Medan-Mediadelegasi: Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, menaruh harapan besar pada pelaksanaan ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) 2026. Ajang internasional ini diharapkan menjadi momentum emas untuk mempromosikan kekayaan budaya, pariwisata, hingga produk UMKM lokal ke mata dunia.
APCS Menjadi Sarana Kenalkan UMKM Sumatera Utara
Kegiatan berskala global ini rencananya akan dihadiri oleh sekitar 100 taruna Angkatan Laut (AL) asing yang berasal dari 46 negara. Selain peserta mancanegara, sebanyak 100 taruna AL dari Indonesia juga akan turut serta dalam pelayaran menggunakan kapal legendaris KRI Bima Suci.
Baca juga : https://mediadelegasi.id/wali-kota-medan-tekankan-inovasi-pembangunan-berkelanjutan/
Harapan tersebut disampaikan Sulaiman saat menerima kunjungan Panitia Pelaksana APCS 2026 di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Kamis (22/1/2026). Ia menekankan bahwa keberhasilan acara ini akan membawa nama baik TNI AL, Provinsi Sumut, dan Indonesia di kancah internasional.
Menurut Sulaiman, kesan pertama para tamu mancanegara saat menginjakkan kaki di Sumut sangatlah krusial. Pemerintah ingin para taruna mendapatkan pengalaman berkesan saat mengunjungi ikon sejarah seperti Tjong A Fie, Istana Maimun, serta saat berkeliling menikmati suasana Kota Medan.
Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh rangkaian program yang telah diusulkan oleh TNI AL. Kolaborasi lintas instansi akan diperkuat untuk memastikan setiap tahapan acara berjalan tanpa kendala berarti.
Pemprov Sumut juga akan menggandeng Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam mempersiapkan penyambutan para taruna. Sinergi ini mencakup penataan infrastruktur, pengamanan, hingga kurasi materi promosi budaya yang akan ditampilkan kepada para tamu asing tersebut.
ASEAN Plus Cadet Sail 2026 dijadwalkan berlangsung cukup lama, yakni mulai 24 Maret hingga 16 April 2026. Program ini bertujuan membangun kepercayaan (confidence building) antar-calon perwira muda angkatan laut dari negara ASEAN maupun non-ASEAN melalui interaksi langsung.
Rangkaian perjalanan para taruna akan dimulai dengan keberangkatan dari Surabaya pada 26 Maret 2026 menuju Jakarta. Setelah itu, KRI Bima Suci akan berlayar menuju arah barat Indonesia untuk merapat di Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara.
Rombongan dijadwalkan tiba di Dermaga Kodaerah I Belawan pada Minggu, 5 April 2026. Selama berada di Sumut hingga 8 April, para taruna akan disuguhi berbagai pertunjukan kesenian tradisional serta beragam kuliner khas daerah yang menggugah selera.
“Kita akan menggunakan kegiatan ini menjadi ajang promosi budaya, kesenian, pariwisata, hingga produk UMKM. Kita ingin mengenalkan potensi besar Sumatera Utara ke mancanegara melalui para taruna ini,” ujar Sulaiman dengan optimis.
Di sisi lain, Paban V Straops dan Diplomasi Sopsal, Kolonel Laut (P) Rasyid Al Hafiz, menjelaskan bahwa rute pelayaran internasional ini mencakup Surabaya–Jakarta–Belawan–Kolombia. Mengingat rute yang panjang, dukungan pemerintah daerah sangat dibutuhkan dalam hal logistik dan konten budaya.
Pihak TNI AL secara khusus mengharapkan bantuan penyediaan pemandu wisata (tour guide) yang kompeten untuk mendampingi para kadet saat kunjungan budaya. Dukungan ini dianggap penting agar nilai sejarah dan adat istiadat Sumatera Utara dapat tersampaikan dengan akurat kepada para peserta APCS. D|Red
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.






