Puluhan Kepala Sekolah Banyuasin Dikabarkan Terjaring OTT Polda Sumsel

Jumat, 18 September 2026 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah kepala sekolah asal Kabupaten Banyuasin dikabarkan menjalani pemeriksaan Polda Sumsel setelah penindakan saat kegiatan Bimtek di Palembang. Foto: Ist.

Sejumlah kepala sekolah asal Kabupaten Banyuasin dikabarkan menjalani pemeriksaan Polda Sumsel setelah penindakan saat kegiatan Bimtek di Palembang. Foto: Ist.

Palembang-Mediadelegasi: Puluhan kepala sekolah asal Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, dikabarkan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan tim Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumsel. Penindakan tersebut disebut berlangsung ketika para kepala sekolah mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) di salah satu hotel di Kota Palembang.

Informasi mengenai penindakan tersebut mencuat pada Kamis (17/9/2026). Para kepala sekolah yang berada di lokasi kegiatan kemudian menjalani pemeriksaan oleh penyidik untuk mendalami dugaan perkara yang sedang ditangani.

Kegiatan Bimtek yang dihadiri para kepala sekolah tersebut menjadi lokasi berlangsungnya tindakan kepolisian. Penyidik selanjutnya melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap sejumlah pihak yang berada di tempat tersebut.

Pihak Polda Sumsel membenarkan adanya tindakan hukum dan pemeriksaan yang sedang berlangsung. Namun, kepolisian belum membeberkan secara rinci perkara yang menjadi dasar penindakan karena proses penyidikan masih berjalan.

BACA JUGA:  Danantara: BUMN Karya Sakit Akibat Proyek Tanpa Perencanaan Matang dan 'Kanibalisme' Tender

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel, Kombes Pol Doni Satriya Sembiring, mengatakan penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diamankan. Ia meminta agar informasi lebih lengkap menunggu hasil ekspose perkara.

“Nanti mas ya, kita akan sampaikan semua ini saat ekspose. Sekarang ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan,” kata Doni Satriya Sembiring, seperti dikutip dari Nusantaratoday.id.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui rangkaian peristiwa serta dugaan keterlibatan masing-masing pihak. Penyidik juga masih mengumpulkan informasi dan bukti yang diperlukan sebelum menentukan langkah hukum berikutnya.

Tim Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumsel disebut masih menjalankan pemeriksaan secara maraton. Proses tersebut dilakukan untuk membangun konstruksi perkara secara lebih lengkap dan memastikan fakta yang diperoleh selama penindakan.

Selain mendalami kronologi, penyidik juga perlu memastikan peran masing-masing orang yang diperiksa. Status hukum para pihak nantinya akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti yang ditemukan dalam proses penyidikan.

BACA JUGA:  Kepala Badan Intelijen Negara Respons Ancaman Reformasi Jilid II Jelang Demo Hari Ini

Hingga saat ini, belum terdapat keterangan resmi mengenai identitas lengkap seluruh kepala sekolah yang diperiksa. Demikian pula dengan dugaan tindak pidana yang menjadi dasar OTT belum disampaikan secara terperinci oleh pihak kepolisian.

Polda Sumsel dijadwalkan menyampaikan perkembangan penanganan perkara tersebut melalui ekspose atau konferensi pers. Keterangan resmi itu diharapkan dapat menjelaskan kronologi penindakan, barang bukti yang diamankan, serta status hukum masing-masing pihak.

Sementara proses hukum berlangsung, seluruh pihak yang diperiksa tetap memiliki hak untuk memperoleh proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Kepolisian juga mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga terdapat keputusan hukum yang berkekuatan tetap. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nusron Wahid Tegaskan Kooperatif Usai OTT KPK
KPK Geledah Summarecon Terkait Kasus HGB Bogor
Febrie Adriansyah Ungkap Dugaan Masukan Keliru ke Prabowo
Roy Suryo Tolak RJ, Pilih Lawan Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi
Oknum Ustaz di Siak Ditangkap, 4 Santriwati Jadi Korban
Roy Suryo Didakwa Serang Nama Baik Jokowi di Medsos
KPK Geledah Kantor ATR/BPN Terkait Kasus HGB Bogor
Sidang Ijazah Jokowi Masuk Pembuktian 1 Oktober
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 16:29 WIB

Puluhan Kepala Sekolah Banyuasin Dikabarkan Terjaring OTT Polda Sumsel

Jumat, 18 September 2026 - 15:03 WIB

Nusron Wahid Tegaskan Kooperatif Usai OTT KPK

Jumat, 18 September 2026 - 13:30 WIB

Febrie Adriansyah Ungkap Dugaan Masukan Keliru ke Prabowo

Kamis, 17 September 2026 - 16:42 WIB

Roy Suryo Tolak RJ, Pilih Lawan Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi

Kamis, 17 September 2026 - 16:04 WIB

Oknum Ustaz di Siak Ditangkap, 4 Santriwati Jadi Korban

Berita Terbaru

Gubernur Sumut Bobby Nasution melantik tiga pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Sumut dalam prosesi di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jumat (18/9/2026). Foto: Ist.

Sumatera Utara

Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat Eselon II Pemprov Sumut

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:41 WIB

Wakil Gubernur Sumut Surya menerima Kepala Perwakilan BKKBN Sumut Mahyuzar dalam pembahasan penguatan ketahanan keluarga dan dinamika kependudukan di Sumatera Utara. Foto: Ist.

Sumatera Utara

Pemprov Sumut Perkuat PUSPAGA Hadapi Tren Childfree Gen Z

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:27 WIB

Gubernur Sumut Bobby Nasution bersama kepala daerah se-Sumut mengikuti rapat koordinasi penguatan tata kelola pemerintahan dan pencegahan korupsi bersama KPK. Foto: Ist.

Sumatera Utara

Bobby Nasution dan 33 Kepala Daerah Teken Komitmen Antikorupsi

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:02 WIB

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menyatakan kooperatif mendukung proses hukum KPK terkait dugaan suap pengurusan HGB di Kabupaten Bogor. Foto: Ist.

Nasional

Nusron Wahid Tegaskan Kooperatif Usai OTT KPK

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:03 WIB