Hujan Deras Guyur Jakarta, 12 RT di Jaksel Terendam Banjir

- Penulis

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Suasana di salah satu jalanan di wilayah Jakarta Selatan yang tergenang banjir akibat hujan deras dan luapan Kali Krukut. Sebanyak 12 RT di kawasan Petogogan tercatat terendam air dengan ketinggian mencapai sekitar 20 cm.

Foto: Suasana di salah satu jalanan di wilayah Jakarta Selatan yang tergenang banjir akibat hujan deras dan luapan Kali Krukut. Sebanyak 12 RT di kawasan Petogogan tercatat terendam air dengan ketinggian mencapai sekitar 20 cm.

Jakarta-Mediadelegasi: Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jakarta pada Sabtu sore, 2 Mei 2026, menyebabkan terjadinya genangan air di sejumlah titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat bahwa setidaknya terdapat 12 Rukun Tetangga (RT) di wilayah Jakarta Selatan yang terendam banjir.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Jakarta, Mohamad Yohan, membenarkan hal tersebut dalam keterangannya. Berdasarkan data yang dihimpun hingga pukul 18.00 WIB, pihaknya memastikan adanya genangan yang meluas di beberapa kelurahan.

“BPBD mencatat berdasarkan data pukul 18.00 WIB, saat ini terdapat 12 RT tergenang air,” ujar Yohan saat dikonfirmasi, Sabtu (2/5/2026).

Lebih lanjut, Yohan menjelaskan bahwa lokasi yang terdampak banjir tersebut berada di wilayah Petogogan. Tinggi muka air yang menggenangi permukiman warga di kawasan ini tercatat mencapai sekitar 20 sentimeter.

Terjadi banjir di wilayah Petogogan, Jakarta Selatan dengan ketinggian air 20 cm. Genangan terjadi akibat hujan deras dan luapan Kali Krukut.

BACA JUGA:  Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Erupsi, Kolom Abu Vulkanis Setinggi 2.000 Meter Membubung ke Langit

Dari pantauan di lapangan, genangan air tersebut diketahui terjadi akibat dua faktor utama. Pertama adalah tingginya curah hujan yang turun dalam waktu cukup lama, dan kedua disebabkan oleh adanya luapan air dari Kali Krukut yang meluap melebihi debit normalnya.

Kondisi ini tentu saja mengganggu aktivitas warga yang sedang beraktivitas di luar rumah maupun yang sedang berada di jalanan. Arus lalu lintas di sekitar kawasan tersebut pun terpengaruh dan berpotensi menimbulkan kemacetan.

Merespons situasi ini, BPBD Jakarta mengimbau seluruh masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan rawan banjir, untuk tetap waspada dan berhati-hati. Warga diminta untuk selalu memantau perkembangan cuaca dan kondisi lingkungan sekitar.

“Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” tegas Yohan mengingatkan saluran pengaduan yang bisa diakses kapan saja.

BACA JUGA:  KPK Setor Rp8 Miliar ke Kas Negara dari Hasil Lelang Barang Rampasan Koruptor

Untuk menangani situasi ini, pihak BPBD memastikan bahwa personel dan peralatan telah dikerahkan ke lokasi bencana. Tim gabungan dari berbagai instansi terkait juga sudah diturunkan untuk bekerja sama.

“Unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas,” jelasnya.

Pihak pemerintah daerah menargetkan agar genangan air tersebut bisa segera surut dalam waktu yang relatif cepat sehingga aktivitas warga bisa kembali normal. Upaya pemompaan dan pembukaan saluran air terus dilakukan secara maksimal hingga kondisi benar-benar aman. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bank Indonesia Kembali Naikkan Suku Bunga Acuan Menjadi 5,75 Persen, Jaga Stabilitas Rupiah dan Inflasi
Usai Magang, Menaker Ajak Peserta MagangHub Batch III Ikuti Sertifikasi Kompetensi Perkuat Daya Saing Kerja
Eksekusi Pengosongan Hotel Sultan di Kawasan GBK Berujung Ricuh, Akses Masuk Kawasan Ditutup Sementara
MK Kabulkan Penarikan Perkara Uji UU Polri, Kedudukan Polri Tetap di Bawah Presiden
Dugaan Korupsi KIP Kuliah di LLDIKTI Wilayah I Kian Menguat, Desakan Audit dan Penegakan Hukum Menggema Hingga Pusat
Kasus Hanania Group: 620 Korban Baru Lapor ke Polda Metro Jaya, Total Kerugian Capai Rp35 Miliar
Mahkamah Agung Ajukan Tambahan Anggaran Rp 10,3 Triliun Tahun 2027, Sebagian Besar untuk Pembangunan dan Rehabilitasi Fasilitas Peradilan
Presiden Prabowo Panggil Menteri Kabinet, Terima Laporan Hasil Kunjungan Kerja Luar Negeri dan Perkembangan Investasi
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:14 WIB

Bank Indonesia Kembali Naikkan Suku Bunga Acuan Menjadi 5,75 Persen, Jaga Stabilitas Rupiah dan Inflasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:53 WIB

Eksekusi Pengosongan Hotel Sultan di Kawasan GBK Berujung Ricuh, Akses Masuk Kawasan Ditutup Sementara

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:31 WIB

MK Kabulkan Penarikan Perkara Uji UU Polri, Kedudukan Polri Tetap di Bawah Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:10 WIB

Dugaan Korupsi KIP Kuliah di LLDIKTI Wilayah I Kian Menguat, Desakan Audit dan Penegakan Hukum Menggema Hingga Pusat

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:40 WIB

Kasus Hanania Group: 620 Korban Baru Lapor ke Polda Metro Jaya, Total Kerugian Capai Rp35 Miliar

Berita Terbaru