Survei Lanjutan Rencana Pemasangan Digital Accelograph di Asahan dan Pematangsiantar

Sabtu, 27 Juni 2020 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMKG  Geofisika Deliserdang dengan BPBD Pematang Siantar usai audiensi. Foto: D|Ist

BMKG Geofisika Deliserdang dengan BPBD Pematang Siantar usai audiensi. Foto: D|Ist

Deliserdang-Mediadelegasi: Survei lanjutan rencana pemasangan digital stasioner accelograph oleh Tim BMKG Geofisika Deliserdang sebagai instrument yang digunakan untuk merekam guncangan tanah yang sangat kuat (gempa bumi) dan upaya dampak kerentanan bangunan dilakukan di Kabupaten Asahan dan Kota Pematang Siantar, tepatnya di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masing-masing.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Deli serdang, Teguh Rahayu, yang disapa dengan Ayyu ikut turun ke lapangan menjelaskan kegiatan survei di Kabupaten Asahan dan Kota Pematang Siantar, sebagai kegiatan awal dalam rencana pemasangan sensor Sumatera Utara.

“Survei ini juga merupakan tahapan lanjutan dari survei yang sebelumnya dilakukan di kantor BPBD Binjai. Rencana pemasangan di 5 lokasi, yaitu BPBD kota Binjai, BPBD Kota Pematang Siantar, BPBD Asahan, kantor Bupati Karo dan kantor Bupati Tapanuli Selatan,” kata Ayyu dalam siaran persnya diterima Mediadelegasi, Sabtu (27/6), di Deliserdang.

BACA JUGA:  Birahi Ayah Memuncak, Putri Kandug pun Digasak

BACA JUGA: BMKG Pasang Smart Display WRS New Generation di Kantor BPBD Asahan

Peninjauan lokasi di Kantor BPBD Asahan, tim BMKG Geofisika Deliserdang didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Asahan, Haidir Sinaga dan KaSubbid  Rehabilitasi, Ahmad Rajali. 

Sementara di tempat berbeda dengan hari yang sama, Jumat 26 Juni 2020, Tim BMKG Geofisika Deliserdang, Albertus Tua Simanullang sebagai Kepala Seksi Observasi mengwakili Kepala BMKG Deliserdang juga melakukan survei lanjutan di Kota Pematang Siantar.

Pelaksanaan survei lanjutan ini dilakukan di kantor BPBD Pematang Siantar dan langsung disambut oleh Sekretaris BPBD Siantar Eka Hendra SSos dan Kepala Sub Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Siantar, Anugerah TB Zendrato.

Dari hasil survei hari ini, di Kabupaten Asahan dan Kota Pematang Siantar,  beberapa hal penting yang perlu dipastikan adalah pemasangan dan penempatan peralatan accelograph dibagi dalam dua area, yaitu pemasangan luar gedung (outdoor) dan pemasangan dalam gedung (indoor).

BACA JUGA:  Gubernur Sumut Bobby Nasution Lantik Enam Pejabat Eselon II, Satu dari ASN Pemko Medan

Jarak maksimal antara penempatan sangkar sensor accelograph dengan peralatan pendukung, maksimal 80 meter. Kriteria lokasi penempatan sangkar accelograph diluar gedung (outdoor), harus memiliki point kriteria yang aman dari banjir, tidak ada rongga, di bawah sensor seperti pipa atau saluran serta hindari di atas basement.

Tidak ditempatkan di dekat peralatan yang bergetar secara kontinu seperti pompa air, genset, kompresor mesin, dll. Disekitar shelter akan dipasang grounding outdoor kriteria dengan box control.

Kriteria pemasangan penempatan peralatan pendukung accelograph dalam gedung, memiliki kriteria, tersedia listrik dalam ruangan yang terpilih, tersedianya stop kontak/colokan listrik di ruangan terpilih, peralatan indoor akan dilengkapi mcb grounding. D|Rel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belum Lupa Kasus Karo, Kini Dapur MBG Klambir Lima Dekat Kandang Ayam
Kandang Ayam di Belakang Dapur MBG, Ribuan Porsi Makanan Aman?
Jalan Provinsi Longsor di STM Hulu Deli Serdang, Pemkab Siapkan Jalur Alternatif
Kecelakaan Beruntun di Sibolangit Deli Serdang, 3 Kendaraan Hantam Rumah Warga dan Sekolah
BUMDes Mekar Sari Jaya Serobot Lahan Warga di Desa Lain, Ahli Waris Dilarang Mengelola Tanah Sendiri
Deli Prime Residence Dibangun Tanpa Izin PBG, MAI Desak Segel dan Hentikan Proyek
BUMDes Mekar Sari Dilaporkan ke Kejati Sumut, Proyek Kolam Ikan Lintas Wilayah Tanpa Izin Disorot
AC Mati di Gedung Railink Kualanamu, Penumpang Mengeluh Panas Selama Dua Minggu Lebih
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Belum Lupa Kasus Karo, Kini Dapur MBG Klambir Lima Dekat Kandang Ayam

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Kandang Ayam di Belakang Dapur MBG, Ribuan Porsi Makanan Aman?

Sabtu, 12 September 2026 - 13:58 WIB

Jalan Provinsi Longsor di STM Hulu Deli Serdang, Pemkab Siapkan Jalur Alternatif

Kamis, 10 September 2026 - 13:44 WIB

Kecelakaan Beruntun di Sibolangit Deli Serdang, 3 Kendaraan Hantam Rumah Warga dan Sekolah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:37 WIB

BUMDes Mekar Sari Jaya Serobot Lahan Warga di Desa Lain, Ahli Waris Dilarang Mengelola Tanah Sendiri

Berita Terbaru

Camat Sungaikanan, Yusran Hasian Harahap SE MM (dua kiri), Perwakilan Kebun B Simangunsong (tiga kanan), Tokoh masyarakat H Kodirun Harahap SH (dua kanan) bersama jajaran Polsek Sungaikanan dan Personel Koramil 12/Langgapayung saat meninjau langsung longsor hebat sudut Kebun B di Desa Sabungan, Sungaikanan, Labusel, kemarin. Foto: D|maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Sengkarut Gurita Bisnis Kebun di Sabungan Labusel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:54 WIB