BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sumatera Utara

- Penulis

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gelombang Tinggi. Foto: Ist.

Ilustrasi Gelombang Tinggi. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan kepada para nelayan dan masyarakat yang beraktivitas di perairan Sumatera Utara (Sumut) untuk mewaspadai potensi terjadinya gelombang tinggi pada tanggal 7 hingga 8 Januari 2026.

Menurut Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Belawan, Christen Marpaung, sejumlah perairan di Sumut berpotensi diterjang gelombang dengan ketinggian antara 1,25 hingga 2,5 meter dalam periode tersebut.

Wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami gelombang tinggi antara lain Samudera Hindia barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Batu, Perairan Kepulauan Batu, perairan barat Kepulauan Nias, dan perairan timur Kepulauan Nias.

Christen Marpaung mengimbau kepada para nelayan yang menggunakan perahu kecil untuk waspada jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter. Sementara itu, kapal tongkang juga diminta untuk berhati-hati jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.

 

“Perahu nelayan harus waspada jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter dan kapal tongkang jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter,” ujar Christen, melansir Antara, Selasa (6/1/2026).

BACA JUGA:  PLN Minta Maaf Padam Listrik Massal di Sumatera, Cuaca Buruk dan Banjir Bandang Jadi Penyebab

Peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang ini dipicu oleh adanya bibit Siklon Tropis 91S (11.0°LS, 97.4°BT) di Samudera Hindia barat daya Bengkulu. Kondisi ini menyebabkan perubahan pola angin di wilayah Indonesia, di mana bagian utara umumnya bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan 6-25 knot, dan bagian selatan bergerak dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan yang sama.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara dan Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Lampung. Selain itu, adanya sirkulasi siklonik di perairan barat Aceh dan Bibit Siklon Tropis 91S di sebelah barat daya Lampung juga mengakibatkan terbentuknya daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi), pertemuan angin (konfluensi), dan belokan angin di Sumatera Utara.

Kondisi ini memicu peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di berbagai wilayah Sumut. Suhu muka laut yang cukup hangat juga meningkatkan penambahan massa uap air, sementara kondisi atmosfer yang relatif labil turut menambah potensi pertumbuhan awan hujan.

BACA JUGA:  Pembangunan Jalan Sipiongot Dipastikan Berlanjut Pascalebaran

Christen Marpaung menjelaskan bahwa perpaduan faktor-faktor cuaca ini mendukung pertumbuhan awan konvektif dan meningkatkan potensi terjadinya hujan di beberapa wilayah Sumatera Utara dalam beberapa hari ke depan.

Wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat antara lain Labuhanbatu Utara, Langkat, Mandailing Natal, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Padang Lawas, Labuhanbatu Utara, P. Sidempuan, Sibolga, Tebing Tinggi, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Asahan, Batubara, Padang Lawas Utara, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Pakpak Bharat, Samosir, Dairi, Deli Serdang, Humbang Hasundutan, Karo, Langkat, dan Simalungun.

BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan mengambil langkah antisipatif agar aktivitas harian tetap dapat berlangsung aman dan lancar. Masyarakat juga diimbau untuk selalu merujuk kepada informasi resmi dari BMKG dan tidak mudah mempercayai informasi cuaca dari sumber yang tidak resmi. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Erni Ariyanti Sitorus Temui Massa Aksi BEM USU di DPRD Sumut, Terima Sembilan Tuntutan Mahasiswa
PGMNI Sumut dan Kesbangpol Bahas Langkah Besar untuk Tingkatkan Kesejahteraan Guru Madrasah di Sumut
Terima Permohonan Maaf Hamdani, Aktivis Hukum Sebut Erni Ariyanti Dinilai Tunjukkan Jiwa Besar dan Kedewasaan
Gubernur Bobby Nasution: MTQ ke-40 Sumut Harus Jadi Syiar Alquran Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
Willi Mangisi Turnip Kawal Ketat Sinergi Provinsi-Kabupaten untuk Percepatan 9 Ruas Jalan Simalungun
Menanggapi Dugaan “Kelalaian Medis” Prof dr RD di RS Islam Malahayati, Dinkes Provsu “Bersikap Dingin” Hanya Menyampaikan Sudah Ditangani Kemenkes RI
Muhammad Juanidi Resmi Dilantik Jadi Kajari Paluta, Kajati Sumut: Jabatan Adalah Amanah dan Ibadah
Sumut Miliki 6.110 Pos Bantuan Hukum, Bobby Nasution: Akses Keadilan Kini Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 17:50 WIB

Erni Ariyanti Sitorus Temui Massa Aksi BEM USU di DPRD Sumut, Terima Sembilan Tuntutan Mahasiswa

Senin, 15 Juni 2026 - 17:00 WIB

PGMNI Sumut dan Kesbangpol Bahas Langkah Besar untuk Tingkatkan Kesejahteraan Guru Madrasah di Sumut

Senin, 15 Juni 2026 - 16:08 WIB

Terima Permohonan Maaf Hamdani, Aktivis Hukum Sebut Erni Ariyanti Dinilai Tunjukkan Jiwa Besar dan Kedewasaan

Senin, 15 Juni 2026 - 15:28 WIB

Gubernur Bobby Nasution: MTQ ke-40 Sumut Harus Jadi Syiar Alquran Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial

Senin, 15 Juni 2026 - 10:44 WIB

Willi Mangisi Turnip Kawal Ketat Sinergi Provinsi-Kabupaten untuk Percepatan 9 Ruas Jalan Simalungun

Berita Terbaru