Gus Yaqut Komandani Institute for Humanitarian Islam Bentukan PBNU

- Penulis

Selasa, 5 November 2024 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fpto: ist

Fpto: ist

Jakarta-Mediadelegasi: engurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meluncurkan Institute for Humanitarian Islam. Peluncuran dilakukan pada kegiatan Gala Dinner Konferensi Internasional Humanitarian Islam, Senin (4/11/2024) malam di Hotel JW Marriot Jakarta.

Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf mengatakan, Humanitarian Islam berkembang pesat bahkan di wilayah Internasional. Oleh karena itu, pembentukan lembaga tersebut, kata Gus Yahya, akan berfungsi sebagai perekat hubungan NU dengan jejaring yang dimiliki baik luar maupun dalam negeri.

“Fungsi dari lembaga ini nantinya menjadi simpul hubungan dengan jaringan-jaringan yang kita miliki, baik dalam negeri maupun luar negeri yang telah kami kembangkan,” terang Gus Yahya.

Gus Yahya menjelaskan bahwa wacana humanitarian Islam merupakan kumpulan potret pengalaman bangsa Indonesia dalam menyikapi keberagaman. Dengan keragaman bahasa, agama, etnis, suku dan sebagainya, Indonesia mampu bertahan hingga sekarang. Untuk itu, Gus Yahya memperkenankan untuk menyebarkan wacana tersebut di berbagai belahan dunia.

BACA JUGA:  Demi Keamanan Jurnalistik, Dewan Pers Luncurkan Pedoman Penggunaan AI

“Kisah pengalaman keberhasilan Indonesia ini cukup berharga untuk diperkenalkan, disumbangkan ke tengah-tengah masyarakat internasional, dengan harapan semoga menjadi inspirasi untuk menemukan jalan keluar dari berbagai masalah,” harap Gus Yahya.

Senada, Direktur Eksekutif Institute for Humanitarian Islam Yaqut Cholil Qoumas menjelaskan tujuan dari dibentuknya institusi ini.

“Institut ini bertujuan untuk mewujudkan prinsip-prinsip tersebut dengan menyediakan platform untuk pendidikan, dialog, dan kolaborasi,” ujar sosok yang kerap disapa Gus Yaqut ini.

Gus Yaqut menuturkan, prinsip-prinsip tersebut diimplementasikan dalam institusi dengan tekad untuk memberdayakan individu dan komunitas dalam upaya kemanusiaan yang berakar pada nilai-nilai Islam.

Menteri Agama Republik Indonesia KH Nasaruddin Umar mengapresiasi peluncuran Institute for Humanitarian Islam. “Sangat kita butuhkan sebuah lembaga yang mewadahi Humanitarian Islam dan alhamdulillah pada malam ini kita akan melaunching apa yang disebut dengan The Institute of Humanitarian Islam,” ujar Menag Nasar.

BACA JUGA:  Jakarta Bukan Lagi Ibu Kota Negara

Menag Nasar juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada KH Yahya Cholil Staquf selaku penggagas dan pendiri Institute for Humanitarian Islam. Ia berharap institut ini dapat mewadahi segala macam perbedaan-perbedaan yang ada dalam masyarakat dunia.

Peluncuran Institute for Humanitarian Islam dihadiri Direktur Liga Muslim Dunia (MWL) Indonesia Abdurrahman Al-Khayyat dan para perwakilan duta besar dan sejumlah perwakilan menteri. D|Red-06|rel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Daftar Final 23 Pemain Timnas Indonesia: Debut Mathew Baker & Kembalinya Marselino Ferdinan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 13:02 WIB

Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS

Berita Terbaru

Pertamina Resmi Naikkan  Harga Pertamax. (Foto:Ist)

Jakarta

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Rabu, 10 Jun 2026 - 07:47 WIB