Presiden Prabowo Serahkan Aset Rampasan Korupsi Timah Harvey Moeis Cs ke PT Timah Tbk di Bangka Belitung

Senin, 6 Oktober 2025 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto saat tiba di Babel, Senin (6/10/2025). Foto: Ist.

Presiden Prabowo Subianto saat tiba di Babel, Senin (6/10/2025). Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandar Udara Depati Amir, Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pada Senin (6/10/2025). Kedatangan Presiden kali ini bertujuan untuk menyerahkan barang rampasan korupsi timah yang melibatkan Harvey Moeis Cs dan merugikan negara senilai Rp300 triliun.

Penyerahan aset korupsi timah kepada PT Timah Tbk ini dilaksanakan di Smelter PT Tinindo Internusa. Rampasan negara di PT Tinindo Internusa ini merupakan bentuk pengawasan dan evaluasi atas hasil kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dalam penertiban kawasan hutan dan pengelolaan sumber daya mineral di wilayah Bangka Belitung.

Kedatangan Kepala Negara disambut oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, dan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Drs. Hendro Pandowo.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Heran Ada Pihak Protes Efisiensi Anggaran Negara

Dari Bandara Depati Amir, Presiden Prabowo langsung menuju PT. Tinindo Internusa untuk melaksanakan agenda penyerahan aset rampasan korupsi timah.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat tata kelola sumber daya alam dan memastikan aset negara yang berasal dari hasil penegakan hukum dapat dimanfaatkan untuk kepentingan nasional.

Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan yakni Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.

Penyerahan aset rampasan korupsi timah ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku korupsi dan menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola pertambangan timah di Bangka Belitung.

BACA JUGA:  Tingkat Bunga Penjamin hingga Mei 2026 Tetap

Selain itu, pemanfaatan aset rampasan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPK Tetapkan Isma Yatun Sebagai Ketua Masa Jabatan 2026–2031
Bakom Sebut Penyadapan Presiden Prabowo oleh Listyo Sigit Cs Ancam Keamanan dan Makar
Bahlil Bantah Terlibat Penyadapan Presiden Prabowo Minta Polri Usut Pembuat Hoaks
Mendagri Tito Minta Aceh, Sumut, dan Sumbar Kembali Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana
Kepala BIN Sebut Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo Mengarah Pada Tindakan Makar
DPR Belum Sikapi Usulan Pemakzulan Gibran, Dasco: Tunggu Putusan Lengkap MA
Mabes Polri Banjir Karangan Bunga Dukungan Usut Penyadapan Presiden Prabowo
Pemerintah Perluas Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu Mulai 2027
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 17:06 WIB

BPK Tetapkan Isma Yatun Sebagai Ketua Masa Jabatan 2026–2031

Sabtu, 7 November 2026 - 13:47 WIB

Bakom Sebut Penyadapan Presiden Prabowo oleh Listyo Sigit Cs Ancam Keamanan dan Makar

Sabtu, 7 November 2026 - 11:44 WIB

Bahlil Bantah Terlibat Penyadapan Presiden Prabowo Minta Polri Usut Pembuat Hoaks

Sabtu, 7 November 2026 - 10:45 WIB

Mendagri Tito Minta Aceh, Sumut, dan Sumbar Kembali Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

Jumat, 6 November 2026 - 16:23 WIB

Kepala BIN Sebut Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo Mengarah Pada Tindakan Makar

Berita Terbaru