Massa Buruh Datangi Kantor Gubernur Sumut Tuntut Upah Layak

Kamis, 1 Mei 2025 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan massa buruh menggelar unjuk rasa damai bersamaan dengan puncak peringatan Hari Buruh 2025, di depan  kantor gubernur Sumut Jalan Diponegoro Medan, Kamis (1/5).  Foto: Budi

Ratusan massa buruh menggelar unjuk rasa damai bersamaan dengan puncak peringatan Hari Buruh 2025, di depan kantor gubernur Sumut Jalan Diponegoro Medan, Kamis (1/5). Foto: Budi

Medan-Mediadelegasi: Ratusan massa yang tergabung dalam  Partai Buruh dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sumatera Utara (Sumut) mendatangi kantor gubernur Sumut  untuk menuntut upah layak.

Aksi damai  di depan gerbang utama kantor gubernur Sumut Jalan Diponegoro Medan tersebut digelar bersamaan dengan puncak peringatan Hari Buruh atau Mayday 2025, Kamis  (1/5).

Massa Partai Buruh dan FSPMI Sumut tersebut selain berasal dari Kota Medan, juga datang dari Kabupaten Deli Serdang dan Serdang Bedagai.

Selain menuntut upah sesuai kebutuhan hidup layak (KHL),  massa buruh melalui beberapa aktivis serikat buruh dalam orasinya  juga mendesak Gubernur Sumut Bobby Nasution  agar merealisasikan program rumah murah layak huni bagi para buruh dan pekerja di sektor informal.

BACA JUGA:  Bobby Nasution Luncurkan 5 Proyek Perubahan PKN II

“Masih banyak buruh dan pekerja di daerah ini belum memiliki rumah dan hanya mengandalkan upah di bawah nilai kebutuhan hidup layak atau KHL,”  kata Ketua Exco Partai Buruh Sumut Willy Agus Utomo.

Pemerintah provinsi, kabupaten dan kota di Sumut sebelum menetapkan upah minimum, menurut Willy, seharusnya menghitung KHL buruh dan pekerja secara cermat dan bijaksana.

Dikatakannya,  kebutuhan hidup layak bagi kaum buruh harus menjangkau aspek sandang, pangan, papan dan akses sosial  lainnya.

“Seharusnya, Pemerintah dalam menetapkan upah bukan berdasarkan rumus inflasi dan pertumbuhan ekonomi saja, tapi harusnya yang dihitung kebutuhan hidup layak kaum buruh meliputi, sandang, pangan, papan dan akses sosial buruh lainnya,” ucap  Willy.

Ditambahkannya, upah minimum yang ditetapkan pemerintah daerah di Sumut masih lebih rendah jika dibandingkan dengan sejumlah daerah lain.

BACA JUGA:  Satlat SMA Plus Sedayu Nusantara Juara Umum Tarung Derajat Piala Walikota Medan

“Kalau daerah lain UMK sudah 5 jutaan rupiah, tetapi di Sumatera Utara masih berada di kisaran 3,2 juta, rupiah, ” paparnya.

Pada kesempatan itu, Willy menegaskan bahwa pihaknya tidak sependapat jika  Hari Buruh diperingati  dalam bentuk  seremonial saja, tetapi juga harus memperhatikan kesejahteraan buruh kedepan.

Selain menggelar orasi,  massa buruh juga terlihat turut menggelar sejumlah poster dan membawa bendera serikat pekerja mereka.

Selama aksi unjuk rasa damai berlangsung tidak ada satupun pejabat  Pemprov Sumut yang datang menerima massa buruh tersebut. D|Red

Baca  artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru

Camat Sungaikanan, Yusran Hasian Harahap SE MM (dua kiri), Perwakilan Kebun B Simangunsong (tiga kanan), Tokoh masyarakat H Kodirun Harahap SH (dua kanan) bersama jajaran Polsek Sungaikanan dan Personel Koramil 12/Langgapayung saat meninjau langsung longsor hebat sudut Kebun B di Desa Sabungan, Sungaikanan, Labusel, kemarin. Foto: D|maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Sengkarut Gurita Bisnis Kebun di Sabungan Labusel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:54 WIB