Pemindahan Ibukota Negara, Jakarta Berkembang Dinamis

Sabtu, 26 Februari 2022 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Suharso Manoarfa menyampaikan pidatonya di hadapan peserta Munas III Bakomubin di Jakarta. Foto:D|Ist

Menteri Suharso Manoarfa menyampaikan pidatonya di hadapan peserta Munas III Bakomubin di Jakarta. Foto:D|Ist

Jakarta-Mediadelegasi: Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional Kepala Bapenas Dr H Suharso Manoarfa MSi menegaskan, pemindahan Ibukota Negara di wilayah Kalimantan Timur, semata-mata agar Jakarta lebih berkembang dinamis sebagai pusat bisnis dan ekonomi.

Kemudian, wilayah Kalimantan dan seluruh wilayah sekitarnya berimbas menjadi pusat pertumbuhan baru bagi wilayah Tengah dan Timur Indonesia menjadi lebih maju, dinamis dan modern.

“Pemindahan Ibukota Negara ke wilayah Kalimantan didasarkan adanya kebutuhan, bahwa faktanya Jakarta hingga saat ini mengalami turbulensi yang cukup padat, baik aktivitas bisnis dan ekonomi hingga pemerintahan, sehingga dampak yang ada,” kata Suharso Monoarfa dalam orasinya di sela-sela Munas III Badan Koordinasi Mubaligh Indonesia atau Bakomubin di Hotel Aryaduta Jakarta, Sabtu (26/2).

Dia mengungkapkan, Jakarta mengalami stagnan, kemacetan, turunnya permukaan daratan akibat beban yang berat, urbanisasi dan sebagainya, inilah salah satu strategi pemerintah untuk mengurangi beban sosial yang terjadi di Jakarta.

BACA JUGA:  Ramalan Zodiak 6 April 2025: Sagitarius, Capricon, Aquarius, Pisces

Lebih jauh disampaikan Menteri Suharso, bahwa perpindahan Ibukota Negara Indonesia dari Jakarta ke wilayah Kalimantan menjadi  penyebaran pembangunan baru, mengingat wilayah Kalimantan Timur memiliki ruang wilayah yang sangat luas untuk di kembangkan sebagai pusat pemerintahan baru, agar efek dari perpindahan Ibukota Negara memberikan dampak positif bagi pertumbuhan wilayah Kalimantan Timur khususnya dan seluruh wilayah sekitarnya.

“Jadi perpindahan Ibukota Negara ini di maksudkan agar terjadinya pergerakan sosial untuk wilayah Tengah dan Timur Indonesia lebih cepat tumbuh dan berkembang, sembari mengejar ketertinggalan pembangunan dan modernisasi dengan Kota lainnya di wilayah Barat Indonesia,” sambung Ketua Umum DPP PPP ini.

Untuk itu, lanjut Menteri Suharso , menjadi sangat penting peran mubaligh dalam menyampaikan alasan perpindahan ini kepada jamaah dan masyarakat lain, bahwa ini untuk kepentingan nasional.

BACA JUGA:  Taufik Hidayat Jadi Komisaris Komisaris PLN EPI

“Peran para mubaligh sangat penting dan strategis alasan pemindahan Ibukota Negara untuk kebutuhan pertumbuhan dan perimbangan pembangunan di wilayah Tengah dan Timur Indonesia, agar keseimbangan pembangunan Barat, Tengah dan Timur Indonesia terintegrasi, inilah semangat Presiden Jokowi agar disperitas pembangunan Indonesia bisa berimbang,” tambahnya.

Dikatakan Menteri Bapenas bahwa pemindahan Ibukota Negara ini jauh sebelumnya sudah di wacanakan pemimpin Nasional sebelumnya.

“Wacana pemindahan Ibukota Negara jauh sebelumnya sudah di gagas sejak era kepemimpinan Presiden Soekarno hingga Presiden SBY alasannya sama bahwa perkembangan Kota yang begitu cepat, bahkan di beberapa negara tetangga pun sudah ada melakukan pemisahan antara pusat pemerintahan dan pusat ekonomi dan itu berdampak secara positif,” ungkap Menteri Suharso. D|Red

Satu tanggapan untuk “Pemindahan Ibukota Negara, Jakarta Berkembang Dinamis”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla
Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera
Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya
Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen
Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan
Terbitkan SEMA 4/2026, MA Tutup Celah Upaya Hukum untuk Putusan Bebas
KPK Klarifikasi Kegiatan OTT di Bogor
Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan

Berita Terbaru