemerintah dalam menjamin ketersediaan pangan bagi seluruh rakyat.

Airlangga lebih lanjut menyebutkan bahwa selain menteri-menteri ekonomi dan pangan, beberapa menteri lain juga akan ikut serta. “Menteri Keuangan ada, Menko Pangan ada, yang lain nanti kita lihat aja,” tambahnya, menyiratkan bahwa diskusi mungkin akan meluas ke berbagai sektor yang saling terkait.

Daftar menteri yang kemudian diketahui turut hadir meliputi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, serta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid. Kehadiran mereka menunjukkan adanya pembahasan yang komprehensif, mencakup energi, pengelolaan sumber daya alam, dan tata ruang yang vital bagi pembangunan ekonomi dan lingkungan.

BACA JUGA:  Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen

Sebelum para menteri ini, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo juga telah lebih dulu memasuki Kompleks Istana. Kehadiran pimpinan bank sentral sangat penting untuk menyelaraskan kebijakan moneter dengan kebijakan fiskal pemerintah, terutama dalam mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Pertemuan ini dipandang sebagai upaya Presiden Prabowo untuk secara langsung mendapatkan informasi terkini dan merumuskan langkah-langkah strategis bersama para pembantunya. Sinkronisasi kebijakan antar kementerian dan lembaga menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ekonomi global serta memastikan implementasi program-program prioritas pemerintah berjalan efektif.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut mengenai hasil detail dari pertemuan tersebut. Namun, sinyal yang terpancar jelas adalah komitmen kuat dari pemerintahan Prabowo untuk terus memantau dan mengambil tindakan proaktif demi menjaga pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan ketahanan nasional yang kokoh. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla
Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera
Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya
Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen
Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan
Terbitkan SEMA 4/2026, MA Tutup Celah Upaya Hukum untuk Putusan Bebas
KPK Klarifikasi Kegiatan OTT di Bogor
Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan

Berita Terbaru

Camat Sungaikanan, Yusran Hasian Harahap SE MM (dua kiri), Perwakilan Kebun B Simangunsong (tiga kanan), Tokoh masyarakat H Kodirun Harahap SH (dua kanan) bersama jajaran Polsek Sungaikanan dan Personel Koramil 12/Langgapayung saat meninjau langsung longsor hebat sudut Kebun B di Desa Sabungan, Sungaikanan, Labusel, kemarin. Foto: D|maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Sengkarut Gurita Bisnis Kebun di Sabungan Labusel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:54 WIB