Yusri Usman Soroti Kontrak Pertamina dan SOMO Irak

- Penulis

Sabtu, 5 April 2025 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ist

Foto: ist

Jakarta-Mediadelegasi: Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI), Yusri Usman, mendesak Tim Pidsus Kejaksaan Agung untuk menyelidiki kontrak kerjasama antara Pertamina dan State Organization for Marketing of Oil (SOMO) Irak. Kontrak ini terkait pengadaan minyak mentah Basrah sebanyak 3 juta barel per bulan, yang masih berlangsung hingga saat ini.

Yusri Usman dan Ketua Umum Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (ASPIRASI) Mirah Sumirat mendukung Presiden Prabowo Subianto untuk mengusut tuntas kasus korupsi di Pertamina. Mereka juga meminta Jaksa Agung untuk menangkap semua pihak yang terlibat dan meminta Direksi Pertamina melakukan evaluasi dan perubahan menyeluruh terhadap tata kelola impor.

Kontrak antara Pertamina dan SOMO Irak dimulai pada 2012 dengan skema Crude Oil Processing Deal (COPD) sebanyak 2 juta barel per bulan. Kemudian, kontrak ini diperpanjang menjadi 3 juta barel per bulan dengan menggunakan kilang Shell di Singapura. Yusri Usman menyebutkan adanya dugaan keterlibatan tokoh legendaris mister Gasoline Moch Reza Chalid (MRC) dan HR dalam pengaturan permainan pengadaan minyak mentah.

BACA JUGA:  Paus Fransiskus Akan Rayakan Misa Akbar Bersama Umat Katolik SU-GBK Jakarta

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini telah merugikan negara sekitar Rp 193,7 triliun pada 2023. Pengamat intelijen, Sri Rajasa MBA, mengungkapkan adanya makelar kasus (markus) dan makelar jabatan (marjab) yang terlibat dalam kasus korupsi Pertamina. Mereka meminta Presiden Prabowo Subianto untuk mengusut tuntas mafia migas dan makelar kasus.

Yusri Usman juga menyatakan bahwa jika Jaksa Agung tidak mampu menuntaskan kasus ini, maka Jaksa Agung harus mengundurkan diri. Sementara itu, Mirah Sumirat menyatakan bahwa ASPIRASI akan menurunkan ribuan pekerja untuk berunjuk rasa ke Kejaksaan Agung.D|Red

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda
Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng
Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir
Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026
Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H
Prabowo Jamin Stabilitas Pasar Modal Pasca-Mundurnya Petinggi OJK dan BEI
Pemkab Tapanuli Utara Paparkan Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat
Tapanuli Utara Raih Penghargaan UHC Awards Kategori Madya

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:54 WIB

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:34 WIB

Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng

Senin, 23 Februari 2026 - 11:18 WIB

Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:29 WIB

Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:07 WIB

Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H

Berita Terbaru