Isu Kapolri Dicopot, Istana dan DPR Kompak Membantah

- Penulis

Senin, 15 September 2025 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Foto:Ist)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi : Pihak Istana Kepresidenan dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) secara bersamaan membantah isu yang beredar mengenai pengiriman Surat Perintah Presiden (Surpres) dari Presiden Prabowo Subianto ke DPR terkait pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dengan tegas menyatakan bahwa Presiden Prabowo belum mengirimkan Surpres terkait pergantian Kapolri kepada DPR RI. “Berkenaan dengan Surpres pergantian Kapolri ke DPR bahwa itu tidak benar,” ujar Prasetyo kepada wartawan, Sabtu (13/9/2025).

Senada dengan pernyataan tersebut, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada surat dari Presiden Prabowo mengenai pergantian Kapolri yang diterima oleh DPR. “Belum ada,” kata Dasco singkat pada hari Sabtu.

BACA JUGA:  "KPK Panggil Ketua DPRD Kalsel, Terungkap Jadi Saksi Kasus Suap!"

Isu mengenai pergantian Kapolri mulai mencuat setelah unjuk rasa yang menuntut pembubaran DPR RI membesar pada tanggal 28 Agustus lalu. Insiden tragis yang menimpa seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan, yang tewas terlindas mobil lapis baja Brimob Polri, memicu kemarahan publik dan desakan reformasi di tubuh Polri.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sendiri telah merespons desakan agar dirinya mundur. Dalam konferensi pers di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Kapolri menyatakan bahwa dirinya adalah seorang prajurit yang siap menjalankan perintah dari Presiden.

Namun, Listyo Sigit juga menekankan bahwa pergantian Kapolri merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto. “Terkait dengan isu yang menyangkut dengan Kapolri itu hak prerogatif presiden. Kita prajurit kapan aja siap,” ujarnya pada Sabtu (30/8/2025).

BACA JUGA:  Ini Isi Lengkap Surat Edaran Kapolri soal Penanganan Perkara UU ITE

Dorongan untuk melakukan reformasi terhadap Polri semakin menguat dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, pegiat Hak Asasi Manusia (HAM), hingga sejumlah tokoh bangsa. Presiden Prabowo disebut-sebut akan membentuk komisi khusus untuk mengevaluasi dan mereformasi Polri.

Informasi ini muncul setelah pertemuan antara Prabowo dengan Gerakan Nurani Bangsa (GNB) di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, pada Kamis (11/9/2025) malam. Anggota GNB, Pendeta Gomar Gultom, mengungkapkan bahwa Presiden menyambut baik usulan evaluasi dan reformasi kepolisian. Detail pembentukan komisi reformasi Polri akan dijelaskan lebih lanjut oleh Presiden Prabowo kepada publik. D|Red.

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Daftar Final 23 Pemain Timnas Indonesia: Debut Mathew Baker & Kembalinya Marselino Ferdinan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 13:02 WIB

Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS

Berita Terbaru