BMKG: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Lampung, Jakarta, hingga Yogyakarta Akibat Bibit Siklon Tropis 93S

Sabtu, 20 Desember 2025 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bibit Siklon Tropis 93S diketahui masih ada di Samudra Hindia tepatnya sebelah selatan Jawa Barat. Foto: Ist.

Bibit Siklon Tropis 93S diketahui masih ada di Samudra Hindia tepatnya sebelah selatan Jawa Barat. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia akibat keberadaan Bibit Siklon Tropis 93S. Masyarakat di Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk waspada terhadap hujan lebat disertai angin kencang.

Menurut informasi yang disampaikan BMKG melalui akun Instagram @infoBMKG, Bibit Siklon Tropis 93S saat ini berada di Samudra Hindia, sebelah selatan Jawa Barat. Sistem bibit siklon tropis ini terpantau terus menguat dan diprediksi akan bertransformasi menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.

“Saat ini posisi berada di sekitar Samudra Hindia sebelah selatan Jawa Barat,” tulis BMKG. “Sistem Bibit Siklon Tropis 93S memiliki peluang tinggi untuk menjadi Siklon Tropis dalam periode 24 jam ke depan.”

BMKG mencatat bahwa Bibit Siklon Tropis 93S mulai terbentuk pada Kamis (11/12/2025) pukul 07.00 WIB di sebelah selatan Nusa Tenggara Barat (NTB). Keberadaan bibit siklon tropis ini berdampak signifikan terhadap kondisi cuaca ekstrem dan tinggi gelombang laut di Indonesia.

BACA JUGA:  Penghentian SPPG Jawa Picu Evaluasi Program Gizi

Berikut adalah dampak tidak langsung dari Bibit Siklon Tropis 93S yang perlu diwaspadai hingga Minggu (21/12/2025) pukul 07.00 WIB:

  • Hujan Intensitas Lebat hingga Sangat Lebat: Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY
  • Angin Kencang: Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY
  • Gelombang Laut 1,5 hingga 2,5 Meter (Moderate Sea): Perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Jawa Timur hingga NTB, Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, Samudra Hindia selatan Banten hingga NTB.

Masyarakat di wilayah-wilayah yang disebutkan di atas diimbau untuk selalu memantau informasi terkini dari BMKG dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan untuk mengurangi risiko dampak cuaca ekstrem.

BACA JUGA:  Landasan Kebijakan Kerja: Menaker Tegaskan Sensus Ekonomi 2026 Kunci Industri Berdaya Saing

 

BMKG juga mengimbau kepada para nelayan dan pelaku aktivitas maritim lainnya untuk berhati-hati terhadap potensi gelombang tinggi dan angin kencang di wilayah perairan yang terdampak.

Pemerintah daerah setempat juga diharapkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengantisipasi dampak buruk yang mungkin terjadi akibat cuaca ekstrem ini.

Dengan adanya peringatan dini ini, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan siap menghadapi potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Keselamatan diri dan keluarga harus menjadi prioritas utama dalam situasi seperti ini.

BMKG akan terus memantau perkembangan Bibit Siklon Tropis 93S dan memberikan informasi terbaru kepada masyarakat. Diharapkan, dengan informasi yang akurat dan tepat waktu, masyarakat dapat mengambil keputusan yang tepat untuk melindungi diri dan keluarga dari dampak buruk cuaca ekstrem. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puluhan Bus PO Sinar Jaya Terbakar di Cikarang Barat, Api Merembet Karena Parkir Terlalu Rapat
DPR Resmi Setujui Nuzran Joher Jadi Ketua Ombudsman RI Gantikan Hery Susanto
Yaqut Cholil Qoumas Hadapi Sidang Perlawanan Meski Kurang Sehat, Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar
Polda Metro Jaya Amankan 21 Orang Bawa Flare & Bahan Bom Molotov Jelang Demo BEM UI di Bundaran HI
Kemnaker: Semangat HUT ke-81 RI Dorong Penguatan SDM dan Perluasan Kesempatan Kerja
BNPB: 38 Orang Tewas Akibat Gempa M 7,7 NTT, 2.000 Warga Mengungsi Mandiri
Wapres Gibran Kukuhkan 76 Anggota Paskibraka Tingkat Pusat 2026, Siap Tugas di HUT ke-81 RI
Istana Pastikan Kesiagaan Penuh Penanganan Pascagempa M 7,7 Nagekeo NTT: Pemerintah Diterjunkan ke Lokasi Terdampak
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Puluhan Bus PO Sinar Jaya Terbakar di Cikarang Barat, Api Merembet Karena Parkir Terlalu Rapat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:19 WIB

DPR Resmi Setujui Nuzran Joher Jadi Ketua Ombudsman RI Gantikan Hery Susanto

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:13 WIB

Yaqut Cholil Qoumas Hadapi Sidang Perlawanan Meski Kurang Sehat, Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:57 WIB

Polda Metro Jaya Amankan 21 Orang Bawa Flare & Bahan Bom Molotov Jelang Demo BEM UI di Bundaran HI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Kemnaker: Semangat HUT ke-81 RI Dorong Penguatan SDM dan Perluasan Kesempatan Kerja

Berita Terbaru