Empat Puluh Perusahaan Baja Terlibat Gelapkan PPN

- Penulis

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkeu Siap Bertindak, 40 Perusahaan Baja Diduga Gelapkan Pajak. Foto: Ist.

Menkeu Siap Bertindak, 40 Perusahaan Baja Diduga Gelapkan Pajak. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan komitmennya untuk memberantas praktik penggelapan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang masif di sebagian perusahaan baja. Menkeu Purbaya mengungkapkan bahwa kementeriannya telah mendeteksi sebanyak empat puluh perusahaan yang diduga kuat terlibat dalam praktik culas tersebut.

 

Menkeu Purbaya Ungkap Empat Puluh Perusahaan Baja Terlibat

Menkeu Purbaya memastikan bahwa tindakan tegas akan segera diambil dalam waktu dekat untuk menindak para pelaku penggelapan pajak tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang baja itu yang terdeteksi ada empat puluh perusahaan. Yang dua besar akan kita sidak dalam waktu singkat,” ujar Menkeu Purbaya saat ditemui di Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026), memberikan sinyal bahwa operasi penindakan akan segera dilakukan.

Menkeu Purbaya menjelaskan bahwa empat puluh perusahaan yang menjadi incaran ini tidak hanya berasal dari satu negara saja. Selain perusahaan asal China, terdapat juga perusahaan lokal Indonesia yang terindikasi melakukan pelanggaran serupa. Hal ini menunjukkan bahwa praktik penggelapan pajak telah merambah ke berbagai kalangan pelaku industri baja.

BACA JUGA:  Prabowo Nilai Ucapan Hasan Nasbi soal 'Kepala Babi Dimasak Saja' Keliru

Menkeu Purbaya mencium adanya kejanggalan dalam pengawasan internal, mengingat skala perusahaan-perusahaan tersebut cukup besar dan seharusnya mudah terpantau oleh petugas pajak.

 

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/djp-digeledah-kpk-menkeu-proses-hukum-harus-dihormati/

 

“Ada yang China, ada yang Indonesia juga. Nah, itu teka-teki saya juga. Harusnya kan kalau perusahaan besar kan gampang melihatnya. Berarti orang saya ada yang terlibat, nanti kita lihat ya,” katanya, mengindikasikan adanya kemungkinan keterlibatan oknum internal dalam praktik penggelapan pajak ini.

Praktik penggelapan PPN ini disinyalir melibatkan modus yang sangat terencana dan sistematis. Sebelumnya, pada pekan lalu, Menkeu Purbaya membeberkan bahwa perusahaan-perusahaan ini bahkan melakukan aksi “pembelian KTP” masyarakat untuk memalsukan jumlah karyawan dan data administratif lainnya guna menghindari kewajiban membayar PPN.

BACA JUGA:  Verrell Bramasta Klarifikasi Soal Rompi Loreng yang Viral: Bukan Antipeluru, Hanya Tactical Vest untuk Bawa Perlengkapan

Potensi kerugian negara dari praktik penggelapan PPN ini sangat fantastis. Dari satu perusahaan baja saja, potensi pendapatan pajak yang hilang diperkirakan mencapai lebih dari Rp4 triliun per tahun.

“Potensinya kata orang yang sudah insaf itu setahun bisa Rp4 triliun lebih, jadi besar itu, banyak perusahaan,” kata Menkeu Purbaya di Kementerian Keuangan pada pekan lalu, menggambarkan betapa besar kerugian yang diderita negara akibat praktik penggelapan pajak ini.

Meskipun identitas perusahaan-perusahaan yang terlibat sudah dikantongi, Menkeu Purbaya mengaku sedang menunggu momen yang paling tepat untuk melakukan tindakan penggerebekan secara serentak guna memastikan efektivitas penindakan hukum dan pemulihan kerugian negara. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Periksa Bos Travel Haji Maraton, Dalami Kasus Kuota Tambang Haji 2024
Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Menguat, Pelantikan Digelar Sore Ini
Korban Penyiraman Air Keras di Bekasi Meninggal Dunia, Dendam Berawal dari 2018
KPK Desak RUU Pembatasan Uang Kartal Segera Dibahas, Kunci Tekan Politik Uang
Menaker Yassierli: Serikat Pekerja Tak Hanya Advokasi, tapi Harus Dorong Peningkatan Kompetensi
Sistem Pengawasan Lumpuh, Peralatan Pemantauan Gunung Semeru Dicuri
Ironi Mantan Polisi Narkoba: Robig Zaenudin Positif Narkoba di Penjara, Dipindah ke Nusakambangan
Empat Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kemhan: Pengabdian Mereka Kehormatan Bangsa

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 13:49 WIB

KPK Periksa Bos Travel Haji Maraton, Dalami Kasus Kuota Tambang Haji 2024

Senin, 27 April 2026 - 11:21 WIB

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Menguat, Pelantikan Digelar Sore Ini

Senin, 27 April 2026 - 10:55 WIB

Korban Penyiraman Air Keras di Bekasi Meninggal Dunia, Dendam Berawal dari 2018

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

KPK Desak RUU Pembatasan Uang Kartal Segera Dibahas, Kunci Tekan Politik Uang

Sabtu, 25 April 2026 - 13:49 WIB

Menaker Yassierli: Serikat Pekerja Tak Hanya Advokasi, tapi Harus Dorong Peningkatan Kompetensi

Berita Terbaru