KMDT – Komisi X DPR RI Bahas Rapor Kuning Kaldera Toba

Senin, 2 Oktober 2023 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketum KMDT St Edison Manurung (tiga kiri) saat menyerahkan buku rekomendasi KMDT kepada Agustina Wilujeng Pramestuti SS MM Wakil Ketua Komisi X DPR RI (empat kanan) usai RDPU, Senin (02/10), siang di Gedung Nusantara I, DPR RI di Jakarta. Foto: dok-kmdt

Ketum KMDT St Edison Manurung (tiga kiri) saat menyerahkan buku rekomendasi KMDT kepada Agustina Wilujeng Pramestuti SS MM Wakil Ketua Komisi X DPR RI (empat kanan) usai RDPU, Senin (02/10), siang di Gedung Nusantara I, DPR RI di Jakarta. Foto: dok-kmdt

Jakarta-Mediadelegasi: Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) menghadiri undangan Panja RUU tentang Kepariwisataan Komisi X DPR RI dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU), dipimpin Agustina Wilujeng Pramestuti SS MM Wakil Ketua Komisi X DPR RI dihadiri Ketua Komisi X H Syaiful Huda dari Fraksi PKB, Senin (02/10), siang di Gedung Nusantara I, DPR RI di Jakarta.

Menurut Ketua Umum DPP KMDT, St Edison Manurung SH MM, KMDT dalam RDPU ini sendiri menyampaikan aspirasi terkait status Geopark Danau Toba yang mendapat rapor kuning dari The United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO).

“Kita telah menyampaikan strategi mempertahankan status Unesco Global Geopark Kaldera Toba dan menyampaikan tujuh rekomendasi dalam revalidasi Unesco Tahun 2023,” kata Edison Manurung.

BACA JUGA:  Ternyata Ini Alasan Polisi Terapkan UU TPPO dalam Kasus "Ferienjob" ke Jerman

KMDT memaparkan strategi mempertahankan  Status Unesco Global Geopark  Kaldera Toba dalam memperkuat kebanggaan “Suku Batak “sebagai masyarakat tempatan.

BACA JUGA: Edison Sebut Tiga Poin Rekomendasi Rakernas ke-IV KMDT

Masuknya Kadera Toba di dalam website Unesco, memberikan arti pengakuan dunia terhadap Kaldera Toba. Bukan hanya disebarkan di website tetapi setiap event Unesco, buklet dan bulletin Unesco, sehingga  juga merupakan marketing terhadap aspek tourism.

Perlu penerapan strategi dengan meningkatkan kepercayaan investor untuk berinvestasi di wilayah Kaldera Toba. “Pengakuan Unesco tersebut menggambarkan bahwa Pemerintah Indonesia, Sumatera Utara, masyarakat Batak melakukan pengelolaan dan pelestarian terhadap situs geologi dengan management yang diakui oleh badan dunia,” katanya.

BACA JUGA:  5 Pilihan Terbaik: HP Rp 1 Jutaan dengan Performa dan Fitur Unggulan

Tentu saja, kata Edison, perlu meningkatkan rasa kepedulian masyarakat untuk melindungi dan memelihara sumberdaya alam dan meningkat perekonomian masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru