Medan-Mediadelegasi: Proses pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) Tahun Anggaran 2026 di Dinas Perhubungan Kota Medan yang disebut bernilai ratusan miliar rupiah terus menjadi perhatian. Di tengah tahapan pengadaan yang masih berlangsung, beredar informasi di kalangan kontraktor mengenai adanya persaingan sejumlah kelompok yang disebut memperebutkan proyek tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Mediadelegasi.id, isu yang berkembang tidak hanya menyangkut persaingan antarpeserta, tetapi juga dugaan adanya pihak tertentu yang disebut memiliki pengaruh terhadap rantai pasok barang LPJU. Dalam informasi yang beredar, muncul nama Desmon yang disebut-sebut sebagai sosok yang diduga menjadi pemasok utama barang sekaligus memiliki keterkaitan dengan proyek tersebut. Informasi tersebut hingga kini masih berupa isu yang memerlukan klarifikasi dari pihak yang berwenang dan belum dapat dipastikan kebenarannya.
Untuk memastikan keberimbangan pemberitaan, Mediadelegasi.id pada Senin (27/7/2026) telah mengirimkan permintaan konfirmasi melalui aplikasi WhatsApp kepada Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Irsan Idris Nasution. Redaksi mengajukan sejumlah pertanyaan mengenai nilai pagu anggaran proyek, tahapan pengadaan yang sedang berjalan, jadwal penetapan pemenang, serta tanggapan atas informasi mengenai persaingan empat kelompok yang disebut memperebutkan proyek tersebut.
Selain itu, redaksi juga meminta penjelasan mengenai isu yang menyebut adanya pihak tertentu yang diduga menjadi pemasok utama barang LPJU, apakah penyedia nantinya bebas menentukan sumber pengadaan barang, bagaimana Dinas Perhubungan menjamin proses tender berlangsung terbuka, kompetitif, bebas intervensi, serta langkah yang akan ditempuh apabila terdapat pihak yang diduga berupaya memengaruhi proses pengadaan.
Namun hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Irsan Idris Nasution, belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang telah disampaikan Mediadelegasi.id melalui pesan WhatsApp pada Senin(27/07/2026).
Belum adanya jawaban dari pejabat yang berwenang membuat sejumlah pertanyaan mengenai proses pengadaan LPJU tersebut masih belum memperoleh penjelasan resmi. Padahal, proyek dengan nilai anggaran ratusan miliar rupiah merupakan penggunaan uang negara yang memiliki kepentingan publik tinggi sehingga keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat.
Ketiadaan klarifikasi juga menyebabkan berbagai informasi yang berkembang di ruang publik, termasuk isu mengenai persaingan antarkelompok dan dugaan keterlibatan pihak tertentu dalam rantai pasok barang, belum dapat dikonfirmasi ataupun dibantah secara resmi oleh Dinas Perhubungan Kota Medan. Kondisi tersebut berpotensi memunculkan beragam spekulasi yang sebenarnya dapat dihindari melalui penjelasan terbuka dari instansi terkait.
Sebagai pejabat publik yang memimpin organisasi perangkat daerah dengan anggaran besar, penjelasan Kepala Dinas dinilai penting agar proses pengadaan tidak hanya berjalan sesuai ketentuan, tetapi juga dipahami secara transparan oleh masyarakat dan para pelaku usaha yang mengikuti proses tersebut.
Mediadelegasi.id menegaskan bahwa konfirmasi yang disampaikan merupakan bagian dari pelaksanaan prinsip keberimbangan dan hak jawab sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Hingga berita ini dipublikasikan, ruang hak jawab tetap terbuka. Apabila Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan maupun pihak terkait memberikan penjelasan resmi, redaksi akan memuatnya secara utuh, proporsional, dan berimbang. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
Penulis : Alx
Editor : Alan






