2,45 Juta Pekerja Sudah Terima BSU, Sisanya Akan Disalurkan Bertahap

Selasa, 24 Juni 2025 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menaker: BSU Tahap 1 Sudah Ditransfer ke 2,45 Juta Pekerja. (Foto : Ist.)

Menaker: BSU Tahap 1 Sudah Ditransfer ke 2,45 Juta Pekerja. (Foto : Ist.)

Jakarta-Mediadelegasi : Menteri Ketenagakerjaan Yassierli melaporkan bahwa proses penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahap 1 telah disalurkan ke 2,45 juta pekerja. BSU ini diberikan kepada pekerja yang memiliki gaji Rp3,5 juta atau tidak lebih dari Upah Minimum Provinsi (UMP).

Sisanya sebanyak 1,24 juta pekerja lainnya akan mendapat penyaluran secara bertahap pada bulan Juni-Juli. Yassierli mengatakan bahwa penyaluran BSU ini diharapkan mampu mendorong daya beli masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki gaji rendah.

“Saat ini sudah tersalurkan rekening penerima sebanyak 2.450.068 orang. Dan sisanya, 1.247.768 masih dalam proses,” kata Yassierli di Jakarta, Selasa (24/6/2025). Ia menambahkan bahwa proses validasi untuk penyaluran BSU tahap selanjutnya sedang dilakukan.

Setidaknya ada 4,5 juta pekerja lagi yang akan menjadi calon penerima manfaat BSU. BPJS Ketenagakerjaan telah menyampaikan data sebanyak 4,5 juta calon penerima dan saat ini sedang dalam proses verifikasi dan validasi data.

BACA JUGA:  Pemerintah Salurkan Bantuan Subsidi Upah Rp300.000, Ini Ketentuannya

Nominal BSU yang diberikan kepada pekerja totalnya Rp600.000 untuk dua bulan, yaitu bulan Juni-Juli yang dibayarkan sekaligus. Syarat penerima BSU adalah mereka yang memiliki gaji/upah Rp3,5 juta atau tidak lebih UMP, bukan anggota Kepolisian, TNI, atau ASN.

Pekerja yang menerima BSU merupakan peserta aktif keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan hingga periode April 2025. BSU yang disalurkan tahun ini diprioritaskan bagi yang tidak menerima program keluarga harapan (PKH) pada tahun anggaran berjalan sebelum BSU disalurkan.

BSU disalurkan melalui Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BTN, dan Bank BSI khusus untuk penerima BSU yang berdomisili di Aceh. Bagi penerima BSU yang tidak memiliki bank Himbara, akan disalurkan melalui PT Pos Indonesia.

BACA JUGA:  Ramalan Zodiak Besok Selasa 17 Juni 2025: Cancer, Aries, Leo Leo, Virgo,

Yassierli berharap BSU dapat membantu meningkatkan daya beli masyarakat dan membantu pekerja yang memiliki gaji rendah. Ia juga mengimbau pekerja untuk memeriksa rekening mereka dan memastikan bahwa data mereka sudah benar.

Dengan penyaluran BSU ini, pemerintah berharap dapat membantu meningkatkan kesejahteraan pekerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Pemerintah juga berharap agar BSU dapat disalurkan secara efektif dan efisien kepada pekerja yang berhak.

Pemerintah akan terus memantau proses penyaluran BSU dan memastikan bahwa semua pekerja yang berhak dapat menerima BSU dengan lancar. D|Red.

 

Baca  artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Berita Terbaru