Gubernur Sumut Gandeng KPK Berantas Korupsi

- Penulis

Selasa, 29 April 2025 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Johanis Tanak (kelima kiri), Gubernur Sumut Bobby Nasution (kelima kanan) didampingi para Bupati dan Wali Kota se Sumut foto bersama usai mengikuti Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Wilayah I di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (28/4).  Foto: dok-KPK

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Johanis Tanak (kelima kiri), Gubernur Sumut Bobby Nasution (kelima kanan) didampingi para Bupati dan Wali Kota se Sumut foto bersama usai mengikuti Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Wilayah I di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (28/4). Foto: dok-KPK

Jakarta-Mediadelegasi: Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menyatakan pihaknya siap menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI untuk memperkuat pengawasan, pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi.

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

 

 

 

Pernyataan tersebut dikemukakan Bobby Nasution pada Rapat Koordinasi (Rakor) Pemberantasan Korupsi Wilayah I bersama jajaran yang diinisiasi oleh Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah I KPK, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (28/4).

 

 

 

 

 

Dalam Rakor yang dipimpin Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak tersebut, Bobby meminta agar KPK memperkuat kehadirannya di Sumut.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kehadiran KPK, lanjutnya, diharapkan tidak hanya dalam konteks pencegahan, tetapi juga sebagai penengah dalam membangun kolaborasi yang sehat antara eksekutif dan legislatif di daerah.

 

 

 

 

 

 

“Kami harus memastikan bahwa sistem yang ada tidak rusak dari awal, karena jika kita masuk ke dalam sistem yang sudah rusak, kita harus memilih apakah kita ingin ikut rusak atau tetap menjaga diri kita tetap bersih,” kata Gubernur Sumut, seperti keterangan resmi dilansir Mediadelegasi  Medan dari situs resmi KPK RI, Selasa (29/4).

BACA JUGA:  Mendagri Laporkan 22 Desa Hilang Akibat Bencana di Sumatera, Terbanyak di Aceh

 

 

 

 

 

 

Lebih lanjut, Menurut Bobby, upaya pemberantasan korupsi tidak bisa hanya bergantung pada integritas kepala daerah, tetapi juga harus diperkuat dengan pembenahan sistem politik dan tata kelola pemerintahan di daerah.

 

 

 

 

 

“Saya hampir dua bulan menjadi Gubernur. Saat ini, ada lima eks pimpinan organisasi perangkat daerah kami yang sedang diperiksa. Sehingga integritas dan moralitas sangat penting, bukan hanya untuk kepala daerah, tetapi juga untuk seluruh jajaran di bawahnya,” ujar dia.

 

 

 

 

 

Oleh karena itu, pihaknya sangat berharap peran KPK di Sumut bisa lebih diperkuat dan lebih sering.

 

 

 

 

“KPK harus menjadi tempat pengaduan bagi kami, agar sistem ini bisa diperbaiki dengan lebih baik,” paparnya.

 

 

 

 

Pada kesempatan yang sama, Gubernur mengapresiasi kegiatan Rakor Pemberantasan Korupsi yang digelar KPK tersebut.

BACA JUGA:  19 Polres di Sumut Masuk Ketegori Pelayanan Publik Zona Hijau

 

 

 

 

 

Bobby menilai, Rakor yang turut diisi dengan forum dialog tersebut menjadi momentum penting bagi kepala daerah untuk menyampaikan pandangan dan tantangan nyata dalam upaya pemberantasan korupsi.

 

 

 

 

 

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada KPK yang hari ini tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga membuka ruang diskusi. Ini penting, agar kami bisa menyampaikan pandangan langsung tentang persoalan korupsi di daerah masing-masing,” ujarnya.

 

 

 

 

 

Selain Bobby Nasution, Rakor tersebut turut dihadiri delapan pimpinan dan perwakilan kepala daerah di Sumut, antara lain dari Kota Pematang Siantar, Kabupaten Asahan, Kota Tebing Tinggi, Kota Tanjungbalai, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Deli Serdang, dan Kabupaten Serdang Bedagai.

 

 

 

 

 

 

Pada sesi akhir Rakor tersebut dilakukan penandatanganan komitmen antikorupsi oleh delapan kepala daerah dengan masing-masing Ketua DPRD setempat. D|Red

 

 

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hujan Deras Guyur Jakarta, 12 RT di Jaksel Terendam Banjir
Langkah Bersejarah, Indonesia Ratifikasi ILO 188 demi Lindungi Buruh di Laut
Gunung Semeru Meletus Lagi, Kolom Abu Capai 500 Meter ke Langit
Diduga Korupsi Proyek RSU Rp38 Miliar, Kadis Kesehatan Nias Ditahan
Mafia BBM & LPG di Jatim Dibongkar, Negara Rugi Rp7,5 Miliar
Terbukti Palsukan Identitas Dokter, Gelar Puteri Indonesia Riau 2024 Dicabut
May Day 2026: 10.000 Buruh KASBI-Gebrak Geruduk DPR, Tolak Gabung Acara di Monas
Bareskrim Sita Aset Keluarga Ko Erwin Senilai Rp15,3 Miliar, Diduga Hasil Cuci Uang Narkoba

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:07 WIB

Hujan Deras Guyur Jakarta, 12 RT di Jaksel Terendam Banjir

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:12 WIB

Langkah Bersejarah, Indonesia Ratifikasi ILO 188 demi Lindungi Buruh di Laut

Kamis, 30 April 2026 - 17:03 WIB

Gunung Semeru Meletus Lagi, Kolom Abu Capai 500 Meter ke Langit

Kamis, 30 April 2026 - 14:21 WIB

Mafia BBM & LPG di Jatim Dibongkar, Negara Rugi Rp7,5 Miliar

Kamis, 30 April 2026 - 12:08 WIB

Terbukti Palsukan Identitas Dokter, Gelar Puteri Indonesia Riau 2024 Dicabut

Berita Terbaru

Foto: Suasana di salah satu jalanan di wilayah Jakarta Selatan yang tergenang banjir akibat hujan deras dan luapan Kali Krukut. Sebanyak 12 RT di kawasan Petogogan tercatat terendam air dengan ketinggian mencapai sekitar 20 cm.

Nasional

Hujan Deras Guyur Jakarta, 12 RT di Jaksel Terendam Banjir

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:07 WIB

Foto: Suasana saat proses pemeriksaan dan penempatan khusus (patsus) terhadap Kompol DK di lingkungan Polda Sumatera Utara.

Sumatera Utara

Video Diduga Pakai Narkoba Viral, Kompol DK Ditempatkan di Patsus

Kamis, 30 Apr 2026 - 15:16 WIB