Tagihan Subsidi Diadukan ke DPR, Menkeu Sentil Balik Danantara

Kamis, 2 Oktober 2025 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Purbaya  sindir balik danantara soal aduhan ke DPR. (Foto:Ist)

Menteri Keuangan Purbaya sindir balik danantara soal aduhan ke DPR. (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi : Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyentil balik Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara yang mengadukan dirinya ke Komisi XI DPR RI terkait tagihan subsidi dan kompensasi energi yang belum dibayar.

Purbaya menduga Danantara mengadukan masalah ini ke DPR pada pertemuan Senin (29/9) malam. Kecurigaan ini muncul setelah sejumlah anggota dewan menyampaikan aduan BUMN, termasuk soal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang dituding belum membayar uang subsidi dan kompensasi energi di 2024.

“Kelihatannya arena Anda (Komisi XI DPR RI) diskusi dengan Danantara semalam dijadikan ajang curcol Danantara ke Anda, ya? Untuk menekan saya kelihatannya, enggak apa-apa,” kata Purbaya pada Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta Pusat, Selasa (30/9).

Purbaya merasa seharusnya Danantara lebih cerdas dalam berkomunikasi. Ia menyarankan agar Danantara langsung menghadap dirinya untuk menyampaikan masalah tersebut, bukan malah mengadu ke DPR RI.

BACA JUGA:  Prof sihol Situngkir ditetapkan sebagai tersangka , menurut team pengacaranya ,mabes polri tergesa gesa

“Mestinya Danantara harus lebih cerdas lagi. Ketika mood saya seperti itu, langsung dia ngadap saya, minta apa? Ini kan enggak, dia ngadap Anda langsung. Padahal sama saya teman, saya pengawas Danantara. Awas besok,” ujarnya.

Menkeu membantah kabar bahwa Kemenkeu belum membayar tagihan subsidi dan kompensasi ke BUMN. Ia menegaskan bahwa Kemenkeu sudah melunasi tagihan subsidi dan kompensasi kepada Pertamina hingga PLN.

Purbaya bahkan mengklaim bahwa pemerintah masih memiliki banyak uang. Ia menyinggung kebijakan penempatan Rp200 triliun ke lima bank Himbara dan menyebut masih ada Rp250 triliun uang “nganggur” di Bank Indonesia (BI).

“Kalau Danantara punya tagihan seperti itu, langsung hadap saya harusnya. Nanti saya tanya kalau rapat, saya sebagai pengawas Danantara, awas ya,” ujarnya.

BACA JUGA:  5 Pilihan Terbaik: HP Rp 1 Jutaan dengan Performa dan Fitur Unggulan

Meski demikian, Purbaya mengakui memang ada jeda beberapa bulan untuk membayar uang subsidi dan kompensasi. Hal ini disebabkan adanya proses audit serta verifikasi dari sejumlah pihak, seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) hingga Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Purbaya berjanji akan memangkas waktu pembayaran tersebut dari empat hingga lima bulan menjadi hanya satu bulan. Ia bahkan memberikan ultimatum kepada Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Luky Alfirman untuk mempercepat proses pembayaran subsidi dan kompensasi.

“Sebulan selesai ya. Nanti kalau enggak, dia (Dirjen Anggaran Luky Alfirman) saya pindahin,” bebernya sembari berkelakar.

“Ke depan, akan kita perbaiki prosesnya secepat mungkin,” janji Purbaya. D|Red.

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Berita Terbaru