Remaja 14 Tahun di Cilandak Tega Habisi Ayah dan Nenek, Ibu Selamat Meski Luka Parah

Senin, 2 Desember 2024 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Media Delegasi – Tragedi berdarah terjadi di Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, ketika seorang remaja berinisial MAS (14) nekat menghabisi nyawa ayah kandungnya, APW (40), dan neneknya, RM (69), dengan sebilah pisau. Peristiwa ini berlangsung di dalam rumah mereka pada Sabtu (30/11) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Sang ibu, AP, nyaris menjadi korban berikutnya, tetapi berhasil melarikan diri meski mengalami luka tusuk di pundak. Irwan, pengurus RW setempat, menjelaskan bahwa AP melompat pagar untuk menyelamatkan diri setelah diserang oleh MAS.

“Ibunya melompat pagar karena digembok. Anaknya mengejar, tetapi mungkin mengira ibunya sudah meninggal karena melihat darah di lokasi,” kata Irwan di tempat kejadian.

BACA JUGA:  Mariah Carey Bakal Menggebrak Indonesia dengan Konser 'The Celebration of Mimi'

 

Aksi pembunuhan ini terungkap melalui rekaman CCTV di kompleks perumahan. Setelah gagal membunuh ibunya, MAS melarikan diri dari lokasi kejadian.

Polres Metro Jakarta Selatan telah menetapkan MAS sebagai tersangka atas dugaan pembunuhan. Ia dijerat Pasal 338 KUHP subsider Pasal 351 terkait pembunuhan dan penganiayaan yang mengakibatkan kematian.

“Saat ini pelaku telah dititipkan di Lembaga Penitipan Anak, Kementerian Sosial (Kemensos). Kami terus memantau perkembangan kasus ini,” ujar AKP Nurma Dewi, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, pada Senin (2/12/2024).

 

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus ini dan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung. Mengingat pelaku masih di bawah umur, KPAI memastikan penerapan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) berjalan sesuai aturan.

BACA JUGA:  Rusdi Masse Resmi Gantikan Ahmad Sahroni sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR

“Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk penyidik Unit PPA, PK Bapas, dan Apsifor, untuk menjamin hak-hak pelaku, seperti pendampingan hukum dan psikososial, tetap terpenuhi,” ujar Dian Sasmita, anggota KPAI.

Kejadian tragis ini mengguncang masyarakat, terutama karena pelaku masih berusia sangat muda. Polisi terus mendalami kasus ini untuk mengungkap motif di balik tindakan keji yang dilakukan MAS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Daftar Final 23 Pemain Timnas Indonesia: Debut Mathew Baker & Kembalinya Marselino Ferdinan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 13:02 WIB

Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS

Berita Terbaru