USU Kukuhkan Guru Besar di Berbagai Bidang, Bukti Komitmen Lahirkan Ilmuwan Berdampak Positif

Jumat, 24 Oktober 2025 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

USU kembali menggelar Upacara Pengukuhan Guru Besar Tetap di Gelanggang Mahasiswa USU (Foto:Ist)

USU kembali menggelar Upacara Pengukuhan Guru Besar Tetap di Gelanggang Mahasiswa USU (Foto:Ist)

Medan-Mediadelegasi : Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menggelar Upacara Pengukuhan Guru Besar Tetap di Gelanggang Mahasiswa USU, pada Rabu, 22 Oktober 2025. Acara pengukuhan ini dipimpin langsung oleh Rektor USU, Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si.

Lima guru besar yang resmi dikukuhkan kali ini adalah Prof. Dr. Cut Fatimah Zuhra, S.Si., M.Si., Prof. Dr. Ir. Gerry Silaban, M.Kes., Prof. Dr. Yurnaliza, S.Si., M.Si., Prof. Dr. Fahmi Natigor Nasution, S.E., M.Acc., Ak., CA., СМА., dan Prof. Dr. Esther Sorta Mauli Nababan, M.Sc.

Rektor USU, Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., mengungkapkan bahwa sejak awal tahun 2025, USU telah mengukuhkan sebanyak 52 guru besar. Secara keseluruhan, terdapat 230 guru besar yang telah memperoleh surat keputusan, dan 228 di antaranya telah dikukuhkan sebagai anggota dewan guru besar.

“Pencapaian ini diharapkan dapat meningkatkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, tugas dari seorang guru besar tidak hanya menjalankan tugas tridharma, tetapi harus menjadi simbol nyata di tengah masyarakat,” ujar Prof. Muryanto.

BACA JUGA:  Dr. Wan Hidayati: Geopark Kaldera Toba Wajib Penuhi Enam Rekomendasi UNESCO

Prof. Muryanto juga menekankan bahwa tugas mulia seorang guru besar harus dijalankan dengan pondasi pendidikan yang inklusif, riset yang kuat, publikasi yang bermutu, dan kolaborasi yang luas. Hal ini bertujuan agar reputasi Universitas Sumatera Utara semakin dipercaya oleh ilmuwan maupun industri di tingkat dunia.

Salah satu guru besar yang dikukuhkan, Prof. Dr. Ir. Gerry Silaban, M.Kes., dalam wawancaranya menyoroti risetnya mengenai potensi bahaya di lingkungan kerja. Ia menjelaskan bahwa potensi bahaya tersebut dibagi menjadi lima bagian besar, yaitu faktor fisika, kimia, biologi, ekonomi, dan psikologi.

Prof. Gerry juga mengutip data dari ILO (International Labour Organization) yang menyebutkan bahwa terdapat 97 jenis penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja. Ia mengingatkan bahwa penyakit-penyakit ini seringkali muncul setelah pekerja pensiun dan dapat menjadi beban bagi mereka.

Guru besar lainnya, Prof. Cut Fatimah Zuhra, menyampaikan hasil penelitiannya yang berjudul “Modifikasi Pati: Strategi Peningkatan Sifat Fisikokimia dan Aplikasinya dalam Industri Farmasi, Pangan, dan Kemasan.”

BACA JUGA:  Hina Polisi Saat Razia Prokes, Wanita Cantik Ditangkap

Prof. Yurnaliza memaparkan penelitiannya dengan judul “Endofit Tanaman: Plasma Nutfah Tersembunyi dan Perannya untuk Kelestarian Lingkungan.” Sementara itu, Prof. Fahmi Natigor Nasution menyampaikan pidato dengan judul “Sistem Pengendalian Manajemen yang Resiliensi dan Berkelanjutan.”

Prof. Esther Sorta Mauli Nababan mempresentasikan penelitiannya dengan judul “Dinamika Sistem dan Pemodelan Matematika dalam Pengelolaan Lingkungan dan Sumberdaya Alam: Aplikasi dan Implikasi.”

Penambahan jumlah guru besar di USU terus meningkat di bawah kepemimpinan Rektor Prof. Muryanto Amin. Hal ini menunjukkan komitmen yang kuat dari USU untuk terus melahirkan ilmuwan yang mampu memberikan dampak positif di tengah masyarakat.

Dengan pengukuhan guru besar ini, USU semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia yang berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. D|Red.

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi
Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK
Dinyatakan Mampu Padahal Hidup Pas-pasan, Ibu Nelayan Banding Desil Demi Anak Dapat KIP Kuliah
ISMI Sumut: Sangat Pantas, Ada Jl Ahmad Baqi di Medan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!

Selasa, 15 September 2026 - 14:31 WIB

BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal

Sabtu, 5 September 2026 - 16:12 WIB

Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031

Sabtu, 5 September 2026 - 14:27 WIB

Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi

Berita Terbaru

Kota Medan

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Sabtu, 19 Sep 2026 - 19:11 WIB

KPK Dalami Dugaan Aliran Uang dalam Kasus HGB. Foto: Ist.

Nasional

KPK Temukan Petunjuk Aliran Uang Kasus HGB Bogor

Sabtu, 19 Sep 2026 - 13:54 WIB