Hotman Paris Dampingi Nadiem Makarim Klarifikasi Kasus Chromebook

Rabu, 11 Juni 2025 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hotman Paris Dampingi Nadiem Makarim Klarifikasi Kasus Chromebook

Hotman Paris Dampingi Nadiem Makarim Klarifikasi Kasus Chromebook

Jakarta-Mediadelegasi: Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, menggelar konferensi pers pada Selasa, 10 Juni 2025, di Jakarta. Didampingi oleh pengacara kondang Hotman Paris Hutapea, Nadiem memberikan klarifikasi terkait investigasi Kejaksaan Agung (Kejagung) atas dugaan korupsi dalam pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek. Konferensi pers ini menjadi titik penting dalam upaya meluruskan berbagai tudingan yang beredar di publik.

Kejagung saat ini tengah mengusut dugaan korupsi dalam pengadaan perangkat digital untuk program digitalisasi pendidikan, khususnya pengadaan Chromebook yang berlangsung selama periode 2019-2022. Nilai proyek yang fantastis, mencapai Rp 9,982 triliun (terdiri dari Rp 3,582 triliun dana satuan pendidikan dan Rp 6,399 triliun dana alokasi khusus), menjadi sorotan utama dalam investigasi tersebut.

BACA JUGA:  Perusahaan Pers Tidak Wajib Terdaftar Di Dewan Pers Dan Wartawan Tidak Wajib Mengikuti Uji Kopentensi Wartawan UKW

Investigasi Kejagung mendalami dugaan adanya pemufakatan jahat yang mengarahkan penggunaan sistem operasi Chrome pada Chromebook. Hal ini mencuat karena hasil uji coba sebelumnya menunjukkan Chromebook kurang efektif, dan tim teknis sendiri telah merekomendasikan penggunaan sistem operasi Windows yang dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan. Pertanyaan besar kini adalah, mengapa rekomendasi tersebut diabaikan?

Nadiem Makarim, yang saat itu menjabat sebagai Mendikbudristek, hadir untuk memberikan penjelasan dan klarifikasi terkait dugaan tersebut. Kehadiran Hotman Paris sebagai kuasa hukumnya menunjukkan keseriusan Nadiem dalam menghadapi investigasi ini dan memberikan bantahan terhadap tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Dalam konferensi pers tersebut, Nadiem dan tim kuasa hukumnya kemungkinan besar akan memaparkan kronologi pengadaan Chromebook, memperjelas peran Nadiem dalam proses pengambilan keputusan, serta memberikan bukti-bukti yang dapat membantah tuduhan korupsi. Publik menantikan penjelasan rinci dan transparan mengenai pengadaan perangkat digital ini.

BACA JUGA:  Megawati Tidak Hadir di Pelantikan Prabowo, Ini Penjelasannya

Peristiwa ini menjadi sorotan publik karena menyangkut dana yang sangat besar dan berkaitan dengan program penting di sektor pendidikan. Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci dalam menyelesaikan kasus ini, agar kepercayaan publik terhadap proses pengadaan barang dan jasa pemerintah dapat dipulihkan.

Kesimpulannya, konferensi pers Nadiem Makarim menjadi momen krusial untuk mengungkap kebenaran di balik dugaan korupsi pengadaan Chromebook. Penjelasan yang detail, bukti-bukti yang kuat, dan transparansi dalam proses investigasi akan menjadi penentu dalam menentukan langkah selanjutnya dari Kejagung dalam menangani kasus ini.D|Red

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Daftar Final 23 Pemain Timnas Indonesia: Debut Mathew Baker & Kembalinya Marselino Ferdinan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 13:02 WIB

Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS

Berita Terbaru