Purbaya Buka Suara soal Sapi Kurban Presiden, Sebut Mungkin Gunakan Dana Pribadi

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pemberitaan penyaluran 1.098 sapi kurban Presiden RI Prabowo Subianto yang menjadi sorotan terkait penggunaan anggaran dan bantuan sosial pada momentum Iduladha 1447 Hijriah. Foto: Ist.

Ilustrasi pemberitaan penyaluran 1.098 sapi kurban Presiden RI Prabowo Subianto yang menjadi sorotan terkait penggunaan anggaran dan bantuan sosial pada momentum Iduladha 1447 Hijriah. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara terkait penyerahan 1.098 ekor sapi kurban oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada momentum Iduladha 1447 Hijriah.

Purbaya mengaku belum mengetahui secara rinci mengenai sumber anggaran untuk pengadaan ribuan sapi kurban tersebut yang disebut-sebut mencapai sekitar Rp100 miliar.

Menurut dia, persoalan penggunaan anggaran tersebut sebaiknya ditanyakan langsung kepada Kementerian Sekretariat Negara yang menangani penyaluran bantuan kurban Presiden.

“Saya belum tahu detailnya, silakan tanya ke Mensesneg,” ujar Purbaya saat ditemui di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, Kamis (28/5/2026).

Meski demikian, Purbaya menduga dana pengadaan sapi kurban tersebut kemungkinan berasal dari dana pribadi, bukan sepenuhnya menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Sebelumnya, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menjelaskan bahwa bantuan sapi kurban Presiden merupakan program rutin pemerintah yang telah berjalan setiap tahun.

BACA JUGA:  Komisi I DPR Dukung Perpres 111/2025: Penyebaran Budaya LGBT Ditetapkan Jadi Ancaman Nonmiliter

Menurut Juri, bantuan tersebut bertujuan membantu masyarakat di berbagai daerah agar dapat merayakan Iduladha dan menikmati daging kurban bersama.

Ia mengatakan, penyaluran hewan kurban oleh Presiden merupakan bagian dari bentuk bantuan sosial pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan.

Karena itu, penggunaan anggaran negara untuk program bantuan kurban dinilai wajar dan bukan hal baru dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Di sisi lain, Purbaya juga turut melaksanakan ibadah kurban pada Iduladha tahun ini dengan menyerahkan dua ekor sapi berukuran besar.

Salah satu sapi kurban diserahkan untuk pemotongan di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan di Jakarta, Rabu (27/5/2026).

Purbaya menjelaskan, sapi tersebut merupakan jenis simmental yang dikenal sebagai sapi potong dengan ukuran tubuh besar. Berat sapi itu diperkirakan mencapai sekitar 890 kilogram.

Selain di lingkungan DJP, Purbaya juga menyerahkan satu ekor sapi lainnya di sekitar kediaman pribadinya di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan.

BACA JUGA:  Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Roy Suryo Sebut Jadi Angin Segar Perkara Ijazah Jokowi

Ia bahkan menyebut sapi yang ditempatkan di dekat rumahnya memiliki ukuran lebih besar dibanding sapi yang diserahkan ke DJP.

Purbaya menegaskan seluruh biaya pembelian hewan kurban tersebut berasal dari dana pribadi, bukan menggunakan uang negara ataupun fasilitas APBN.

Menurutnya, dana untuk membeli sapi kurban berasal dari anggaran pribadi yang sebelumnya dipersiapkan untuk perjalanan ibadah haji tahun ini. Namun, karena batal berangkat ke Tanah Suci, dana tersebut kemudian dialihkan untuk membeli hewan kurban.

Meski mengaku sedih batal menunaikan ibadah haji tahun ini, Purbaya tetap bersyukur dan berharap dapat memperoleh kesempatan berangkat haji pada tahun mendatang. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Emas Ilegal Rp61 Miliar di 5 Bandara Internasional
MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas Usai Dinilai Takut Jemput Paksa Nusron Wahid
Eksepsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditunda, Sidang Dugaan Pemerasan Lanjut ke Pembuktian
Habiburokhman Ditunjuk Jadi Ketua Panja RUU Perampasan Aset, DPR Targetkan Sah Desember
Gunung Semeru Erupsi 5 Kali Sejak Dini Hari, Status Siaga Level III
KPK Bantah Video Jemput Paksa Nusron Wahid: Penyidik Siapkan Panggilan Ulang
Dirjen Imigrasi Pastikan Menteri ATR Nusron Wahid Sudah Kembali ke Indonesia Usai dari Singapura
KPK Surati Panglima TNI Soal Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB yang Libatkan Oknum Prajurit
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Emas Ilegal Rp61 Miliar di 5 Bandara Internasional

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:29 WIB

MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas Usai Dinilai Takut Jemput Paksa Nusron Wahid

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Eksepsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditunda, Sidang Dugaan Pemerasan Lanjut ke Pembuktian

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Gunung Semeru Erupsi 5 Kali Sejak Dini Hari, Status Siaga Level III

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:34 WIB

KPK Bantah Video Jemput Paksa Nusron Wahid: Penyidik Siapkan Panggilan Ulang

Berita Terbaru