KPK Segera Umumkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia

Jumat, 25 Juli 2025 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPK akan segera mengumumkan tersangka kasus dugaan korupsi dana CSR BI pada Agustus 2025. (Foto: Ist)

KPK akan segera mengumumkan tersangka kasus dugaan korupsi dana CSR BI pada Agustus 2025. (Foto: Ist)

Jakarta-Mediadelegasi : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan segera mengumumkan tersangka kasus dugaan korupsi dana CSR Bank Indonesia (BI). Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyatakan bahwa pihaknya telah menggelar ekspose terkait perkara tersebut dan akan mengumumkan tersangka dalam waktu dekat.

“Ini kemarin kami sudah ekpose, di minggu ini. Mungkin dalam waktu dekat lah (pengumuman tersangka),” ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK dikutip, Jumat (25/7/2025).

Asep tidak menjelaskan secara detail kapan pengumuman tersebut dilakukan, namun menargetkan bahwa masyarakat sudah mengetahui identitas tersangka sebelum Agustus berakhir. “Tidak lewat dari bulan Agustus, mudah-mudahan akan sudah kita umumkan,” tuturnya.

Dalam kasus ini, KPK telah memeriksa anggota DPR RI Fraksi Nasdem, Satori, pada Senin (21/4/2025). Penyidik KPK masih mendalami soal penggunaan dana CSR BI dan Satori merupakan penerima dan pengguna CSR BI melalui yayasan yang ia ajukan.

BACA JUGA:  KPK Panggil Kepala BPH Migas sebagai Saksi Kasus Korupsi PT PGN

Asep menjelaskan bahwa dana CSR BI seharusnya digunakan untuk berbagai program, seperti renovasi rumah tidak layak huni (rutilahu), pengadaan ambulans, beasiswa, dan lainnya. Namun, pihaknya mendapati penyelewengan dalam penggunaannya.

“Misalkan ini untuk 50 rumah, rutilahu maksudnya ya, nanti digunakan untuk itu. Pada kenyataan yang kita temukan, itu Rutilahunya tidak, dari 50 misalkan ya, tidak semuanya, tidak 50-nya dibangun, tapi hanya misalkan 8 atau 10,” ucapnya.

Asep menambahkan bahwa modus penyelewengan dana CSR BI adalah dengan membelikan properti menggunakan dana yang seharusnya digunakan untuk program tertentu. “Terus yang 40-nya kemana? Ya itu tadi, yang 40-nya dalam bentuk uangnya tidak dibangunkan rumah, akhirnya dibelikan kepada properti, yang baru ketahuan seperti itu modusnya,” tuturnya.

BACA JUGA:  Hasan Basri Sagala: Bersihkan Labusel dari Praktik Prostitusi

KPK akan terus mengusut tuntas kasus dugaan korupsi dana CSR BI ini dan memastikan bahwa pelaku akan diadili sesuai dengan hukum yang berlaku.

Pengumuman tersangka dalam kasus ini diharapkan dapat memberikan kejelasan dan transparansi kepada masyarakat tentang perkembangan kasus dugaan korupsi dana CSR BI.

Dengan demikian, masyarakat dapat memantau dan menilai kinerja KPK dalam menangani kasus ini dan memastikan bahwa keadilan ditegakkan.

KPK berkomitmen untuk memberantas korupsi dan memastikan bahwa dana publik digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru

Gempa bumi M6,1 mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/8/2026), pukul 13.02 WIB. Foto: BMKG.

Kabupaten Nias Selatan

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan Sumut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:59 WIB