Gubernur Bobby Nasution Berminat Kelola PSMS, Solusi BUMD Diajukan

Rabu, 11 Juni 2025 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ist

Foto: ist

Medan-Mediadelegasi: Kondisi keuangan PSMS Medan yang kurang stabil selama hampir dua dekade terakhir menjadi sorotan utama. Sejak larangan penggunaan dana APBD untuk membiayai klub profesional diberlakukan, klub kebanggaan Sumatera Utara ini terus berjuang mencari sumber pendanaan yang berkelanjutan. Situasi ini diperparah dengan rencana penjualan saham mayoritas oleh PT Kinantan Medan Indonesia, pemegang saham mayoritas (51%), yang saat ini tengah menghadapi gugatan dari 40 klub anggota PSMS yang menolak rencana tersebut.

Di tengah ketidakpastian ini, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, muncul sebagai sosok yang menawarkan solusi. Ia menyatakan ketertarikan untuk turut serta mengelola PSMS Medan, yang akan berlaga di Liga 2 musim 2025/2026. Kepedulian Bobby Nasution dilandasi oleh nilai historis dan emosional PSMS sebagai simbol pemersatu masyarakat Sumatera Utara. Ia khawatir jika klub tersebut jatuh ke tangan pihak luar daerah, semangat kebersamaan dan kedaerahan akan luntur.

BACA JUGA:  Sering Pungli Masyarakat, Bobby Nasution Copot Lurah Sidorame Timur

Bobby Nasution menekankan bahwa keterlibatannya tidak harus sebagai pengelola utama. Menurutnya, banyak tokoh Sumut lainnya yang memiliki kapasitas dan kepedulian yang sama terhadap kemajuan PSMS. Yang terpenting, klub ini tetap berada di tangan putra-putri daerah. Keberhasilan PSMS akan menjadi motivasi bagi atlet dan cabang olahraga lainnya di Sumatera Utara.

Untuk mengatasi permasalahan keuangan, Bobby Nasution mengusulkan pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). BUMD ini akan melibatkan partisipasi pemerintah kabupaten/kota di Sumatera Utara, dengan proporsi saham daerah sekitar 20-30% dan sisanya dimiliki pihak swasta. Skema ini diharapkan mampu menciptakan pengelolaan yang kolaboratif dan berkelanjutan.

Saat ini, selain PT Kinantan Medan Indonesia, saham PSMS juga dimiliki oleh tokoh sepak bola Sumut, Kodrat Shah. Mereka bersama-sama menghadapi tantangan untuk menyelamatkan klub dan memastikan keberlangsungannya. Gubernur Bobby Nasution berharap agar PSMS tidak hanya berprestasi di lapangan, tetapi juga menjadi kebanggaan daerah dan pendorong pertumbuhan industri sepak bola di Sumatera Utara.

BACA JUGA:  Pemerintah Diminta Hentikan Pembalakan Hutan Parlilitan dan Tarabintang

Keinginan Bobby Nasution untuk terlibat dalam pengelolaan PSMS juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memajukan olahraga di Sumatera Utara. Dengan pendekatan kolaboratif yang diusulkan, diharapkan PSMS Medan dapat bangkit dari keterpurukan keuangan dan kembali bersinar di kancah persepakbolaan nasional.

Langkah selanjutnya akan sangat menentukan nasib PSMS Medan. Apakah solusi kolaboratif yang ditawarkan Gubernur Bobby Nasution akan diterima oleh semua pihak yang terkait? Waktu akan menjawabnya, dan publik Sumatera Utara tentunya berharap agar klub kesayangan mereka dapat kembali berjaya.D|Red

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa ISTP Demo Tuntut Kampus Dibuka, Ahli Waris TD Pardede: Tanggung Jawab Yayasan Hana Nelsri Kaban dan LLDikti
Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas
Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:08 WIB

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan

Berita Terbaru