Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Baru Pembangunan Sumut

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Sulaiman Harahap menerima kunjungan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut Asim Saputra di Ruang Kerja Sekdaprov Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (6/3/2026). Foto: Ist.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Sulaiman Harahap menerima kunjungan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut Asim Saputra di Ruang Kerja Sekdaprov Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (6/3/2026). Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Kegiatan ini dinilai penting untuk menyediakan data ekonomi yang komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah yang lebih terarah.

Dukungan Pemprov Sumut terhadap Sensus Ekonomi 2026

Dukungan tersebut disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap saat menerima kunjungan Kepala BPS Sumut Asim Saputra di ruang kerjanya di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Jumat (6/3/2026).

Menurut Sulaiman, sensus ekonomi akan memberikan gambaran nyata mengenai kondisi dunia usaha di Sumatera Utara, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah hingga perusahaan besar. Data tersebut sangat dibutuhkan pemerintah untuk merancang kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

Ia menegaskan bahwa pembangunan yang efektif harus berbasis data yang akurat. Oleh karena itu, keberadaan sensus ekonomi menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung pengambilan keputusan di tingkat daerah.

BACA JUGA:  PARHOBAS Tolak Kampanye Negatif Jelang Pilgub Sumut 2024

“Pada prinsipnya Pemprov Sumut sangat mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 karena pembangunan membutuhkan data yang kuat. Kami siap bersinergi dengan BPS Sumut untuk menyukseskan kegiatan ini,” ujar Sulaiman.

Sulaiman juga menyampaikan bahwa pemerintah provinsi akan membantu dari sisi dukungan sumber daya manusia serta publikasi kepada masyarakat. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan sensus dapat berjalan lancar dan mendapat partisipasi luas dari pelaku usaha.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/pembatasan-penggunaan-platform-digital-bagi-anak-anak

Sementara itu, Kepala BPS Sumut Asim Saputra menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah mempersiapkan berbagai tahapan pelaksanaan sensus, termasuk proses perekrutan petugas lapangan.

Secara nasional, BPS membutuhkan sekitar 190.000 petugas sensus untuk menjalankan kegiatan tersebut. Khusus di wilayah Sumatera Utara, diperkirakan dibutuhkan sekitar 13.000 petugas untuk mendata seluruh unit usaha nonpertanian.

Asim menjelaskan bahwa para petugas akan direkrut dari berbagai kalangan, seperti mahasiswa, dosen, akademisi, hingga masyarakat umum yang memenuhi kriteria. Program ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi melalui kegiatan padat karya.

BACA JUGA:  Pemprov Sumut Susun Strategi Pengembangan Kawasan Unggulan, Perkebunan, Perikanan, dan Peternakan Jadi Fokus

Proses rekrutmen dijadwalkan dimulai pada April 2026. Setelah itu, para petugas akan mengikuti pelatihan intensif selama tiga minggu sebelum diterjunkan ke lapangan.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sendiri direncanakan berlangsung pada Mei hingga Juli 2026. Dalam kegiatan ini, BPS akan mendata seluruh usaha di sektor nonpertanian untuk memperoleh gambaran struktur ekonomi yang lebih lengkap.

Sebagai informasi, sensus ekonomi dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali. Pada Sensus Ekonomi 2016 lalu tercatat sekitar 1,18 juta usaha atau perusahaan nonpertanian di Sumatera Utara yang tersebar dalam 13 kategori lapangan usaha sesuai klasifikasi yang berlaku. Data terbaru dari sensus 2026 diharapkan mampu memberikan gambaran lebih akurat mengenai perkembangan ekonomi daerah. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Satu tanggapan untuk “Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Baru Pembangunan Sumut”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Surya: Aset Sumut Harus Clear and Clean Jadi Mesin Penggerak PAD dan Ekonomi Daerah
Wagub Surya Saksikan SKB RBI: Perlindungan Perempuan dan Anak Wajib Masuk Program Kerja 2027
Jalan Longsor Pamah Semelir Langkat Diperbaiki Oktober 2026, Gubernur Bobby Pastikan Air Bersih Segera Mengalir
Wapres Gibran Jamin Seluruh Biaya Pengobatan Korban Dugaan Keracunan MBG di Karo
Wapres Gibran Kunjungi Kabupaten Karo, Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di Berastagi
BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Aceh dan Sumut 11–13 September 2026
Bobby Nasution Tekankan Eksekusi Cepat dan Tepat Sasaran Perubahan APBD Sumut 2026
PSEL Medan Raya Capai Tahap Eksekusi, Grounding Dijadwalkan Desember 2026
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:49 WIB

Wagub Surya: Aset Sumut Harus Clear and Clean Jadi Mesin Penggerak PAD dan Ekonomi Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 13:45 WIB

Wagub Surya Saksikan SKB RBI: Perlindungan Perempuan dan Anak Wajib Masuk Program Kerja 2027

Sabtu, 12 September 2026 - 13:08 WIB

Jalan Longsor Pamah Semelir Langkat Diperbaiki Oktober 2026, Gubernur Bobby Pastikan Air Bersih Segera Mengalir

Sabtu, 12 September 2026 - 11:25 WIB

Wapres Gibran Jamin Seluruh Biaya Pengobatan Korban Dugaan Keracunan MBG di Karo

Jumat, 11 September 2026 - 16:18 WIB

Wapres Gibran Kunjungi Kabupaten Karo, Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di Berastagi

Berita Terbaru

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. Foto: Ist.

Nasional

Karhutla 2026: Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:44 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid. Foto: Ist.

Nasional

OTT KPK ATR/BPN: Nusron Wahid Disorot, 8 Tersangka Ditahan

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:26 WIB