PT Waskita Karya Bangun Infrastruktur KA di Medan Senilai Rp508 Miliar

Senin, 18 April 2022 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Waskita Karya (Persero) Tbk. melalui unit bisnisnya, Building Division dipercaya untuk membangun sejumlah infrastruktur Kereta Api (KA) di wilayah Medan dan sekitarnya senilai Rp508 miliar, seiring meningkatnya kebutuhan transportasi umum.

PT Waskita Karya (Persero) Tbk. melalui unit bisnisnya, Building Division dipercaya untuk membangun sejumlah infrastruktur Kereta Api (KA) di wilayah Medan dan sekitarnya senilai Rp508 miliar, seiring meningkatnya kebutuhan transportasi umum.

Jakarta-Mediadelegasi: PT Waskita Karya (Persero) Tbk. melalui unit bisnisnya, Building Division dipercaya untuk membangun sejumlah infrastruktur Kereta Api (KA) di wilayah Medan dan sekitarnya senilai Rp508 miliar, seiring meningkatnya kebutuhan transportasi umum.

Director of Operation I PT Waskita Karya I Ketut Pasek Senjaya Putra, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta pada Minggu (17/4/2022) seperti dilansir dari antaranews.com mengatakan, proyek pekerjaan ini banyak tantangan terutama pada pembangunan Stasiun Utama Kota Medan.

“Pekerjaan Pembangunan Emplasemen dan Bangunan Stasiun Medan Tahap II ini adalah pekerjaan pengembangan yang penuh tantangan karena stasiun yang masih aktif beroperasi.

Beberapa tantangan yang dihadapi dalam pekerjaan ini adalah lokasi, yang sudah terbangun jalur elevated dan jalur track bawah yang aktif digunakan,” ujar Pasek.

Pekerjaan tersebut, tertuang dalam kontrak baru yang ditandatangani Senior Vice President (SVP) Building Division Anak Agung Gede Sumadi, bersama Pejabat Penandatangan Kontrak (PPK) Kementerian Perhubungan Muhlis Hanggani.

Di dalam kontrak tersebut, Waskita diminta untuk bangun proyek Jalur Kereta Api Lintas Medan–Binjai dan Medan–Araskabu (JLKAMB 1), dengan nilai kontrak Rp126 Milyar.

BACA JUGA:  Menkes Ajak Wartawan Ikut Cek Kesehatan Gratis, Menhan Umumkan Pengobatan Gratis di RSPPN

Selain Jalur Kereta Api, Waskita juga meraih kontrak untuk pembangunan Emplasemen dan Bangunan Stasiun Medan Tahap II (JLKAMB 6), dengan nilai kontrak Rp382 Milyar.

Stasiun ini adalah stasiun kereta api kelas besar tipe B yang terletak di perbatasan, antara Kelurahan Kesawan (Medan Barat) dan Gang Buntu (Medan Timur).

Stasiun yang terletak pada ketinggian +22 meter diatas permukaan laut ini merupakan, stasiun kereta api utama PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional I Sumatra Utara dan Aceh, yang setiap harinya melayani ribuan penumpang ke berbagai wilayah di Sumatra Utara.

SVP Building Division Waskita Karya, Anak Agung Gede Sumadi menambahkan dari alat berat yang akan digunakan dalam pekerjaan ini seperti mesin bore pile, crane juga launcher gantry membutuhkan space atau ruang bebas dalam melakukan aktifitas.

BACA JUGA:  Perayaan Natal 2022 Persadan Kaban Kota Medan Meriah

“Masing-masing proyek ini membutuhkan waktu pengerjaan 900 hari. Koordinasi dengan pihak Kereta Api sangatlah diperlukan karena pekerjaan dapat dilakukan pada saat window time, atau kereta api tidak dalam posisi melayani penumpang dalam menaikkan atau menurunkan penumpang di stasiun tersebut atau pada titik pekerjaan,” kata Agung.

Untuk diketahui, pembangunan JLKAMB 1 lintas Medan–Binjai dilakukan dari Km 0+000 s/d Km 1+745 (P0-P8), dan untuk lintas Medan–Araskabu yaitu Km 0+000 s/d Km 0+500. Lingkup pekerjaan Waskita pada pembangunan Jalur Kereta Api ini nantinya meliputi, Pekerjaan Persiapan, Pekerjaan Pendukung Teknis, Pekerjaan Pier–Pier dan Pekerjaan Track. Sementara pada pembangunan JLKAMB 6 adalah pembangunan Stasiun Kereta Api Elevated.

Titik Pekerjaan berada pada Statiun Eksisting (Stasiun Medan) yang aktif beroperasi. Lingkup pekerjaan Waskita pada pembangunan stasiun ini yaitu; Pekerjaan Persiapan, Pekerjaan Tanah, Pekerjaan Bore Pile, Pile Cap, Pier, Box Gider, Voided Slab, Struktur Baja sampai Mekanikal dan Elektrikal.(D|Red|antaranews.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru