Besok, KM Bukit Raya Dioperasikan Jadi Tempat Isoter

Kamis, 19 Agustus 2021 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan-Mediadelegasi: KM Bukit Raya bersandar di Pelabuhan Belawan besok (20/8) malam, mulai dioperasikan menjadi tempat isolasi terpusat (isoter) bagi warga Medan yang terkonfimasi positif Covid-19 tanpa gejala maupun bergejala ringan.

Hal ini disampaikan Wali Kota Medan, Bobby Nasution, usai meninjau kondisi dan persiapan pengoperasian KM Bukit Raya sebagai isoter, Kamis (19/8). Turut mendampingi Bobby Nasution dalam kunjungan itu antara lain Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP M. R Dayan, Wakil Wali Kota, H. Aulia Rachman, dan Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Belawan, Capt. Jhonny Runggu Silalahi.

Dalam peninjauan itu, Bobby Nasution mengecek berbagai fasilitas di isoter tersebut, termasuk tempat tidur bagi pasien maupun tenaga kesehatan, juga tempat berjemur.

“Kami, baik dari Pemko Medan, Forkopimda, Pelni, bekerja sama agar besok kapal Bukit Raya ini sudah bisa digunakan sebagai isoter,” ucap Bobby.

Bobby Nasution mengatakan, dalam keadaan normal, KM Bukit Raya ini dapat menampung 900 lebih penumpang. Namun, dalam operasional sebagai isoter, Kapal ini hanya bisa menampung 485 warga yang pasien positif Covid-19.

BACA JUGA:  Partai Demokrat Sumut Minta AHY Segera Singkirkan Kader Penghianat

Pembatasan ini, lanjut Bobby Nasution, dilakukan agar penanganan di isoter ini juga memenuhi ketentuan dari protokol kesehatan.

Bobby Nasution juga menegaskan tidak ada biaya yang harus dikeluarkan warga yang menjalani isolasi di KM Bukit Raya ini.

“Masyarakat yang melakukan isolasi mandiri di rumahnya namun tidak memenuhi syarat, masyarakat rentan, ibu hamil, lansia, kita minta pindah ke isoter,” ungkapnya.

Bobby Nasution menyampaikan, Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP M. R Dayan yang menyatakan bersedia bertanggung jawab memindahkan warga rentan yang dari isolasi mandiri di rumah ke isoter.

Soal tenaga kesehatan yang akan bertugas di isoter KM Bukit Raya ini, Bobby Nasution mengatakan sudah tersedia. “Setiap 100 pasien itu akan ditangani 4 dokter dan 8 perawat. Ini murni dari Dinas Kesehatan Medan bekerja sama dengan RSUD Dr Pirngadi Medan,” sebut Bobby Nasution.

Bobby Nasution juga mengucapkan terima kasih pada pemerintah pusat yang telah membantu Pemko Medan dalam menambah tempat isoter ini. “Yang pasti kami, Pemko Medan, atas nama seluruh masyarakat Medan mengucapkan terima kasih kepada kementerian perhubungan, kementerian kesehatan, BNPB atas bantuan isoter ini,” ungkap Bobby Nasution.

BACA JUGA:  Polda Sumut Limpahkan Kasus Penganiayaan Anak

Selain KM Bukit Raya ini, Pemko Medan juga telah mempunyai tempat isoter bagi warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan gejala ringan maupun tanpa gejala, yakni gedung P4TK di Jalan Budi Kecamatan Medan Helvetia dan eks Hotel Soechi Internasional, Jalan Cirebon.

Bobby Nasution menyampai, dari seluruh tempat isoter tersebut baru terisi 30 persen. Karena itu, dia warga yang melakukan isoman, namun termasuk kelompok rentan atau yang tidak memenuhi syarat melakukan isoman di rumah, untuk pindah ke isoter.

“Fasilitas di isoter lebih baik. Selain itu, ada yang mengawasi. Kalau sewaktu-waktu terjadi perubahan kondisi tubuh yang darurat, ada yang menangani. Ada susternya di situ, ada rumah sakit rujukan yang sudah kami siapkan,” sebut Bobby Nasution. D|Med-82.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan
Program Revitalisasi Sekolah di Medan Disorot, LP3 Siap Laporkan ke Kejati Sumut
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:04 WIB

Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara

Berita Terbaru