Imigrasi Sumut Kecolongan, WNA Singapura Disebut Lalu Lalang hingga Operasikan Home Industry Vape Narkoba di Medan

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Dr. Parlindungan Nainggolan, S.H., M.H. Foto: Ist.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Dr. Parlindungan Nainggolan, S.H., M.H. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Terungkapnya pabrik narkotika jenis vape yang diduga melibatkan warga negara asing (WNA) asal Singapura di Kota Medan menjadi sorotan publik, khususnya terkait efektivitas pengawasan pihak imigrasi di Sumatera Utara. Senin 22/06/2026.

Kasus yang diungkap Satresnarkoba Polrestabes Medan pada Senin (17/05/2026) tersebut memicu perhatian karena diduga berkaitan dengan jaringan peredaran narkotika lintas negara.

Dalam pengungkapan kasus, polisi terlebih dahulu mengamankan tersangka berinisial MWQ di Medan Perjuangan. Selanjutnya, petugas melakukan penelusuran ke salah satu hotel di Kota Medan dan menangkap tersangka lain berinisial TM seorang Warga Negara Asing, yang diduga berperan dalam memasok bahan baku untuk produksi vape narkotika tersebut.

Perhatian publik semakin meningkat setelah diketahui bahwa TM diduga telah beberapa kali keluar masuk Indonesia sejak tahun 2025. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana mekanisme pengawasan terhadap aktivitas orang asing, khususnya di wilayah Sumatera Utara yang kerap menjadi jalur strategis peredaran narkotika.

BACA JUGA:  Banjir Bandang Sumatera Utara: Gakkum KLHK Usut Tuntas Perusak Hutan

Isu pengawasan keimigrasian belakangan sering mencuat seiring sejumlah kasus sebelumnya yang berkaitan dengan penyalahgunaan izin tinggal dan dokumen keimigrasian oleh WNA di Indonesia yang menyeret Wakil Menteri Imigrasi Pemasyarakatan Slimy Karim hingga masuk dalam penagangan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Menanggapi kasus tersebut, Awak Media mencoba meminta klarifikasi kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Parlindungan Nainggolan, saat dikonfirmasi pada Senin (22/6/2026) pukul 16.35 WIB, ia malah menyampaikan bahwa pihaknya masih berkoordinasi dengan Polrestabes Medan terkait penanganan perkara.

“Penanganan kasus tindak pidana narkotika berada di ranah kepolisian. Kami masih berkoordinasi dengan Polrestabes Medan untuk mendukung proses penyidikan,” ujarnya.

Awak media kemudian merasa janggal atas klarifikasi yang diberikan oleh Parlindungan Nainggolan, sebab kita sangat memahami persoalan Narkotika itu ranahnya Satuan Reserse Narkotika di kepolisian.

Namun kolerasinya hari ini menyangkut ijin tinggal dan dugaan kelalaian sehingga WNA mampu mendirikan Home Industri Narkotika jenis Etimodate / Pod Getar di Medan Sumatera Utara.

BACA JUGA:  KSPPM Soroti Jejak TPL dalam Bencana Ekologis Sumatera Utara

Kasus ini kini menjadi perhatian publik dan mendorong diskusi mengenai penguatan sistem pengawasan orang asing, mulai dari pemeriksaan dokumen, verifikasi tujuan kedatangan, hingga pemantauan aktivitas selama berada di Indonesia yang dianggap terabaikan dalam persoalan ini.

Sejumlah pihak menilai, evaluasi menyeluruh diperlukan untuk memperkuat pencegahan terhadap potensi penyalahgunaan izin tinggal maupun aktivitas ilegal yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat.

Terungkapnya kasus ini juga mempertegas pentingnya sinergi antara aparat penegak hukum dan instansi terkait dalam memperketat pengawasan terhadap mobilitas WNA, khususnya di wilayah Sumatera Utara yang dinilai rawan terhadap kejahatan Narkotika yang sering dikaitkan Peredaran kasus Lintas Negara. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Penulis : GS

Editor : Alan

Sumber Berita: Biro Labuhan Batu Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Sumut Genjot Registrasi Perlinsos Digital Pasang Target Tepat Sasaran 2027
Kejati Sumut Usut Kebocoran Anggaran Rp7 Miliar di PDAM Tirta Lihou Simalungun
Pemprov Sumut Gandeng USU Rumuskan Solusi Pembangunan di Tengah Penurunan Anggaran 2027
Mantan Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan Jadi Tersangka Korupsi Pasar Ikan Modern Rp22 Miliar
Pemutihan Pajak Kendaraan Sumut Mulai Berjalan, Samsat Dipadati Warga Hingga 30 November 2026
Bobby Nasution Cari Jalur Luar APBD Bangun Infrastruktur Nelayan Nias Selatan, Libatkan Swasta & Bank
Toyota Land Cruiser 300 Muncul di Anggaran Dinkes Sumut Rp2,7 Miliar, LIPPSU Desak Aparat Turun Tangan
Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Digelar Nopember 2026, Bebas Denda dan Pajak Progresif
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:56 WIB

Pemprov Sumut Genjot Registrasi Perlinsos Digital Pasang Target Tepat Sasaran 2027

Jumat, 6 November 2026 - 11:06 WIB

Kejati Sumut Usut Kebocoran Anggaran Rp7 Miliar di PDAM Tirta Lihou Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 16:15 WIB

Pemprov Sumut Gandeng USU Rumuskan Solusi Pembangunan di Tengah Penurunan Anggaran 2027

Rabu, 4 November 2026 - 11:25 WIB

Mantan Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan Jadi Tersangka Korupsi Pasar Ikan Modern Rp22 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 13:57 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan Sumut Mulai Berjalan, Samsat Dipadati Warga Hingga 30 November 2026

Berita Terbaru