Wali Kota Medan Ajak Perbankan Kolaborasi Digitalisasi Ekosistem Pasar

Jumat, 17 Desember 2021 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution ajak perbankan untuk perjanjian kerja sama (PKS) antara PUD Pasar Kota Medan dengan PT BNI, dalam rangka menerapkan Digitalisasi Ekosistem Pasar. (ist)

Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution ajak perbankan untuk perjanjian kerja sama (PKS) antara PUD Pasar Kota Medan dengan PT BNI, dalam rangka menerapkan Digitalisasi Ekosistem Pasar. (ist)

Medan-Mediadelegasi: Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution ajak perbankan untuk perjanjian kerja sama (PKS) antara PUD Pasar Kota Medan dengan PT BNI, dalam rangka menerapkan Digitalisasi Ekosistem Pasar. Hal itu dilaksanakan untuk menekan pungli (pungutan liar) dan membantu pedagang, agar terhindar dari rentenir.

Melalui perjanjian kerjasama ini antara PUD Pasar Kota Medan dengan PT BNI, Wali Kota Medan ajak perbankan berharap dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pasar.

“Dengan digitalisasi ini nantinya, kami berharap PUD Pasar Medan memberikan sumbangsih dalam kenaikan pendapatan daerah selama ini perusahaan umum daerah, belum ada mampu menyumbangkan laba untuk pendapatan. Apalagi, digitalisasi ini akan digunakan misalnya dalam pembayaran sewa kios, sekaligus meminimalisir terjadinya pungli yang kerap terjadi. Karena di pasar banyak kebocoran yang harus diantisipasi termasuk parkirnya,” ungkapnya di Opal Coffe di Jalan T Amir Hamzah Medan, Kamis (16/12/2021).

BACA JUGA:  Ribuan Warga Padati Car Free Night Perdana di Medan

Dalam hal ini, Bobby Nasution ajak perbankan sekaligus membuka keran peminjaman untuk modal usaha pedagang. Selama ini banyak pedagang yang berjualan merugi karena begitu buka toko, harus terlebih dahulu belanja akibatnya selalu kurang modal yang selanjutnya meminjam kepada rentenir.

“Akibatnya, baju atau sendal yang misalnya dijual itu-itu saja, tidak ada perubahan justru yang kaya rentenirnya.Ini yang harus kita antisipasi secara bersama ,” kata Bobby.

Atas dasar itu, Wali Kota berharap agar perbankan dapat hadir di seluruh pasar melalui agen-agennya untuk membantu pedagang.

“Ini sebagai langkah ke depan yang harus kita lakukan,” katanya.

Dengan kerja sama tersebut, Bobby Nasution mengucapkan terima kasih kepada PT BNI. Tak lupa Bobby Nasution juga mengajak pihak terkait lainnya untuk membangun kolaborasi dalam sektor perekonomian sehingga diharapkan dapat membuka peluang investor di Kota Medan yang lebih luas.

BACA JUGA:  Bobby Nasution Sebut Hutang Pemprov Sumut ke Pemko Medan Rp433,86 M

Usai itu, Bobby Nasution langsung melakukan uji coba pembayaran dengan sistem digitalisasi yang telah diterapkan di lokasi usaha tersebut. Melalui layar lebar, Bobby Nasution menyaksikan transaksi uang yang masuk ke kas Pemko Medan secara real time.

Di kesempatan itu pula, Wali Kota meluncurkan Penerapan Monitoring dan Digitalisasi Pembayaran Pajak Daerah Kota Medan.

Penerapan monitoring yang dilakukan atas kerja sama Pemko Medan dan PT BNI tersebut akan diterapkan di 20 lokasi usaha wajib pajak (WP) yakni hotel, restoran dan cafe. (D|Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas
Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:08 WIB

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan

Berita Terbaru

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK. (Foto:Ist)

Jakarta

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Jumat, 3 Jul 2026 - 09:17 WIB