Tiba di KPK, Bupati Pati Bungkam Soal OTT

- Penulis

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pati Sudewo Bungkam saat Tiba di Gedung KPK. Foto: Ist.

Bupati Pati Sudewo Bungkam saat Tiba di Gedung KPK. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Bupati Pati, Sudewo (SDW), tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, pada Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Kedatangannya ini merupakan buntut dari operasi tangkap tangan (OTT) yang menjeratnya di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, sehari sebelumnya.

Sudewo tiba dan tampak turun dari mobil dengan mengenakan polo shirt berwarna putih yang dipadukan dengan jaket berwarna biru dongker. Raut wajahnya terlihat tegang dan sedikit pucat. Ia memilih untuk bungkam dan tidak memberikan komentar apapun kepada awak media yang telah menunggunya sejak pagi.

Sudewo Bungkam Saat Tiba di KPK

Tanpa sepatah kata pun, Sudewo langsung bergegas masuk ke dalam Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lanjutan oleh tim penyidik. Ia akan dimintai keterangan terkait dugaan tindak pidana korupsi yang menjeratnya.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/sk-248-kepala-sekolah-diserahkan-gubsu-bobby-nasution/

Sebelumnya, saat tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Sudewo sempat memberikan pernyataan singkat kepada wartawan. Ia berjanji akan kooperatif dalam menjalani seluruh proses hukum yang berlaku di KPK.

BACA JUGA:  KPK Periksa Plt Wali Kota Madiun Terkait Kasus Pemerasan dan Gratifikasi Maidi

“Saya akan menyampaikan apa adanya saja, tidak boleh berbohong,” kata Sudewo. Pernyataan ini menunjukkan bahwa Sudewo siap untuk memberikan keterangan yang sebenar-benarnya kepada penyidik KPK.

Selain itu, Sudewo juga menyampaikan pesan kepada masyarakat Pati agar tetap tenang dan fokus dalam menangani bencana banjir yang tengah melanda wilayah tersebut. Ia berharap agar masyarakat tidak terpengaruh oleh kasus hukum yang menimpanya dan tetapSolid dalam menghadapi musibah.

“Masyarakat Pati tenang harus fokus menangani banjir,” katanya. Pesan ini menunjukkan kepedulian Sudewo terhadap kondisi masyarakat Pati yang sedang mengalami kesulitan akibat banjir.

Seperti diketahui, Sudewo diperiksa oleh penyidik KPK sejak Senin (19/1/2026) di Polres Kudus. Dalam operasi tersebut, penyidik KPK diduga berhasil menyita uang tunai sebesar Rp3 miliar yang disimpan dalam dua koper. Uang tersebut diduga merupakan bagian awal dari komitmen fee yang nilainya diperkirakan jauh lebih besar.

Selain Sudewo, KPK juga memeriksa sejumlah pejabat daerah lainnya, termasuk Camat Jaken, Tri Agung Setiawan, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pati, Tri Hariyama. Pemeriksaan terhadap para pejabat daerah ini dilakukan untuk mendalami keterlibatan mereka dalam kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Pati.

BACA JUGA:  Operasi Senyap KPK Menangkap Bupati Rejang Lebong Bengkulu

Pemeriksaan awal sedikitnya melibatkan sepuluh saksi dari berbagai unsur, mulai dari bendahara, staf kecamatan, hingga perangkat desa. Pemeriksaan dilakukan secara maraton di Mapolsek Sumber, Kabupaten Rembang. Hal ini menunjukkan keseriusan KPK dalam mengungkap kasus ini secara tuntas.

Hingga berita ini diturunkan, KPK belum menyampaikan pernyataan resmi terkait status hukum Bupati Pati, Sudewo, maupun perkembangan terbaru penanganan perkara tersebut. Masyarakat pun masih menunggu dengan harap-harap cemas, menantikan kejelasan dan transparansi dari lembaga antirasuah tersebut. Mereka berharap agar KPK dapat segera mengungkap fakta-fakta yang sebenarnya dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak yang terlibat dalam kasus ini. Kasus ini menjadi ujian bagi KPK dalam menegakkan hukum dan memberantas korupsi di daerah. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Meletus, Semburkan Kolom Abu Setinggi 1.500 Meter
KPK Gelar OTT di Sumsel, Bupati Muara Enim Edison Ditangkap
Minyakita Dihapus dari Bantuan Pangan, Pasokan Dialihkan Penuh ke Pasar Rakyat
Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Sebut Lebih dari 20 Nama Terlibat Dugaan Korupsi MBG
Terkait Kasus Dugaan Korupsi, Ketua Ombudsman Hery Susanto Dipecat Tidak Hormat Majelis Etik
Wamenaker Afriansyah Noor: Pendidikan, Kompetensi, dan Sertifikasi Kunci Mahasiswa Siap Hadapi Dunia Kerja
Mendagri Tito Karnavian Minta Kepala Daerah Setop Rekrut Honorer Baru karena Jadi Beban
Rupiah Anjlok ke Rp 18.201 per Dollar AS, Pemerintah Diminta Perbaiki Sentimen Pasar
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 18:15 WIB

Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Meletus, Semburkan Kolom Abu Setinggi 1.500 Meter

Senin, 8 Juni 2026 - 17:35 WIB

KPK Gelar OTT di Sumsel, Bupati Muara Enim Edison Ditangkap

Senin, 8 Juni 2026 - 16:43 WIB

Minyakita Dihapus dari Bantuan Pangan, Pasokan Dialihkan Penuh ke Pasar Rakyat

Senin, 8 Juni 2026 - 16:10 WIB

Terkait Kasus Dugaan Korupsi, Ketua Ombudsman Hery Susanto Dipecat Tidak Hormat Majelis Etik

Senin, 8 Juni 2026 - 15:43 WIB

Wamenaker Afriansyah Noor: Pendidikan, Kompetensi, dan Sertifikasi Kunci Mahasiswa Siap Hadapi Dunia Kerja

Berita Terbaru

KPK menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Senin (8/6/2026), dan menangkap Bupati Muara Enim, Edison. Foto: Ist.

Nasional

KPK Gelar OTT di Sumsel, Bupati Muara Enim Edison Ditangkap

Senin, 8 Jun 2026 - 17:35 WIB