Kapolres Belawan Dinonaktifkan Sementara Usai Tembak Remaja hingga Tewas

- Penulis

Selasa, 6 Mei 2025 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ist.

Foto : Ist.

Medan-Mediadelegasi : Kapolres Belawan AKBP Oloan Siahaan dinonaktifkan sementara dari jabatannya setelah terlibat dalam insiden penembakan yang menyebabkan seorang remaja tewas dalam aksi tawuran di Tol Belmera, Medan. Insiden ini terjadi pada Minggu (4/5/2025) dan menimbulkan kehebohan di masyarakat.

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan mengatakan bahwa penonaktifan ini dilakukan untuk memastikan proses pemeriksaan berjalan tanpa gangguan. “Kami ingin proses pemeriksaan berjalan dengan transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Posisi Kapolres Belawan sementara diisi oleh AKBP Wahyudi untuk menjaga pelayanan Polri di wilayah Belawan. “Kami menempatkan satu perwira di sana untuk menjabat sebagai Kapolres dalam perangkat pelayanan Polri di wilayah Belawan,” kata Whisnu.

Polda Sumatera Utara juga menggandeng Kompolnas untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi dalam proses penyelidikan. “Kami ingin proses penyelidikan berjalan dengan profesional dan tidak ada kesan bahwa kami menutupi sesuatu,” tambah Whisnu.

BACA JUGA:  Pasien Miskin RSUD Pirngadi Butuh Air Siap Minum Gratis

Insiden penembakan terjadi saat AKBP Oloan Siahaan turun langsung menangani laporan tawuran di Tol Belmera. Saat itu, Oloan memimpin apel siaga di Posko Berkawan hingga pukul 02.00 WIB, lalu melakukan patroli lanjutan ke wilayah lain.

Saat melintasi Tol Belmera, mobil dinas Oloan dihadang oleh sekelompok pelaku tawuran. Oloan sempat melepaskan tiga kali tembakan peringatan, namun massa tetap menyerang dengan mercon dan batu.

Dalam situasi yang gelap dan mencekam, Oloan disebut melepaskan tiga tembakan yang diarahkan ke bagian kaki. Namun, kondisi di lokasi kurang terang sehingga salah satu remaja terkena peluru di bagian perut.

Muhammad Syuhada (15) adalah remaja yang tewas akibat luka tembak di perut. Keluarga korban merasa kecewa dan tidak percaya bahwa kejadian ini bisa terjadi. “Harusnya dia jaga adiknya, bukan malah menjadi korban,” kata keluarga korban.

BACA JUGA:  Cermati, Maruli Siahaan Bukan Politisi Kacangan, Dukung Penutupan TPL Perlu Penegakan Hukum

Polda Sumatera Utara berjanji akan melakukan penyelidikan yang menyeluruh dan transparan terkait insiden ini. “Kami akan memastikan bahwa proses penyelidikan berjalan dengan profesional dan tidak ada kesan bahwa kami menutupi sesuatu,” kata Whisnu.

Dengan penonaktifan AKBP Oloan Siahaan, diharapkan proses pemeriksaan dapat berjalan dengan lebih transparan dan akuntabel. Polda Sumatera Utara berjanji akan memberikan informasi terbaru terkait perkembangan penyelidikan insiden ini. D|Red.

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut
​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan
Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah
Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan
Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum
DPD Ikanas Sumut 2025-2030 Dinahkodai Erwan Rozadi Nasution Resmi Dikukuhkan, Bobby Nasution Beri Apresiasi
Diduga Melakukan Kelalaian Medis Dalam Operasi Pasien, dr RD Disomasi dan Dilaporkan ke Polda Sumut
LLDIKTI 1 Terus Menjadi Sorotan: Beberapa Paket Pengadaan Internal Terasa Janggal

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 13:15 WIB

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:31 WIB

​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:34 WIB

Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:03 WIB

Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:17 WIB

Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum

Berita Terbaru