Vicky Mundur dari Polisi, Polda Sulut Tegaskan Fakta

Sabtu, 4 April 2026 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan memberikan klarifikasi soal viral kabar anggota polisi, Vicky Katiandagho mundur akibat dimutasi saat menangani kasus korupsi. Foto: Ist.

Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan memberikan klarifikasi soal viral kabar anggota polisi, Vicky Katiandagho mundur akibat dimutasi saat menangani kasus korupsi. Foto: Ist.

Manado-Mediadelegasi: Nama anggota kepolisian Vicky Katiandagho mendadak ramai diperbincangkan di media sosial setelah beredar kabar bahwa dirinya mengundurkan diri dari institusi kepolisian karena dimutasi saat menangani perkara korupsi. Isu Vicky mundur dari polisi tersebut memicu berbagai spekulasi publik terkait alasan di balik keputusannya meninggalkan dinas kepolisian.

Vicky Mundur dari Polisi Picu Spekulasi Publik

Menanggapi kabar yang beredar luas, Polda Sulawesi Utara langsung memberikan penjelasan resmi. Pihak kepolisian menegaskan bahwa mutasi yang dialami Vicky bukanlah hal luar biasa, melainkan bagian dari rotasi rutin dalam organisasi kepolisian.

Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Utara, Alamsyah P. Hasibuan, menyampaikan bahwa mutasi tersebut merupakan bagian dari program tour of duty dan tour of area yang telah direncanakan sejak lama.

“Mutasinya bersifat rutin,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/3/2026).

Menurut Alamsyah, kebijakan tersebut sudah tertuang dalam surat keputusan mutasi yang berlaku pada tahun 2024. Program tersebut memang bertujuan untuk penyegaran organisasi serta pemerataan pengalaman tugas bagi anggota kepolisian.

BACA JUGA:  Polisi Tangkap Pelaku Penembakan Remaja di Pekanbaru, Ternyata ASN

Sebelum dimutasi, Vicky diketahui bertugas di Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polres Minahasa. Dalam mutasi tersebut, ia dipindahkan untuk bertugas di Polres Kepulauan Talaud bersama sejumlah personel lainnya.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/sinyal-darurat-garuda-panglima-tni-hubungi-prajurit-lebanon/

Mutasi tersebut tercantum dalam Surat Keputusan bernomor Kep 534/X/2024 yang memuat rotasi terhadap sekitar 20 personel bintara. Kepolisian menegaskan bahwa rotasi seperti ini merupakan hal yang lazim dilakukan dalam struktur organisasi.

Selama menjalankan tugas di Unit Tipikor, Vicky diketahui sempat terlibat dalam penanganan beberapa kasus dugaan korupsi. Beberapa perkara bahkan telah dinyatakan lengkap atau P21 dan dilimpahkan ke tahap selanjutnya.

Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa penanganan perkara tidak pernah bergantung pada satu orang anggota saja. Setiap penyelidikan dan penyidikan dilakukan secara kolektif oleh tim dalam satuan kerja.

Isu yang berkembang di media sosial menyebutkan bahwa Vicky mendapat tekanan setelah mengungkap sejumlah perkara korupsi. Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar dan tidak memiliki dasar yang jelas.

BACA JUGA:  GSH Diamankan Polisi Purwakarta, Barang Bukti Narkoba dan Senpi

Alamsyah menjelaskan bahwa keputusan Vicky untuk mundur dari kepolisian merupakan pilihan pribadi. Pengajuan pengunduran diri tersebut diajukan pada tahun 2025 dan kemudian disetujui pada Januari 2026 melalui mekanisme pensiun dini.

Ia juga menyebut bahwa keputusan tersebut diambil atas pertimbangan pribadi dan telah mendapat persetujuan dari keluarga. Dengan demikian, tidak ada kaitan antara mutasi yang terjadi dengan keputusan pengunduran dirinya.

Sebelumnya, Vicky sempat mengunggah video perpisahan yang memperlihatkan dirinya memberi hormat kepada bendera Merah Putih di halaman markas Polda Sulawesi Utara. Dalam video tersebut, ia juga terlihat bersujud sebelum meninggalkan lokasi bersama putrinya, yang kemudian memicu berbagai reaksi publik di media sosial. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua GCP: Saya Di-prank, KPU Harus Bertanggung Jawab Polemik Ijazah Gibran
Febrie Adriansyah Didakwa Peras Rp55 Miliar dari Tan Kian Agar Tak Jadi Tersangka Jiwasraya
KPK Panggil Eks Bupati Tapsel & Madina, 15 Saksi Diperiksa Pengembangan Korupsi Jalan Sumut
Gibran Buka Suara: Kuliah S1 di Singapura Bukti Telah Lulus Pendidikan Sebelumnya
Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Bawa Putusan MK soal Tak Ada Bukti Ijazah Setara SMA
KPK Masih Tunggu Nusron Wahid Hadir, 8 Tersangka Kasus Suap HGB Bogor Sudah Ditetapkan
Pakar Hukum: MK Tetap dalam Koridor Kewenangan, Alihkan Masalah Gibran ke Jalur Pemakzulan
Kabut Asap Kembali Selimuti Pekanbaru, PC PMII Desak Pemerintah Perkuat Langkah Konkret dan Penanganan Sumber Asap
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Ketua GCP: Saya Di-prank, KPU Harus Bertanggung Jawab Polemik Ijazah Gibran

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Febrie Adriansyah Didakwa Peras Rp55 Miliar dari Tan Kian Agar Tak Jadi Tersangka Jiwasraya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:15 WIB

KPK Panggil Eks Bupati Tapsel & Madina, 15 Saksi Diperiksa Pengembangan Korupsi Jalan Sumut

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:45 WIB

Gibran Buka Suara: Kuliah S1 di Singapura Bukti Telah Lulus Pendidikan Sebelumnya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Bawa Putusan MK soal Tak Ada Bukti Ijazah Setara SMA

Berita Terbaru

Camat Sungaikanan, Yusran Hasian Harahap SE MM (dua kiri), Perwakilan Kebun B Simangunsong (tiga kanan), Tokoh masyarakat H Kodirun Harahap SH (dua kanan) bersama jajaran Polsek Sungaikanan dan Personel Koramil 12/Langgapayung saat meninjau langsung longsor hebat sudut Kebun B di Desa Sabungan, Sungaikanan, Labusel, kemarin. Foto: D|maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Sengkarut Gurita Bisnis Kebun di Sabungan Labusel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:54 WIB