Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan: Tidak Ada Rencana Reshuffle Kabinet, Nama Chatib Basri Hanya Isu Tanpa Dasar

- Penulis

Senin, 8 Juni 2026 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan keterangan pers di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026). Foto: Ist.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan keterangan pers di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026). Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Kabar yang beredar luas di masyarakat mengenai kemungkinan masuknya nama Chatib Basri ke dalam jajaran Kabinet Merah Putih akhirnya mendapatkan jawaban resmi dari pemerintah. Isu yang menyebutkan bahwa mantan Menteri Keuangan tersebut akan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di posisi Menteri Keuangan ternyata tidak memiliki dasar kebenaran. Pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, membantah tegas kabar tersebut sekaligus menegaskan tidak ada rencana perombakan kabinet dalam waktu dekat.

Prasetyo Hadi memberikan penjelasan resmi ini saat ditemui awak media di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin, 8 Juni 2026. Ia menanggapi berbagai spekulasi yang belakangan ini berkembang pesat di kalangan pengamat politik, ekonom, maupun di ruang publik, yang mengaitkan nama-nama tokoh tertentu dengan kursi menteri, khususnya di lingkungan Kementerian Keuangan.

Menurut Prasetyo, penegasan mengenai tidak adanya rencana pergantian atau perombakan kabinet ini sebenarnya sudah sering disampaikan oleh pihaknya maupun pihak kepresidenan. Namun, karena isu ini terus berulang dan kembali mengemuka, ia merasa perlu untuk kembali mengulangi pernyataan resmi tersebut agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di kalangan masyarakat luas.

“Berkali-kali sudah kami sampaikan tidak ada rencana reshuffle,” tegas Prasetyo Hadi dengan nada lugas, menutup peluang adanya perubahan susunan menteri dalam waktu yang dekat. Pernyataan ini menjadi jawaban langsung atas spekulasi yang menyebutkan adanya ketidakcocokan arah kebijakan atau penilaian kinerja yang dianggap kurang memuaskan sehingga memicu pergantian.

BACA JUGA:  Mafia BBM & LPG di Jatim Dibongkar, Negara Rugi Rp7,5 Miliar

Khusus terkait nama Chatib Basri yang santer disebut-sebut sebagai calon pengganti Purbaya Yudhi Sadewa, Prasetyo meminta agar semua pihak tidak lagi mengaitkan nama-nama individu dengan isu pergantian jabatan tersebut. Ia menegaskan bahwa isu yang beredar itu hanyalah asumsi publik dan tidak berdasar pada rencana atau keputusan apa pun yang telah dibuat oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Karena memang sesungguhnya tidak, tidak sedang ada rencana pergantian,” tambahnya. Prasetyo menjelaskan bahwa susunan kabinet saat ini masih dianggap solid dan bekerja sesuai arahan yang telah ditetapkan pemerintah. Fokus utama pemerintahan saat ini adalah pelaksanaan program kerja, bukan perombakan struktur organisasi kabinet.

Prasetyo juga mengingatkan bahwa kebijakan mengenai perombakan atau penyegaran kabinet sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Namun, hingga saat ini, Presiden belum memberikan sinyal atau arahan apa pun yang mengarah pada keinginan untuk mengubah susunan pembantunya.

Ia juga menekankan bahwa jika di kemudian hari memang diperlukan penyesuaian, penyegaran, atau perubahan dalam susunan kabinet — baik itu menyangkut satu kementerian maupun lebih — masyarakat tidak perlu khawatir atau bingung, karena Presiden akan menyampaikannya secara resmi dan terbuka kepada publik pada waktunya yang tepat.

BACA JUGA:  Pemerintah Luncurkan Program 20 Ribu Rumah untuk Guru

“Nanti kalau memang kita merasa, tidak hanya salah satu kementerian ya, kalau memang Presiden merasa harus ada penyegaran atau perubahan, pada waktunya nanti akan disampaikan kepada masyarakat,” jelas Prasetyo, memastikan bahwa setiap kebijakan strategis seperti itu akan dikomunikasikan secara transparan.

Pernyataan ini sekaligus menepis anggapan yang berkembang bahwa isu pergantian di Kementerian Keuangan muncul karena adanya tekanan atau kritik terhadap kebijakan ekonomi yang dijalankan saat ini. Pemerintah menegaskan bahwa koordinasi antarlembaga berjalan baik dan arah kebijakan ekonomi makro tetap konsisten dengan visi pembangunan nasional.

Prasetyo berharap penjelasan ini dapat menjadi rujukan utama bagi masyarakat dan media massa agar tidak terjebak dalam berita yang belum tentu kebenarannya. Ia mengimbau agar perhatian publik lebih diarahkan pada kinerja nyata pemerintah dalam menyejahterakan rakyat, bukan pada isu pergantian pejabat yang saat ini tidak ada rencananya.

Dengan pernyataan tegas ini, maka isu yang sempat mengaitkan nama Chatib Basri dan Purbaya Yudhi Sadewa dalam bursa pergantian Menteri Keuangan dapat dikesampingkan. Kabinet Merah Putih dipastikan tetap berjalan dengan susunan yang ada saat ini, dan masyarakat diminta tetap tenang serta mendukung program kerja pemerintah demi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan bangsa. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mendagri Tito Karnavian Minta Kepala Daerah Setop Rekrut Honorer Baru karena Jadi Beban
Rupiah Anjlok ke Rp 18.201 per Dollar AS, Pemerintah Diminta Perbaiki Sentimen Pasar
Said Iqbal Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan, Setingkat Menteri
Gempa Dahsyat M 7,9 Guncang Tahuna Sangihe, Kedalaman 105 Km, Belum Ada Laporan Kerusakan
Polemik Usulan Sipil Pimpin Polri: Sahroni Minta Pigai Fokus Urus Pelanggaran HAM
Proses Pemulangan Berjalan Lancar, 29.344 Jemaah Haji Indonesia Sudah Kembali ke Tanah Air
Kecelakaan Maut Tol Pekanbaru-Dumai: Sopir Hiace Diduga Tertidur Sesaat, 5 Orang Tewas
Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Kembali, Kolom Abu Setinggi 1.500 Meter Mengarah Barat
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 14:46 WIB

Mendagri Tito Karnavian Minta Kepala Daerah Setop Rekrut Honorer Baru karena Jadi Beban

Senin, 8 Juni 2026 - 14:27 WIB

Rupiah Anjlok ke Rp 18.201 per Dollar AS, Pemerintah Diminta Perbaiki Sentimen Pasar

Senin, 8 Juni 2026 - 13:10 WIB

Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan: Tidak Ada Rencana Reshuffle Kabinet, Nama Chatib Basri Hanya Isu Tanpa Dasar

Senin, 8 Juni 2026 - 11:02 WIB

Gempa Dahsyat M 7,9 Guncang Tahuna Sangihe, Kedalaman 105 Km, Belum Ada Laporan Kerusakan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:59 WIB

Polemik Usulan Sipil Pimpin Polri: Sahroni Minta Pigai Fokus Urus Pelanggaran HAM

Berita Terbaru

Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS(Foto:Ist)

Jakarta

Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS

Senin, 8 Jun 2026 - 13:02 WIB