Terungkap! Motif Ledakan SMAN 72: Pelaku Diduga Dibully, Incar Teman Saat Salat Jumat

- Penulis

Sabtu, 8 November 2025 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terduga pelaku aksi teror ledakan di SMAN 72 Jakarta terekam CCTV saat berangkat sekolah diantar oleh ayahnya. (Foto:Ist)

Terduga pelaku aksi teror ledakan di SMAN 72 Jakarta terekam CCTV saat berangkat sekolah diantar oleh ayahnya. (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi : Misteri di balik ledakan di masjid SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, mulai terkuak. Pelaku ledakan diduga seorang siswa berinisial F, yang menjadi korban perundungan atau bullying di sekolah.

F diduga sengaja merakit bom baterai dan meledakkannya saat para siswa sedang melaksanakan Salat Jumat.

Dugaan ini semakin kuat setelah seorang wanita yang mengaku sebagai tante F mencari keberadaan keponakannya sambil menangis. Wanita tersebut melihat foto F di media sosial dan menanyakan kondisinya.

“Fadel, mana Fadel, kelas 12, tadi ada soalnya ada yang kenal. Tadi di foto ada anaknya, dibawa ke rumah sakit mana? Saya tantenya, orang tuanya lagi pergi,” kata wanita tersebut dengan nada cemas.

Dugaan bahwa pelaku adalah korban perundungan juga disampaikan oleh ZA, seorang siswa yang berada di lokasi kejadian saat ledakan berlangsung.

BACA JUGA:  Libur Panjang Waisak, ASDP Catat Peningkatan Signifikan Penumpang dan Kendaraan

ZA menjelaskan bahwa F diduga menunggu kesempatan saat para siswa berkumpul dan ramai untuk melancarkan aksinya. F diduga mengincar pelaku bullying terhadap dirinya.

“Mungkin kesempatan ya cowo-cowonya ramai, lagi salat mungkin dia sengaja pengen membunuh pelaku bully. Dia korban bully di sekolah. Sering dibully sampai mental dia nggak kuat, dia juga selalu sendiri pakai jas putih,” ujar ZA.

ZA dan teman-temannya mengetahui dan menduga F sebagai pelaku karena melihat saat TNI dan Polri melakukan pengecekan di lokasi. “Ternyata ada dia yang sudah terkapar yang kayak foto tadi,” katanya.

ZA juga menyebutkan bahwa pelaku membawa bom rakitan karena ditemukan sebuah kaleng minuman yang sudah diisi dan dimodifikasi, tak jauh dari pelaku.

BACA JUGA:  5 Tokoh Terbaik Sumut yang Masuk di Kabinet Prabowo-Gibran

“Pas khotbah tiba-tiba ada yang meledak, kedengaran pertama sekali, pas sudah berpencar semua kedengaran lagi dua kali, ledakan bom baterai gitu, ada buktinya,” ujarnya.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan motif dan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.

Kasus ini menjadi perhatian serius bagi dunia pendidikan, karena mengungkap masalah bullying yang masih menjadi ancaman di lingkungan sekolah.

Semoga kasus ini dapat segera terungkap dan menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk mencegah terjadinya bullying di sekolah. D|Red.

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Daftar Final 23 Pemain Timnas Indonesia: Debut Mathew Baker & Kembalinya Marselino Ferdinan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 13:02 WIB

Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS

Berita Terbaru