Terjangan Arus: Jembatan Darurat di Agam Hanyut Kembali

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Jembatan darurat di Kecamatan Palembayan kembali hanyut diterjang arus sungai Batang Nanggang akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut pada rabu (11/2/2025) malam. Foto: Ist.

Dua Jembatan darurat di Kecamatan Palembayan kembali hanyut diterjang arus sungai Batang Nanggang akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut pada rabu (11/2/2025) malam. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), melaporkan bahwa dua jembatan darurat di Kecamatan Palembayan kembali hanyut diterjang arus Sungai Batang Nanggang akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut pada Rabu (11/2) malam. Terjangan arus yang kuat ini kembali memutus aksesibilitas warga di wilayah tersebut.

“Dua jembatan darurat yang dibangun dari batang pohon kelapa tidak mampu menahan derasnya arus sungai dan akhirnya hanyut terbawa banjir,” kata Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono, di Lubuk Basung, Kamis. Kejadian ini kembali memutus aksesibilitas warga di wilayah tersebut.

Terjangan Arus: Jembatan Darurat Kembali Hanyut di Agam

Ia menjelaskan bahwa kedua jembatan tersebut berlokasi strategis, yaitu di Masjid Syuhada yang menghubungkan Sawah Laweh-Kampuang Pili, Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, serta di Jorong Subarang Aia, Nagari Salareh Aia Timur, yang menghubungkan Koto Alam-Subarang Aia.

BACA JUGA:  KPK Ancam Panggil Paksa Rektor USU Usai Dua Kali Mangkir Pemeriksaan Kasus Korupsi Proyek Jalan di Sumut

“Jembatan darurat ini sebelumnya dibangun untuk mempermudah akses warga pasca bencana banjir bandang yang melanda daerah itu pada akhir November 2025. Namun, sayangnya, jembatan tersebut kembali hanyut akibat cuaca ekstrem,” jelasnya.

Rahmat Lasmono menambahkan bahwa banjir juga meluap hingga menggenangi jalan provinsi yang menghubungkan Padang Koto Gadang menuju Bukittinggi dengan ketinggian mencapai 50 centimeter. Kondisi ini semakin memperparah dampak bencana di wilayah tersebut.

Selain itu, banjir dan longsor juga terjadi di Kecamatan Tanjung Raya, mengakibatkan 170 Kepala Keluarga (KK) harus mengungsi ke berbagai lokasi pengungsian, seperti SD, masjid, rumah keluarga, dan rumah tetangga.

Sementara itu, Kepala Jorong atau Dusun Subarang Aia, Irlan, mengungkapkan bahwa warga di wilayahnya kini terisolir akibat jembatan darurat yang menjadi satu-satunya akses penghubung antara Subarang Aia dan Koto Alam hanyut terbawa arus sungai.

BACA JUGA:  Erupsi Beruntun Gunung Semeru Muntahkan Abu Vulkanik Pekat

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/siaga-bencana-wagub-sumut-dorong-penguatan-basarnas/

“Jembatan darurat ini merupakan akses satu-satunya bagi warga untuk membawa hasil pertanian dan perkebunan, serta bagi anak-anak untuk pergi ke sekolah. Saat ini, kami sangat berharap agar pemerintah segera membangun jembatan permanen,” katanya.

Irlan menambahkan bahwa saat ini pihak kepolisian sedang berupaya membangun jembatan Bailey di lokasi tersebut untuk memulihkan aksesibilitas warga. Namun, pembangunan jembatan Bailey membutuhkan waktu dan sumber daya yang tidak sedikit.

Sebelumnya, Kecamatan Palembayan dilanda banjir bandang yang dahsyat, mengakibatkan 146 orang meninggal dunia, 32 orang hilang, serta merusak ratusan rumah, lahan pertanian, dan infrastruktur lainnya. Bencana ini menjadi pukulan berat bagi masyarakat Palembayan. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gunung Semeru Erupsi 3 Kali dalam 2 Jam, Kolom Abu Capai 1.000 Meter, Status Tetap Siaga
Hakim Perkara Andrie Yunus Dilaporkan ke KY dan MA, Diduga Langgar Kode Etik Hakim
Mesin Rusak, KMP Mutiara Persada III Terombang-ambing 5 Hari di Laut, Penumpang Gelar Protes Minta Kejelasan
Gunung Dukono Erupsi Lagi, Kolom Abu Membubung 3.000 Meter ke Langit
Dewan Pers Kecam Penangkapan 3 Jurnalis Indonesia oleh Militer Israel di Perairan Internasional
KPK Periksa 8 Pejabat RSUD Cilacap Terkait Dugaan Pemerasan Iuran THR oleh Bupati Nonaktif
5 WNI Misi Kemanusiaan Gaza Ditangkap Tentara Israel, GPCI: Ini Serangan Terhadap Kemanusiaan
Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 32 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Satu Kurir Ditangkap di Jakarta Utara

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:00 WIB

Gunung Semeru Erupsi 3 Kali dalam 2 Jam, Kolom Abu Capai 1.000 Meter, Status Tetap Siaga

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:11 WIB

Hakim Perkara Andrie Yunus Dilaporkan ke KY dan MA, Diduga Langgar Kode Etik Hakim

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:07 WIB

Mesin Rusak, KMP Mutiara Persada III Terombang-ambing 5 Hari di Laut, Penumpang Gelar Protes Minta Kejelasan

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:25 WIB

Gunung Dukono Erupsi Lagi, Kolom Abu Membubung 3.000 Meter ke Langit

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:12 WIB

Dewan Pers Kecam Penangkapan 3 Jurnalis Indonesia oleh Militer Israel di Perairan Internasional

Berita Terbaru