Sementara itu, sebelumnya Ministry of Health Bahrain melaporkan bahwa sedikitnya 32 orang mengalami luka-luka akibat serangan rudal dan drone yang terjadi di Distrik Sitra pada malam yang sama.
Dari jumlah tersebut, empat orang dilaporkan mengalami luka serius dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Sistem pertahanan udara Patriot sendiri diketahui menjadi bagian dari sistem perlindungan militer yang ditempatkan di pangkalan United States Fifth Fleet yang bermarkas di Manama.
Pangkalan tersebut merupakan salah satu pusat operasi militer penting Amerika Serikat di kawasan Teluk yang berfungsi menjaga keamanan jalur pelayaran dan stabilitas regional.
Rudal pencegat dalam sistem Patriot dikenal memiliki teknologi canggih untuk menghancurkan target udara seperti rudal balistik dan drone. Setiap unit rudal pencegat bahkan memiliki nilai sekitar 4 juta dolar AS atau setara puluhan miliar rupiah. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.









