Medan-Mediadelegasi: Ketua DPW Syarikat Islam Sumut, Hendra Cipta mengatakan pihaknya menggelar konsolisidasi untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam mengimplementasikan agenda dakwah ekonomi yang menjadi fokus utama organisasi tersebut secara nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Konsolidasi ini adalah momentum kebangkitan Syarikat Islam kembali ke khittah-nya, ke DNA aslinya sebagai gerakan dakwah ekonomi,” katanya dalam arahannya pada rapat konsolidasi di Banta Convention Hall Medan, Senin (6/10).
Rapat konsolidasi tersebut diikuti ratusan kader Syarikat Islam dari pengurus DPW Sumut, DPC Kota Medan, PAC se-Kota Medan, HIMSYI Sumut dan Majelis Ta’lim Binaan Syarikat Islam Kota Medan.
Hendra Cipta menegaskan, rapat konsolidasi ini tidak hanya membahas persiapan perayaan, tetapi juga merumuskan peta jalan ekonomi SI Sumut yang akan menjadi kado istimewa pada puncak milad ke-120 Syarikat Islam.
Tema “Ekonomi Kuat, Ummat Berdaulat” menjadi benang merah dalam seluruh pembahasan dalam rapat konsolidasi tersebut.
‘Ekonomi Kuat’ akan diterjemahkan melalui program konkret seperti inkubasi bisnis, penguatan koperasi, dan pemanfaatan teknologi digital bagi UMKM.
Sementara ‘Ummat Berdaulat’ adalah tujuan akhirnya, di mana kemandirian ekonomi menjadi fondasi utama bagi kedaulatan dan martabat umat serta bangsa, sejalan dengan cita-cita awal para pendiri untuk meraih hak menentukan nasib sendiri.
“Ini adalah sebuah langkah bersejarah untuk memastikan warisan perjuangan 120 tahun Syarikat Islam terus hidup, relevan, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat khususnya di Sumatera Utara,” paparnya.
Lebih lanjut Hendra menekankan bahwa peringatan 120 tahun Syarikat Islam nanti bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi titik tolak meluncurkan program-program nyata untuk ummat Islam.
“Syarikat Islam kembali ke khittah-nya, ke “DNA” aslinya sebagai gerakan dakwah ekonomi,” ucap Hendra Cipta yang juga anggota DPRD Sumut.
Oleh karena itu mengajak seluruh kader Syarikat Islam di Sumut agar terus menyatukan langkah untuk menyongsong peringatan milad ke-120 organisasi dengan sebuah tekad baru mewujudkan “Ekonomi Kuat, Ummat Berdaulat”.
Tekad tersebut, sebut Hendra, relevan dengan semangat yang diwariskan oleh H.O.S Tjokroaminoto yang kini direvitalisasi untuk menjawab tantangan zaman.
Dalam konteks tersebut, kata dia, semangat untuk saling menolong antarsesama anggota dan memajukan perdagangan pribumi tetap menjadi api yang menyalakan pergerakan hingga hari ini.
“Jika dahulu perjuangan adalah melawan monopoli dagang di era kolonial, maka kini tantangannya adalah mengatasi ketimpangan ekonomi dan memenangkan persaingan di era global,” tuturnya.
Sebagai informasi, Raden Hadji Oemar Said Tjokroaminoto, atau lebih dikenal dengan HOS Tjokroaminoto, adalah sosok visioner yang dijuluki “Bapak Pergerakan Nasional” Indonesia, yang melalui kepemimpinannya di Syarikat Islam, berhasil menginspirasi lahirnya para pemimpin besar bangsa.
HOS Tjokroaminoto juga merupakan pemimpin dari organisasi pertama di Indonesia yakni Sarekat Dagang Indonesia (SDI) yang menjadi Sarekat Islam (SI). D|rel












